
Satu minggu kemudian pada saat Melati sedang berada di kamar kost nya.
Paman Melati menghubungi nya.
"Assalamu'alaikum nak kamu lagi dimana, bisa ke rumah paman sebentar" Ucap Paman di Telpon.
Kemudian Melati menjawab
"Walaikumsalam, aku dikosan paman... ada apa paman?"
"Dirumah ada Boy menunggu, ia ingin bertemu denganmu nak" ucap paman
Awal nya Melati menolak permintaan paman nya tersebut dan Melati mengatakan kepada paman nya untuk menyampaikan kepada Boy bahwa Melati sudah tidak ingin bertemu lagi dengan nya.
Namun paman kembali menghubungi Melati, bahwa paman nya meminta Melati datang sebentar saja untuk menemui Boy.
Paman mengatakan bahwa Boy sudah tiga hari berada di rumah paman, terus menangis dan sampai bolos bekerja. Boy tidak akan pergi sebelum Melati mau menemui nya.
Karena Melati tidak tega dengan paman nya, akhirnya ia pun mendatangi Boy di rumah paman nya. sesampainya Melati di rumah paman nya benar saja, ia melihat Boy sedang menangis.
Pada saat Boy melihat Melati, ia pun langsung memeluk Melati dan memohon agar Melati mau kembali dengan nya.
Namun Melati tetap memilih mengakhiri hubungan nya, walaupun sebenarnya Melati pun masih memiliki perasaan dengan Boy.
Lalu Boy meminta maaf kepada Melati, dan Dia pun menceritakan tentang permasalahan dalam rumah tangga nya kepada Melati.
...****************...
Cerita Boy dalam rumah tangga nya.
Boy menikah pada tahun 2003 dan tidak lama mereka langsung di karunia anak, lalu di tahun 2004 tibalah waktu istri Boy melahirkan.
__ADS_1
Namun sayang, pada saat proses melahirkan anak mereka tidak tertolong. lalu pasca anak pertama mereka meninggal, boy dan istrinya pun belum di karunia anak lagi.
Akhirnya mereka pun mencoba untuk ikhtiar dengan berobat ke beberapa dokter, ke tukang urut bahkan sampai ke dokter ternama yang biaya nya cukup mahal pun mereka datangi namun tetap belum berhasil.
Dan Boy pun mulai mendapat intimidasi dari keluarga istri nya. Lalu mereka pun berusaha kembali mendatangi dokter ternama tsb.
Pada pemeriksaan kedua barulah mereka mengetahui bahwa selama ini yang bermasalah ada pada istri Boy. ada suatu masalah yang serius di rahim istri nya yang mengharuskan rahim nya itu di angkat.
Kemudian pasca pengangkatan rahim nya, istri Boy meminta Boy untuk merahasiakan kepada siapapun termasuk kepada keluarga nya. istri nya tidak mau membuat ibu nya jadi kepikiran.
Lalu setelah Boy merahasiakan kepada keluarga istri nya malah Boy mendapatkan intimidasi dari keluarga istri nya. yang terus menerus mengatakan bahwa Boy lah penyebab mengapa mereka belum juga di karunia anak lagi.
Di tambah lagi istri nya berubah menjadi posesif, yang selalu curiga kepada Boy yg akhirnya membuat Boy jadi tidak nyaman.
Membuat Boy jadi malas pulang ke rumah nya. Karena menurut Boy untuk apa ia pulang Ke rumah kalo sampai di rumah istri nya selalu mencari masalah dengan hal-hal yang tidak jelas, seperti cemburu buta terhadap teman kerja wanita nya Boy.
Sebelum Boy mengenal Melati, Boy memang sudah jarang pulang ke rumah nya. dan boy pun memang sudah ada rencana untuk bercerai dengan istri nya.
...****************...
Boy pun tetap memaksa dan memohon kepada Melati, agar Melati tidak meninggalkan nya. Bahkan saat itu Boy sampai menangis, Boy mengatakan bahwa Dia sungguh-sungguh mencintai Melati.
