
Sapa seorang pemuda tampan dengan senyum ramahnya, tak lain adalah Alvin yang tak menyangka akan bertemu dengan Tegan lagi
"Hai, Vin” Tegan dengan suara pelannya dan dengan senyum manis yang ia berikan
"Manis banget ya tuhan ni anak, pengen gua makan jadinya" pikir Alvin dengan mata yang tak ia kedipkan sedetik pun dari wajah cantik Tegan
"Vin,Vin. Hai!" Tegan dengan melambaikan tanggannya ke wajah Alvin
"Eh iya. Hm yaudah deh aku masuk dulu yah, Bye!"Alvin dengan wajahnya yang merah seperti kepiting rebus itu dan berlalu pergi dari hadapan Tegan dan Callista
"Ampun deh, baru liat yang gituan aja jantung gue mau copot"Alvin dengan mengusap dadanya yang coba menenangkannya saat ini
"Oh iya ya, kenapa gue ngeliat Tegan aku langsung menciut. Padahal banyak sih perempuan yang bisa senyum manis kayak Tegan, Tapi kok Tegan beda yah?"Alvin yang sibuk dengan pemikirannya dan masuk kedalam lift
Ting
Pintu lift Alvin terbuka,Alvin masuk setengah berlari untuk menuju kekamarnya. Alvin melempar sembarangan jaket kulit yang ia pakai kesembarang tempat
"Dari pada gue kebayang Tegan terus mending gue vc-an lah sama Zeline"Alvin dengan menggapai ponselnya yang ada disaku jaketnya
__ADS_1
Setelah menunggu jawaban dari Zeline, terdengar teriakan dari seberang telfon yang tak lain adalah Zeline dengan gayanya ala kebaratan itu
"Hallo, Baby. Kenapa baru hubungin sekarang sih, aku kangen tau gak"Zeline dengan wajah yang ia cemberutkan
"Ulu ulu tayang, jangan ngambek lagi dong. Kamu kan tau sendiri kalau aku kesini gak cuman ngurus kerjaan aja tapikan aku kuliah juga"Alvin dengan penjelasannya
"Kamu kuliah By?"Zeline dengan pertannyaannya
"Emb.... Iya sayang, habisnya aku mau nambah ilmu dikit aja kok heheh" Alvin dengan nada cengengesannya
"Terus yang ngantar kamu siapa? Terus cewek disana cakep-cakep gak? Cewek disana ganjen gak sama kamu?" serbu Zeline dengan banyak pertanyaaannya
"Lagipun yah, gak ada kok yang ganjen sama aku. Aku tetep jaga hati aku buat kamu, percaya deh" yakin Alvin yang menyatukan jari jempol dan telunjuknya yang berbentuk hati
"Lama-lama terbang juga aku By"Ujar Zeline dengan wajah yang ia imutkan seimut-imutnya
"Jangan dong sayang, kalau kamu terbang ntar aku berpaling lagi"Jawab Alvin tanpa rasa bersalah
"ALVIN! Kamu kok tega banget sih!"Teriak Zeline dari sebrang telfon
__ADS_1
"Ups. Keceplosan sayang"Ujar Alvin dengan tangan yang ia tutupkan dimulutnya
"Tau ah, Aku ngambek!" kesal Zeline yang langsung mematikan telfonnya sepihak
"Yey ngambek lagi nih bocah" ujar Alvin dengan binggungnya
Alvin pun masuk kekamar mandinya untuk menyegarkan kepalanya
Kembali ke Tegan dan Callista
Tampak sepasang wanita cantik tengah menarik dua troli yang sudah dipenuhi dengan bahan makanan
"Kayaknya udah cukup de Ta, kalau kebanyakkan mau dikasih siapa?" usul Tegan untuk menyelesaikan belanjanya
"Yaudah yuk!" ajak Callista yang berlalu pergi duluan dan disusul Tegan dari arah belakangnya
"Udah itu aja mbak? gak ada yang lain?"tanya seorang kasir dengan ramahnya
"Udah itu aja." jawab Callista sambil mengambil barangnya
__ADS_1
"Terimakasih mbak, selamat datang kembali" ramah seorang kasir yang merapatkan kedua tanggannya didada