
sudah 3 minggu arka di rumah sakit dan besok arka akan pulang. waktu arka sedang di kamar di merasa bosan jadi dia minta keluar untuk ke taman. pas dia lewat di melihat aku yg sedang di panggil oleh dilektur utama karena ada ke datangan dokter baru nama nya Imam Hanafi akan satu partner dengan ku dan abg rafi nanti dia dokter bedah.
" selamat bergabung di rumah sakit ini " sahut aku tapi tetap menunduk pandangan ku " terimakasih dokter?? " imambelum tau nama namapartnernya. aku lupa kalau kami belum kenalan
" kenalin saya rafi sanjaya ini adik saya hana sanjaya.. " arka yg melihat susana itu rasa panas di hati nya. tiba tiba ambulan datang kami bertiga langsung kelusur " amel.. " betapa terkejut nya aku melihat amel yg memangis terisak isak karena adik nya kecelakan mobil
__ADS_1
" hana tolong adi gua han " amel "
langsung memeluk ku dengan penuh air mata " tenang ya ada gua di sini " aku beri aba aba pada abg dan imam untuk membawak adik amel ke ruang ugd waktu kami sedang belari aku ampir terjatuhkarena tali sepatu " aduh.. " aku berhenti dan imam menoleh ke belakang " ada apa dok?? " dia melihat tali sepatu ku copot " sini saya ikat kan" terkejut nya aku melihat seseorang sedang mengikat kan tali sepatu ku sesang kan arka yg melihat nya makin memanas " tidak usah dokter imam " dia berdiri dan tersenyum pada ku sedang kan aku menunduk pandangan.
" sudah selesai ayok dokter kita ke ugd " aku baru ingat adek nya amel " ayok " sedang kan arka minta pada suater untuk kembali kan di ke kamar
__ADS_1
" mel adek lu selamat " amel yg mendengar nya langsung memeluk ku dengan air mata kebahagian " terima kasih hana terimakasih banyak " aku cuman bisa tersenyum " ya udah gua duluan ya " aku langsung pergi karena aku baru ingat kalau aku harus memeriksa arka aku berjalan lorong ke lorong rumah sakit. aku oun samapai di kamar arka aku melihat kamar nya tidak di tutup rapat waktu aku masuk aku melihat pemandangan yg tidak enak ya itu arka memeluk cewek lain yg setengah kebaya " assammualaikum maaf permisi " aku tidak kuat berbicara jadi siska lah yg mengucap salam sedang tidak terasa air mata ku terjatuh di balik cadar " han kamu wanita kuat " (kata hati hana) " oh dokter silakan masuk dok " aku langsung masuk yg masih menunduk pandangan ku
" apa dia menangis?? " (kata hati arka) " saya ke aini ingin memeriksa arka " aku langsung memeriksa arka tampa melihat wajah nya " sudah saya permisi dulu " aku memberi senyuman palsu pada mereka berdua. waktu aku berbali aku sudah melihat ayah dan bunda di ambang ambang pintu " ayah bunda " sang cewek langsung berdiri karena dia melihat ada ayah dan bunda " ya udah aku pulang dulu ya bunda dan ayah kamu udah datang " cewek yg separuh baya itu pun keluar dari ruangan.
bunda yg melihat aku yg sudah menangis hati nya merasa tidak tega " hana.. " aku langsung mengapus air mata ku dan tersenyum " ha..hana.. dulu ya " aku langsung berlari " hana " aku mendengar suara ayah dan menoleh ke belakang aku tersenyum dan pergi. ayah langsung masuk dan menatap putra nya dengan sangat marah " berani berani nya kamu seperti ini pada hana"
__ADS_1
BERSAMBUNG