Karena pada saat itu usia Melati masih labil, akhirnya Melati pun menerima kembali Boy sebagai kekasih nya tetapi dengan syarat, Melati hanya mau bertemu dengan boy di rumah paman nya saja.
Dan memegang ucapan nya Boy, bahwa Dia akan segera menyelesaikan masalah dengan istri nya.
Akhirnya Melati dan Boy melanjutkan kembali hubungan mereka, namun hubungan mereka selalu saja di ganggu oleh Roni. walaupun Roni sudah mengetahui bahwa Melati sudah punya pacar Boy saat itu. tetap saja Roni tidak menyerah.
Roni yang terus saja mengejar cinta Melati, Hampir setiap hari Dia menjemput Melati ke tempat kerja nya dan sering kali juga Melati menolak Roni secara baik-baik.
Suatu ketika Roni mendatangi rumah paman Melati, dengan maksud ingin menjumpai Melati. dengan sangat malas dan terpaksa akhirnya Melati pun menemui Roni,, pada saat mereka sedang bicara kemudian datang lah Boy melihat Melati dengan Roni sedang bicara.
__ADS_1
Kemudian Boy bertanya kepada Roni, kenapa Dia terus mengejar Melati padahal ia sudah tau bahwa Melati sudah punya pacar yaitu Boy. Kemudian Roni menjawab bahwa ia memang sungguh-sungguh menyukai Melati dan tidak ingin Melati salah jalan dengan menjadi orang ketiga.
Mendengar seperti itu Boy hampir saja memukul Roni, namun segera di pisahkan oleh paman Melati, dan Paman Melati pun meminta agar Roni pergi dari rumah nya.
Setelahnya, Melati pun terkadang kepikiran oleh ucapan Roni yang mengatakan bahwa dirinya sudah salah jalan dengan menjadi orang ketiga.
Namun sering kali Melati mencoba berusaha membuka hati nya untuk Roni namun selalu gagal, ia benar-benar tidak bisa membuka hati nya untuk Roni.
Namun Roni tidak pantang menyerah, Dia terus mengejar cinta Melati, pada suatu ketika Roni sudah menunggu Melati di depan kantor nya dengan maksud ingin mengajak Melati untuk sekedar makan. Akhirnya untuk sekali itu Melati pun menyetujui ajakan Roni.
Sesampainya mereka di tempat makan, tidak sengaja Melati bertemu dengan teman kerja nya yang kebetulan sedang makan juga dengan suaminya.
Lalu keesokan hari nya, teman Melati bertanya kepada dirinya sejak kapan ia mengenal Roni. bahwa ternyata teman kerja Melati adalah tetangga nya Roni.
Teman Melati mengingatkan Dirinya agar segera menjauhi Roni karena Roni memiliki pekerjaan yang kurang baik yaitu sebagai bandar narkoba
Seketika Melati pun terkejut dengan informasi yang diberikan oleh teman nya, lalu sepulang kerja Melati, Dia pun segera memberitahu tentang Roni kepada paman nya.
Kemudian Melati pun memberitahu kepada Boy tentang Roni yang kemudian Boy pun mencarikan tempat kos yang baru untuk Melati, agar Roni tidak dapat menemui Melati lagi
Dan Boy meminta Melati untuk resign dari pekerjaan nya dan boy berjanji bahwa Dia yang akan memenuhi kebutuhan Melati
Karena pada saat itu Melati sangat takut bertemu dengan Roni akhirnya ia menyetujui untuk resign dari tempat kerja nya.
Seiring berjalan nya waktu, Melati pun merasa sangat jenuh juga karena Boy pacar nya hanya datang seminggu sekali menemui nya karena sibuk.
Pada saat Boy datang, Melati pun mulai menanyakan janji nya Boy yang ingin menceraikan istri nya. namun jawaban boy hanya selalu kata-kata "sabar" saja.
Seiring berjalan nya waktu, Melati pun ada rasa ingin memiliki Boy seutuhnya. terkadang terlintas di benak Melati bahwa ia ingin memberitahu istri nya Boy namun selalu tidak jadi karena Melati tidak tega.
...****************...
__ADS_1