
arka terdiam karena dia tidak harus jawab pertanyak ayah nya itu.
" kamu harus tau sebenar nya arka. hana itu lah yg mendonor kan darah untuk kamu gara gara mendonor kan darah ke kamu dia samapai sakit " arka terkejutmendengar nya
" donor darah?? " arka yg masih tidak percaya " iya tiga kantung darah " arka tercengang mendengar nya " dan setiap istirahat dia selalu ke sini " bunda yg tidak bisa diam karena kelakuan putra nya tersebut " dia kesini karena kawatir sama kamu dan setiap malam dia tidur di sini untuk menjaga kamu tapi tapi apa balasan nya kamu ke dia" arka yg menyesal yg di buat nya tadi pada ku
" sekarang ayah mau kamu mintak maaf sama hana dan bawak dia untuk jadi keluarga kita karena kamu akan rugi kalau ke hilangan dia arka " arka menganggu dengan percaya diri
DI SISI LAIN
Aku langsung berlari dari lorong ke lorong rumah sakit dengan air mata mengalir waktu aku melewati salalu tu suster yg membawak gitar. walau pun aku bercadar aku bisa memain kan alat musik
" sus permisi " aku mengenti kan jalan suster tersebut " iya dok bisa saya bantu?? " sahut suster tersebut kepada aku " saya boleh minjam gitar itu sebentar boleh sus?? " sahut ku
" oh.. ini dok silakan " aku mengambil gitar tersebut dan langsung pergi ke taman " terimakasih sus "
TAMAN
__ADS_1
aku duduk di kursi taman dan bermain gitar juga di situ sunyi jahu dari orang jadi aku memutus kan untuk bernyanyi walau pun aku bercadar aku juga bisa bernyanyi
" ku tau diri mu dulu...
hanya meluang kan waktu. sekedar melepas kisah sedih mu..
mencintai dalam sepi... dan rasa sabar mana lagi
yg hatus ku pendam dalam mengagumi diri mu...
melihat mu gengan tangan nya
mampu membuat ku tersadar dan sediki menepis.. "
nggak terasa air mata ku jatuh begitu saja waktu aku menangis tapi aku tidak berhenti di situ saja aku melanjut kan nyanyi ku
" mungkin suatu saat nanti kau temu kan bahagi..
__ADS_1
meskitak bersama ku..
bila...
nanti kau tak kembali..
kenang lah aku sepanjang hidup mu.. "
lagi asik bernyanyi karena sikap ku kalau mau mengilang sedih ku dengan cara mengukang hafalan, mengulanh hadis. dan bernyanyi di di tempat sepi tau tempat gelap.
kalau aku senang aku juga suka mengulang hafalan, mengafal hadis hadis dan bernyanyi di panti asuhan seperit itu lah aku. tidak terasa hari sudah sore sedang kan aku lupa untuk memeriksa arka
DI SISI LAIN
" pemisi " suster siska dan fatimah masuk ke kamar arka. perkirain arka itu adalah aku sebenar nya bukan aku
" hana di mana ya kok nggak meriksa gua " ( kata hati arka ) " permisi kalau boleh tau dokter hana nya mana ya " sahut arka " dokter hana nya sedang ingin sendiri jadi tidak mau di ganggu dulu " sahut fatimah dengan wajah datar " baik lah kami permisi dulu " fatimah dan siska pun pergi
__ADS_1
sedang kan fatimah mencari ku di semua tempat rumah sakit dan dia bertemu dengan ku di taman sendiri sambil memain kan gitar dan memangis. fatimah langsung samperin ku
" hana kamu ngapain di sini dan kenapa menangis?? " aku mendengar sura fatimah aku langsung memeluk nya dengan erat " timah.. sakit " makin kua aku menangis makin heran fatimah dengan ku " ada apa..han mana yg sakit tunjukin sama aku ngomong sama aku "