JODOHKU DI KAMAR SEBELAH

JODOHKU DI KAMAR SEBELAH
Episode 1.


__ADS_3

Vano Putra Aditama Pradipta, Putra pertama dari pasangan mommy Ana dan daddy Marvell. Sejak kecil dia memang jarang sekali bicara, walaupun pada Viona sekali pun yang tak lain saudari kembar nya.


Saat mommy Ana membawa Ara dan nenek nya, dia masih saja pendiam. Dan pada saat mereka bertemu dengan Gavin, dia mulai menjadi sedikit terbuka walaupun itu hanya pada keluarga nya saja.



Arabella putri Mahendra, gadis cantik yang sudah di tinggal kan kedua orang tua nya dalam sebuah kecelakaan. Ara di bawa mommy Ana untuk tinggal di rumah nya, karena permintaan sang putri.


Dan akhir nya mereka pun tumbuh besar bersama, semenjak tinggal bersama mommy Ana dan daddy Marvell, Ara bisa merasakan kembali kasih sayang kedua orang tua nya.



**************** Selamat membaca**************


Saat ini adalah hari kelulusan Vano, Viona dan Ara. Semua keluarga Pradipta sudah berada di sekolah untuk melihat kelulusan mereka.


"Mom, dad, kalian semua sudah datang? " tanya Viona sangat senang melihat semua keluarga nya sudah berada di sekolah.


"Tentu saja sayang, kami semua pasti akan datang melihat kelulusan kalian. " kata mommy Ana pada sang putri.


Ara yang melihat itu pun tanpa terasa dia meneteskan air mata nya, karena dia merasa sendiri tidak ada yang menemani nya.


Ana yang melihat itu pun langsung menghampiri Ara, dia langsung mengusap pucuk kepala Ara.


"Sayang, kamu kenapa? " tanya Ana pada Ara.


" Tidak apa apa mom, Ara hanya merindukan ayah, bunda dan nenek. " kata Ara pada Ana.


"Sayang, kedua orang tua mu dan nenek pasti melihat kamu dari atas sana. " kata Ana pada Ara.


"Jadi, kamu juga harus bahagia, agar kedua orang tua Ara dan nenek juga bahagia. " kata mommy Ana pada Ara.


"Iya mom, terima kasih. " kata Ara yang langsung memeluk mommy Ana, tanpa terasa air mata Ara pun kembali menetes.


" Mommy, kenapa mommy membuat calon istri abang nangis? " tanya Vano pada sang mommy.


"Calon istri abang lagi rindu sama keluarga nya, bukan karena mommy. " kata mommy Ana yang protes pada sang putra.


" Ya ampun sayang, bukan nya kami semua ini keluarga kamu. " kata Vano pada Ara, tak lupa dia mengusap pucuk kepala Ara.


"Iya abang Vano. '' kata Ara pada Vano.

__ADS_1


" Ya sudah, ayo kita masuk, sebentar lagi acara nya akan di mulai. " kata mommy Ana pada Ara dan Vano.


Mereka pun langsung berjalan dan masuk ke dalam ruangan acara, setelah acara semua selesai mereka pun langsung berjalan keluar. Mereka memutuskan untuk merayakan acara ke lulusan mereka bertiga di sebuah restoran.


"Selamat ya cucu cucu oma dan oppa sudah lulus sekarang. '" kata sang oma pada ke tiga cucu nya.


"Terima kasih oma. " kata Vano, Viona dan Ara bersamaan.


"Tapi oma, daddy jahat sama abang Vano? " adu Vano pada sang oma.


"Memang nya daddy kamu jahat gimana abang? " tanya sang oma.


"Masa abang di suruh kuliah di luar negri oma. " kata Vano pada sang oma.


"Abang, daddy lakuin itu untuk kebaikan kamu. " kata daddy Marvell pada sang putra.


"Apa abang lupa, daddy juga mengirim mas Gavin juga untuk kuliah di luar negri. " kata Viona pada sang abang.


