
Saat Ara terbangun karena mendengar suara azan subuh, dia tersenyum saat melihat Vano yang masih tidur terlelap. Ara langsung mengambil air wudhu, dan langsung melaksanakan kewajiban nya sebagai seorang muslim. Setelah sudah selesai, Ara langsung mengambil kembali handphone nya.
"Abang,,,, " panggil Ara pada Vano.
"Hmmm,,,,,, " gumam Vano.
"Abang, Ara tutup dulu ya. " kata Ara pada Vano.
"Ara mau bantu mommy dulu masak. " kata Ara lagi pada Vano.
"Memang nya sudah subuh? " tanya Vano pada Ara.
"Iya bang. " jawab Ara pada Vano.
"Ya sudah, kalau sudah selesai telpon abang. " kata Vano pada Ara.
" Iya, abang jangan lupa buat sholat subuh. " kata Ara pada Vano.
"Iya sayang. " jawab Vano pada Ara.
"Asalamualaikum." kata Ara pada Vano.
"Walaikumsalam." jawab Vano pada Ara.
Setelah mengucapkan salam, Ara pun langsung menutup telpon nya.Ara langsung keluar dari kamar nya, saat melewati kamar sebelah, dia sempat terdiam saat melihat kamar yang biasanya Vano tempati.
Ara melanjutkan kembali jalan nya menuju dapur, saat sudah sampai di sana, Ara langsung masuk ke dalam dapur dan menyapa mommy Ana.
"Pagi mom. " sapa Ara pada mommy Ana.
"Pagi sayang. " jawab mommy Ana pada Ara.
Ara pun langsung membantu mommy Ana untuk membuat sarapan, setelah mereka cukup lama berkutat di dapur, akhir nya mereka sudah selesai dengan masakan nya, mommy Ana dan Ara pun langsung berjalan menuju ke arah mereka ber dua masing masing.
Setelah mereka sudah mandi, mereka semua nya langsung berjalan menuju ruang makan. Dan saat mereka semua nya langsung memakan sarapan mereka semua nya.
Tak terasa sudah satu tahun Vano kuliah di luar negri, dan Vano memutuskan untuk pulang terlebih dulu ke Indonesia karena ada pekerjaan yang harus dia kerjakan.
"Sayang, hari ini abang akan buat kejutan untuk kamu. " kata Vano yang sedang menatap foto Ara di ponsel nya.
Vano pun langsung berjalan keluar dari apartemen nya, supir yang sudah di minta nya sudah menunggu di lobby, setelah Vano masuk ke dalam mobil, supir pun langsung menjalankan mobil nya menuju ke bandara.
"Terima kasih pak. " kata Vano pada sang supir.
"Sama sama tuan. " jawab sang supir pada Vano.
__ADS_1
Vano pun langsung berjalan masuk ke dalam bandara, tak berselang lama pesawat yang akan membawa nya kembali ke Indonesia pun mulai lepas landas.
Setelah menempuh perjalanan yang cukup lama, akhir nya Vano tiba di Indonesia malam hari. Vano langsung berjalan keluar dari bandara dan langsung naik tadi untuk mengantar kan nya menuju rumah.
" Terima kasih pak, ini uang ongkos nya. " kata Vano pada supir taxi.
" Ini terlalu banyak tuan. " kata sang supir pada Vano.
"Tidak apa apa pak. " jawab Vano pada sang supir taxi.
"Terima kasih tuan. " kata supir taxi tersebut.
"Sama sama pak. " kata Vano pada sang supir taxi.
Vano pun langsung turun dari taxi, dan berjalan menuju gerbang rumah nya.
" Pak maman, tolong buka pintu nya. " kata Vano pada satpam di rumah nya.
"Tuan muda Vano. " kata satpam tersebut terkejut dengan kedatangan tuan muda nya.
" Iya mang. " jawab Vano dengan tersenyum.
Pak Maman pun langsung membukakan pintu gerbang, dan menyuruh tuan muda nya masuk.
