
kami pun samapai di rumah sakit aku dan abg rafi langsung berlari ke ruangan istirahat para dokter.waktu kami masuk akh sudah melihat para sahabat ku dan imam
" ada apa han?? " sahut aisyah yg melihat aku berlari " di kejara sama mas iki syah " mereka semua heran dengan ting kah aku dan abg rafi " di kejar gimana han??" sahut fatimah aku yg langsung menjelas kan semua nya semua pada mereka yg ada di dalam ruangan
" wah itu mah sih gila han " imam yg tidak percaya dengan cerita kami berdua "nggak pernah berubah ya nih dua bocah " tangan zahra yg menjewe aku " sa..sakit... ya... ampun..ampun" aku mengelus telingan aku yg di jewer oleh zahra "makannya berubah han raf" sahut aisyah yg marahin kami berdua seperti mak mak "permisi.." tiba tiba aja ada yg mengetok pintu ruangan "ya.." aku membuka pintu. ternyata itu siska
"ada apa sis..??" sahut ku.yg melihat siska bawak papan pasien di tangan nya "ini dok kita harus meriksa arka untu terkahir kalia nya" sahut siska. aku lula kalau besok di kan langsung pergi bertugas " baik lah" aku yg langsung menutup pintu ruangan
__ADS_1
KAMAR PASIEN
aku yg langsung masuk "assalam'mualaikum" aku terkejut melihat mas riski ada di sini "waalaikusalam" aku langsung membali kan badan " eh.. mau kemana??" sahut mas iki "sini duduk" sahut bunda tapi aku mengeleng "kok nggak ?? " aku binggu harus cari alasan apa lagi "itu hana mau periksa si arka dulu" mas iki yg memberi isyarat boleh. selesai memeriksa aku langsung duduk di hadapan mas iki
"ayok lantun kan sekarang" aku merasa nggak adil karena abg rafi nggak ada karen ku di hukum berdua jadi melaksan kan nya harus berdua juga "tunggu dulu mas" semua melihat ke arah ku dengan wajah heran "ada apa hana??" sahut ayah yg di samping ku "pertama belum ambil wudhu, kedua nggak adil kalau hana aja yg di hukum karena kan abg rafi juga di hukum" aku merasa tidak adil "ya...sudah sana ambil wudhu dan siska tolong panggil dokter rafi" sahut ku "tapi jangan bilang kalau ada mas iki ya sis" siska menanggu dan langsung pergi.
" dokter rafi itu di panggil sama dokter hana" ragi yg langsung menoleh ke belakang "baik lah emang hana di mana sus??" abg rafi langsung berdiri dari tempat duduk nya tadi "di kamar arka dok" rafi langsung pergi
__ADS_1
KAMAR PASIEN
" kok abg?? " aku menpuk pundal abg rafi "cuman muroja'ah aja kok nggak ngafal kan udah hafal " abg rafi cuman bisa nyerah "ya udah " abg rafi pun membuka al quran dan langsung mengaji dari jus satu sampai dua.akhir nya selesai " shadaqallahul adzim" aku bersiap siap karen selesai ini aku
" Alhamdulillah bacan nya bagus" sahut bunda "sekarang kamu lagi han" aku membuka al quran aku pun langsung melantun ayat suci dari juz satu samapai juz dua. waktu aku sedang melantun kan ayat suci. ternyata arka memandang ku dari tadi.
" shadaqallahul adzim" aku tersenyum akhir nya selesai juga hukuman aku dan abg rafi " Alhamdulillah makin bagus bacan nya dan hafalan kamu han " mas riski mengelus kepala ku dan tersenyum pada ku dan abg rafi "beruntung bunda dapat menantu kayak hana udah cantik, baik, soleha lagi kurang apa cobak arka nanti" aku cuman menunduk
__ADS_1
" *aku meruntung dapat kamu han jadi berat ninggalin kamu"
**BERSAMBUNG***