
aku sudah melihat siska di depan pintu rumah sakit cipto mangunkusumo " ada apa.. seperti nya darurat sekali ?? " mungka siska sangat cemas " ini dok ada seorang kapten tentara yg kenak peluru di bagian perut " baru kali ini aku akan mengatasi seorang kapten tentara
aku dan abg rafi langsung belari ke ruang oprasi sampai di ruang oprasi
" dok pasien ke kurangan darah " sahut siska membuat ku makin cemas " APA " aku tidak bisa berfikir lagi karena ini pertma buat ku untuk oprasi kan seseorang tentara " apa golongan darah pasien ?? " jalan satu satu aku akan mendonor kan darah ku iya kalau darah kami sama " AB dok " hati langsung lega ternyata kami sama golongan darah nya " baik sus saya akan mendonor kan darah saya " aku langsung membuka masker ku dan berjalan duluan dari pada siska " apa dokter yakin.. pasien memperlu kan tiga kantung darah " jalan ku terhenti senjenak " demi pasien saya yakin sus " aku dan siska pun belari ke ruangan donor darah.
__ADS_1
aku bertemu dengan aisyah yg sedang bertugas " siang dokter aisyah " aku melihat aisyah yg sedang mengambil darah seseorang "siang juga dokter cantik " aku cuman bisa tersenyum " ah.. bisa saja kamu syah " sahut ku " ada apa kok kamu datang ke sini han bukan nya kamu ada oprasi besar " sahut aisyah yg duduk di sebelah ku " ini dokter aisyah dokter hana ingin mendonor tiga kantung darah dok ke pasien yg lagi kami tanganin sekarang dok " aisyah mengangguk paham siska memang suster bisa di andal kan " apa kamu yakin han.. itu sangat banyak sekali dan itu sangat beresiko tiga kantong loh bukan satu atau dua aku takut kamu sendiri yg sakit " aku mengangguk dan tersenyum " bercaya sama aku ya sayh kalau misalnya aku sakit kan adak kamu sama yg lain yg rawat aku " sahut ku sambil meyangkin kan aisyah karena aku tau sifat aisyah kalau sudah menyangkut sahabat nya pasti berfiki panjang terutama aku "baik lah aku akan mengambil darah mu " mengambil darah pun selesai " terimakasih ya syah " aku merasa sangat pusing di kepala ku mungkin karena aku baru mengambil darah " kalau ada yg sakit bilang ya han jangan bikin aku kawatir " cuaman mengangguk dan tersenyum " baik lah assammualaikum " aku dan siska pun langsung berlari sangat kencang ke ruang oprasi
ruangan oprasi
pun menjalan kan oprasi dengan lancar pasien pun di bawak ke ruang perawatan " siska mana data pasien ?? " aku yg sudah di ruangan perawatan " ini dok " aku melihat nama nya. aku sangat terkejut melihat nama nya si pasien. papan nama jatu di tangan ku dan ternyata dia adalah arka adiputra betapa terkejut nya aku mendengar nama itu. aku tidak berpikir panjang aku langsung belari ke ruangan abg rafi dan mencerita kan semua nya dan tidak berpikir panjang lagi aku langsung hubungin budan yuli dan ayah gilang " hallo bun" aku berusahan menahan air mata ku " ada apa nak apa da masalah..?? " aku menarik nafas dengan panjang dan langsung mencerita kan arka yg di rumah sakit "arka bun " aku yg tidak bisa menahan air mata ku " arka.. ada apa dengan arka nak " aku tak tega bilang pada bunda " arka abis di oprasi bun " entah kenapa aku biasa menangis sedanga kan aku belum ada hubungan apa apa "baik lah nak bunda akan ke ruma sakit ya " aku langsung memati kan telfon ku "gimana apa kata bunda han ?? " begitu penasar nya abg rafi "bunda sebntar lagi datang abg "
__ADS_1
kepala ku merasa pusing sekali aku yg ampir tumbang untung di tangkap oleh abg rafi " dek kamu kenapa ?? " aku langsung di dudukin di sofa " nggak ada abg cuman pusing aja mungkin ke capean kali " aku tersenyum " abg ambil kan teh hangat dulu ya " aku cuman mengangguk
abg rafi langsung pergi begitu saja tiba tiba abg rafi . **tertabrak dengan
bersambung**
__ADS_1