" Terima kasih pak Maman. " kata Vano pada pak Maman.
Vano pun langsung berjalan masuk ke dalam rumah nya, dan ternyata sudah sepi.
"Seperti nya semua nya sudah berada di kamar masing masing.
Dan saat Vano berjalan menuju ke kamar nya, dia melihat kamar Ara masih terbuka. Dan Vano pun langsung berjalan menghampiri nya, saat sudah sampai di depan pintu kamar Ara yang terbuka, Vano pun langsung tersenyum saat melihat Ara yang sedang mengerjakan tugas kuliah nya.
Ara yang merasa ada yang sedang memperhatikan nya pun langsung melihat ke arah pintu, dan betapa terkejut nya dia saat melihat Vano yang sudah berdiri di depan pintu kamar nya.
" Abang. " kata Ara yang masih bisa di dengar oleh Vano.
Vano pun langsung berjalan masuk ke dalam kamar Ara, dia langsung duduk di depan Ara yang masih terus menatap nya, dan Vano bisa melihat ke terkejut di wajah Ara.
"Kenapa bengong saja, apa kamu tidak merindukan abang? " tanya Vano pada Ara.
Ara pun langsung menghambur ke dalam pelukan Vano, dan Vano pun membalas pelukan Ara.
"Abang, kenapa pulang ga ngasih kabar dulu? " tanya Ara pada Vano.
__ADS_1
"Abang sengaja, mau buat kejutan untuk kamu sayang. " kata Vano pada Ara.
"Abang nyebelin. " kata Ara pada Vano.
Ara langsung melepaskan peluk kan nya dari VanoVano, dia langsung kembali duduk di hadapan Vano.
"Abang sudah makan? " tanya Ara pada Vano.
"Belum sayang. " jawab Vano pada Ara.
"Ya sudah biar Ara hangat kan dulu makanan nya." kata Ara pada Vano.
"Iya sayang, abang juga mau mandi dulu. " kata Vano pada Ara.
Akhir nya Vano dan Ara pun keluar dari kamar Ara, Vano langsung masuk ke dalam kamar nya, sedangkan Ara langsung berjalan menuju dapur untuk memanaskan makanan untuk Vano.
Karena hari sudah larut malam, dan penghuni rumah pun sudah berada di kamar nya masing masing untuk beristirahat.
"Abang, berapa lama di sini? " tanya Ara pada Vano.
"Abang di sini hanya satu minggu. " jawab Vano dengan memasukan nasi ke dalam mulut nya.
"Memang nya kenapa sayang? " tanya balik Vano pada Ara.
" Tidak apa apa bang. " jawab Ara pada Vano dengan tersenyum manis.
Vano pun melanjut kan kembali makan malam nya, dengan di selingi obrolan. Setelah sudah selesai, Vano dan Ara pun langsung masuk ke dalam kamar nya masing masing, karena hari sudah sangat larut.
Tak terasa pagi pun tiba, semua orang sudah berada di ruang makan kecuali Vano. Saat mereka sedang menikmati sarapan pagi nya, Vano pun langsung menyapa mereka semua nya.
"Selamat pagi semua nya. " sapa Vano pada semua yang ada di sana.
"Pagi." jawab semua nya pada Vano.
"Abang." teriak Viona, yang langsung berlari untuk memeluk sang abang.
"Abang, Vio sangat merindu kan abang. " kata Viona yang sudah memeluk sang abang.
"Abang juga merindukan kamu . " kata Vano pada Viona.
"Abang ga rindu Alice? " tanya adik bungsu nya itu.
Vano pun langsung melepaskan pelukan nya dari Viona, dan langsung berjalan menuju ke arah sang adik bungsu, Vano pun langsung memeluk sang adik bungsu nya itu.
"Tentu saja abang juga sangat merindukan ade. " kata Vano pada sang adik.
__ADS_1
Setelah itu, akhir nya semua nya duduk di kursi masing masing dan melanjut kan sarapan nya.
****** T. B. C ******