"Abang, daddy melakukan itu pasti untuk kebaikan kamu. " kata sang oppa pada Vano.


" Iya oppa. " kata Vano pada sang oppa.


Mereka semua nya pun langsung melanjutkan acara nya, setelah selesai mereka pun langsung memutuskan untuk pulang. Karena mereka semua sudah merasa lelah, mereka ingin beristirahat.


"Abang, harus jaga diri baik baik di sana. " kata mommy Ana pada sang putra.


"Iya mom. " jawab Vano pada sang mommy.


"Mommy, abang titip Ara ya mom. " kata Vano pada sang mommy.


"Iya abang, mommy pasti akan menjaga calon mantu mommy. " kata mommy Ana pada sang putra.


"Sayang, kamu harus jaga diri dan hati kamu, jangan sampai kamu tergoda dengan laki laki yang lebih tampan dari abang di kampus nanti. " kata Vano pada Ara.


"Harus nya Ara yang bicara begitu ke abang. " jawab Ara pada Vano.


"Apalagi abang jauh di sana, abang juga hanya sendirian di sana. " kata Ara lagi pada Vano.


"Sayang, kamu jangan khawatir, hati abang hanya buat kamu. " kata Vano pada Ara.


Vano pun langsung menarik Ara masuk ke dalam pelukan nya, tak lupa dia juga mengecup pucuk kepala Ara.

__ADS_1


"Abang pasti akan sangat merindukan mu sayang. " kata Vano pada Ara.


"Ara juga akan sangat merindukan abang. " jawab Ara yang membalas pelukan Vano.


"Abang ga nyaka, kalau ternyata jodoh abang ada di kamar sebelah. " kata Vano pada Ara.


"Abang apaan sih. " kata Ara yang malu dengan ucapan Vano.


"Tapi seperti nya mulai sekarang kamar di sebelah Ara kosong bang. " kata Ara pada Vano.


"Ga apa apa sayang, yang penting hati kamu sudah ada yang isi. " kata Vano pada Ara.


"Abang, jangan sampai abang tergoda wanita di sana. " kata Ara lagi mengingat kan kekasih nya.


"Iya sayang. " jawab Vano pada Ara.


"Kamu tenang saja di hati abang cuma ada kamu." kata Vano pada Ara.


"Abang Vano, pesawat nya sudah akan berangkat." kata daddy Marvell pada sang putra.


"Baik lah dad. " jawab Vano pada sang daddy.


"Sayang, abang berangkat dulu ya. " kata Vano pada Ara.


"Iya bang. " jawab Ara pada Vano.


Vano pun langsung berjalan menuju pesawat, sedang kan semua keluarga masih berdiri menyaksikan pesawat yang akan membawa nya lepas landas.


Setelah pesawat yang Vano tumpangi lepas landas, semua keluarga Pradipta pun kembali berjalan keluar menuju ke arah luar bandara, dan akan kembali menuju ke rumah mereka.


Tak terasa sudah satu minggu Vano berada di Paris, Ara pun mulai sibuk dengan kuliah nya. Dan komunikasi di antara mereka ber dua pun lancar, walau ada perbedaan waktu, tapi itu tidak menjadi masalah bagi mereka.


"Selamat pagi mom. " sapa Ara pada mommy Ana yang sedang memasak untuk sarapan mereka.


"Pagi sayang, kamu sudah bang? " jawab mommy Ana sekaligus bertanya pada Ara.


"Engga mom, sebenar nya Ara sudah bangun dari tadi. " jawab Ara pada mommy Ana dengan tersenyum manis


Mendengar jawaban dari Ara, membuat mommy Ana tersenyum, karena dia tau pasti sang putra sudah menelpon Ara seperti biasa nya.


Dan mereka ber dua pun langsung melanjutkan acara memasak nya, untuk mereka sarapan pagi bersama.

__ADS_1


***** T. B. C *****


__ADS_2