Jodohku Cerminan Diriku

Jodohku Cerminan Diriku
PROLOG


__ADS_3

"Yah... Tegan pulang!..." sambil berlari kecil menaiki anak tangga rumahnya menuju ruang keluarga


Tegan Putri Rosalind adalah putri dari pengusaha kuliner Emran Putra Rosalind, ia seorang anak piatu ibunya meninggal karena kanker rahim dan meninggal karena kesalahan medis


"Eh... anak ayah udah pulang? Gimana kuliahnya nak?.." tanya Emran sambil menutup koran dan beranjak dari sofanya


"Udah dong yah, alhamdulillah kuliahnya lancar kok yah,cuman kesalahan dikit aja di pas ditanya dosennya. Habis dosennya galak sih..." keluh Tegan ke ayahnya


"Hahaha... kamu lucu sekali nak persis Ibumu, Ayah jadi rindu ke Ibumu" ucap Emran sambil mengelus kepala putrinya dan menitikkan air matanya


"Ayah... jangan sedih lagi yah... kan ada Tegan yang cantiknya sebelas duabelas sama Aisyah Humairah ini seratus persen ga bikin Ayah kecewa kok." sambil menunjukkan jari kelingkingnya


"Anakku pintar sekali yah menghibur Ayahnya.." tertawa pelan sambil menatap lekat putrinya


“Anaknya siapa dulu dong, anak ayah gitu loh..." ucap Tegan dengan bangganya


"Yaudah nak bersih-bersih gih habis itu kita makan siang bareng, tuh bibi udah nyiapin.." perintah Ayah nan lembut


"Siap bos perintah dilaksanakan.." sambil tangan taruk dipelipisnya dengan badan sigap

__ADS_1


"Yaudah Ayah tunggu dimeja makan yah, jangan lama-lama perut Ayah udah keroncongan nih.." ujar ayah dengan tangan mengelus perutnya


"Tegan kekamar dulu yah..." berlari kecil sambil menaiki tangga lantai dua dimana letak kamar Tegan sebelah kanan paling pojokkan


Tegan langsung meletakkan laptop dan tasnya


dimeja belajarnya


"Hmm... mau pakek baju apa yah?" kebiasaan Tegan yang selalu binggung akan tampilannya dan memutuskan untuk mengambil kaos panjangnya dan celana hitamnya dan tak lupa dengan hijabnya warna pink peach.


Tegan pun beranjak dari lemarinya menuju kamar mandinya, Tegan langsung memulai acara mandinya


Tegan langsung menyusuri tangga kecil dan menghampiri Ayahnya yang tengah duduk dikursinya


"Maaf Ayah... udah lama yah nunggu Tegannya?" sambil beranjak duduk


"Akh... tidak nak... yaudah ayo kita makan" ajak Ayah Tegan


Dimeja makan sudah banyak hidangan yang telah disiapkan bibinya dengan makanan serba seafood

__ADS_1


"Bi.... ada kerupuk gak..." tanya Tegan kepada bibi yang lagi bersih-bersih didapur


"Ada non.. Sebentar Bibi ambilkan." mau beranjak dari tempat cuci piring


"Gak usah repot-repot bibiku sayang... Tegan bisa ambil sendiri kok..." terang Tegan dan beranjak mengambil kerupuk yang ada diatas kulkas, karna kebiasaan Tegan kalau makan gak afdol kalau gak pakek kerupuk


"Ayo Bi. kita makan bareng..." susul Tegan kearah Bibi dengan tangan yang memegang setoples kerupuknya


"Duluan saja non... Bibi mau beres-beres ini dulu..." senyum bibi ke Tegan karna tuannya selalu merendah diri dan tidak pernah angkuh


"Yaudah Tegan makan dulu yah Bi... Bibi jangan lupa makan yah..." lalu Tegan meninggalkan bibinya didapur


"Ayo Yah makan, nih Tegan bawain kerupuk..." mengambil kerupuk untuk Ayahnya


" Terimakasih Nak..." Senyum sekilas ke Tegan


Tegan Putri Rosalindn


__ADS_1


__ADS_2