
Selesai Alvin mengurus pekerjaannya dikantor, Alvin bergegas dari ruangnya menuju parkiran dan menaiki mobilnya dengan kecepatan sedang
"Akh... Papa bisakah aku tenang dengan kehidupan remajaku sekarang!" Gerutu Alvin dengan kekesalan Papanya ntah apa yang ada difikiran Papanya itu yang selalu melepaskan tangan ke Alvin untuk mengurus perusahaan tersebut
Hingga sampailah Alvin di parkiran apartementnya yang langsung menghampiri lift menaiki lantai 10, sebelum Alvin masuk kelift matanya terbelalak serta kaget dengan kehadiran sesosok perempuan anggun didepannya
"Loh... kamu ngapain disini?" tanya perempuan tersebut dengan dengan Alvin
"Yang seharusnya yang tanya itu, aku kamu yang ngapain disini. Kalau aku sih sangkar aku disini" jelas Alvin dengan leluconnya
"Oh gitu... Aku barusan ketempat Callista bantuin Callista pindahan" jelas Tegan yang keluar dari liftnya
"Baiklah... sepertinya aku harus pamit dulu takut kemalaman nantinya. Duluan yah..." Pamit Tegan dengan melambaikan tangannya ke Alvin. Begitupun dengan Alvin yang balas dengan lambaian tangannya
'Sungguh indah ciptaanmu tuhan" batin Alvin sambil menatap punggung Tegan yang kian menjauh
__ADS_1
Sebelum ke apartement...
"Emb... Repot-repot deh nganterin mobil kesini tapi kalau balik lagi ke kuliah yah tambah repotlah Gan..."Gerutu Tegan dengan sendirinya
Sebelum Tegan menaiki tangga teras rumah, ponsel Tegan berdering
*Callista* nama yang tertera dipanggilan tersebut. "Tumben banget telfon baru beberapa jam gak nonggol" binggung Tegan dengan Callista yang menelfonnya. Kemungkinan saja ada keperluan segera saja Tegan menempelkan ponsel ketelinganya
"Halo, Ta. Ada apa?" Tanya Tegan ke
" Udah cepetan kamu mau apa Ta?" Tanya Tegan dengan kesalnya
"Kan aku baru pindahan nih, jadi aku gak punya rumah jadi aku sewa apartement. Aku mau minta bantuan kamu nih bantuin beresin apartement yah? Janji deh ntar ditraktir apa yang kamu mau, yah... yah..." mohon Callista dengan nada imutnya
"Emb... gimana yah, yaudah yaudah sekarang kamu lagi dimana?" Tanya Tegan yang langsung pada intinya
__ADS_1
"Deket kok dari rumah kamu, tinggal lurus aja terus belok kiri udah nyampek..." Jelas Callista yang memberi alamat apartementnya
"Baiklah, nyonya... Nih aku kesana, jangan kemana-kemana" Peringatan Tegan yang langsung memutuskan panggilan secara sepihak
"Uhh... untung ada Tegan. Kalau gak udah capek-capek nih"Lega Callista yang beranjak dari ranjangnya
Kembali ke Alvin
Setelah Alvin sampai didepan kamar apartementnya, Alvin langsung memasukkan pasword kamarnya dan langsung melempar tubuhnya keranjang yang empuk itu
"Kenapa yah gue kepikiran Tegan mulu, padahal guekan udah ada yang punya. Apalagi sih yang kurang dari Zeline...body bagus, gaya oke... Lah kenapa sekarang gue kepincut sama yang ukhti-ukhti yak?"Binggung Alvin dengan menggaruk kepalanya yang tidak gatal
#Visual Zeline Fakeishanya yah#
__ADS_1