
"Ini....
"Iyap ini Emran serta anak dan istrinya"Sambung Satria dengan menatap foto tersebut
"Mampus gue ini kan Tegan, Kok bisa Tegan sih yang mau dijodohin sama Gue" Alvin yang mulai berkelana dengan pemikirannya
"Alvin, kenapa?"Tanya Alexa yang heran melihat anaknya kebingunggan
"Nga kok Mi, cuman liatin anaknya aja"Alvin mencoba menggelak pertanyaan Alexa
"Cakep yah Vin pilihan Mami sama Papi?" Alexa tersenyum senang yang melihat Tegan masa kecilnya dulu
"Mungkin kalau udah gede tambah cakep nih anak Pih"Sambung Alexa sambil menatap Satria
"Iya Mi, apalagi kamu ganteng Vin Tegan cantik. Yaudah gas aja Vin keburu dipepet sama orang" Satria yang mulai mengoda Alvin
"Oh nga bisa Tegan tetap milik gue, walaupun Zeline masih sama gue tapi gue nga akan lepasin Tegan gitu aja" Alvin menggepal tangannya, ntah kenapa dia merasa marah jika ada yang mendekati Tegan
"Yaudah deh Pi, kapan kita ketemuannya?"Taya Alvin yang mulai tidak sabar agar segera bertemu Tegan dan Emran
"Sabar dong sayang, lusa kayanya kita bakal ketemuan lagipula besok Emran baru pulang dari luar kota kalau besok kita ketemuan kesian calon mertua kamu kelelahan lagi"Goda Alexa tertawa renyah melihat Alvin yang langsung ingin menemuinya
"Oke deh Mi, Pi. Alvin mau pulang dulu yah" Alvin beranjak dari duduknya menggambil kunci mobil
"Iya hati-hati yah nak" Satria dan Alexa menyalami anak sulungnya
Alvin bergegas keparkiran mobilnya dengan langkah lebar dan memasuki mobilnya
"Duh nga papa deh cobain aja dulu"Alvin mulai ragu dengan kesepakatannya untuk menikah muda
Keesokan Harinya...
Alexa dan Satria sedang bersantai diruang TV
"Pi coba telfon dulu deh Emrannya gimana besok pertemuannya"Usul Alexa
"Iya yah, oke deh aku telfon"Satria menggambil handphone-nya di saku celana
Tut.... Tut...
"Hallo assalamualaikum"
__ADS_1
"Waalaikumsalam Ran, ini aku Satria"
"Oh iya kenapa Sat?"
"Gini, kan kita dari dulu udah rencanain mau jodohin Alvin sama Tegan, Gimana kalau besok kita ketemuan sama Tegannya juga buat kenalan sama Alvin. Lagipula kamu hari ini pulangkan kesini?"
"Iya nih aku udah dibandara mau take off 20 menit lagi, yaudah deh ntar aku bicarakan sama anak ku dulu yah Sat"
"Sip-sip gimana kamu aja Ran"
"Hahaha baiklah Sat, ohya kamu ada di XX yah?
"iya nih semalam baru nyampe"
"Baiklah besok aku tunggu kamu di restauran XX aja Sat"
"iya hati-hati yah Ran. Assalamulaikum"
"Waalaikumsalam"
"Gimana Pi, bisakan Emran-nya?"Tanya Alexa langsung tanpa membiarkan Satria menarik nafasnya dulu
"Bisa Mi, yeay bakalan punya cucu kita Mi" Satria yang senang bakalan unduh mantu
"Kalau gitu Papi angkat tangan Mi kalau Mami udah mulai dengan bela diri"Satria takut dengan bela diri Alexa
"Hehe makannya Pi belajar"Alexa mulai mengoda suaminya
"Nga ah Mi, ntar sakit-sakit badan ku"Elak Satria
Dan mereka tertawa dengan senang yang mencoba mencairkan suasana diapartemen
Dirumah Besar Rosalind
Tok...Tok...
"Iya sebentar" Tegan berlari kepintu utama
"Ayah!"Teriak Tegan yang langsung berhambur kepelukan Emran
"Hahaha kangen yah nak" Emran yang mengusap pelan pucuk kepala Tegan
__ADS_1
"Banget Yah, yuk masuk Yah" Tegan mengambil alih membawa koper Emran menuju ruang tamu
"Ohya begini nak, Ayah sudah ketemu sama calon suami kamu. Tenang aja perfect kok" Emran membuka ceritanya
"Hm Tegan ikut Ayah aja deh mana yang terbaik hehe"Tegan pasrah dengan sendirinya ntah kenapa dia langsung menyetujui Ayahnya tanpa membantah
"Besok kita ketemuan yah sama sahabat Ayah dulu" Emran merangkul pundak Tegan dengan sayang
"Oke Ayah, Yah yuk makan Tegan laper" Ajak Tegan
"Yuk"Emran juga menuju ke meja makan
Keesokan Harinya
"Tegan, kita belanja baju kamu dulu yuk nak. Biar anak Ayah tambah cantik apalagi malam inikan malam mau ketemu sama calon mertua" Goda Emran yang diselingi ketawa renyah
"Yaudah bentar yah Tegan ambil tas dulu sama handphone" Tegan menuju kelantai dua tempat kamarnya
Mereka pun menuju kemall dengan mobil yang dibawa Emran, sesekali Ayah dan Anak tersebut bercanda dan tertawa
"Ayah udah pesan gaum buat kamu nak" Emran merangkul anaknya menuju kesalah satu butik terkenal dikota tersebut
"Gimana bagus nga?"Tanya Emran saat melihat Tegan yang memakai brokat kelabu tersebut
"Bagus banget Yah, Tegan suka" Riang Tegan dengan memutar gaun tersebut
"Yaudah mbak tolong didandanin juga yah Anak saya" Emran menyuruh pemilik toko tersebut
"Baik Pak, mari mbak" Pemilik toko tersebut mempersihlahkan Tegan masuk ke tempat rias yang telah disediakan
1 jam lebih Tegan dirias didalam, sedangkan Emran hanya menatap handphonenya untuk memastikan perusahaan yang dikelolanya berjalan lancar
"Yah...
Emran menatap Tegan dari atas hingga kebawah dengan kagum, dengan make up natural dan baju yang kalem menjadi tambahan nilai plus bagi Tegan
"Masya Allah Nak. Kamu cantik banget mirip lagi sama Ibu kamu" Emran menatap kagum anaknya
"Terimakasih Ayah, yaudah yuk Yah langsung kerestaurannya aja" Tegan mengajak Ayahnya agar cepat menyelesaikan proses perkenalan ini
__ADS_1
"Terimakasih yah Mbak" Emran pergi dengan menggandeng tangan Tegan
Bersambung yah guys;)