JODOHKU DI KAMAR SEBELAH

JODOHKU DI KAMAR SEBELAH
Episode 2.


__ADS_3

Sarapan pagi pun tiba, mereka semua sudah duduk di kursi makan, termasuk Viona dan Gavin.


Setelah mereka selesai sarapan, Gavin langsung mengantar Viona dan Ara ke kampus.


Tak berselang lama mereka pun sudah sampai di kampus, Viona dan Ara pun langsung berpamitan pada Gavin, tak lupa mereka juga mencium tangan Gavin sebelum masuk ke dalam kampus.


Viona dan Ara pun langsung berjalan dan berpisah di Koridor kampus, karena mereka memang memilih jurusan yang berbeda. Tak terasa jam pulang kuliah pun tiba, Ara dan Viona sudah di jemput Pak Agus, karena Gavin tidak bisa menjemput nya.


Setelah menempuh perjalanan kurang lebih dua puluh menit, akhir nya Ara dan Viona sudah sampai di rumah.


Mereka ber dua pun langsung masuk ke dalam kamar nya, untuk membersihkan diri mereka masing masing.


Setelah mereka selesai membersihkan diri nya, mereka ber dua langsung menghampiri sang mommy yang sedang berada di dapur untuk menyiapkan makan malam untuk mereka.


"Mom, sedang masak apa? " tanya Ara pada mommy Ana pada sang mommy.


"Ya ampun, kalian membuat mommy terkejut. " kata mommy Ana pada Ara dan Viona.


"Maaf mom. " jawab ke dua nya secara bersamaan.


"Iya sayang tidak apa apa. " kata Ara dan Viona pada mommy Ana.


" Mom, biar kita berdua bantu memasak. " kata Ara pada sang mommy.


Dan mereka berdua pun langsung membantu mommy Ana, untuk menyiapkan makan malam.


Tak terasa hari sudah sore, daddy Marvell dan Gavin pun sudah pulang dari perusahaan mereka masing masing.


"Asalamualaikum." kata daddy Marvell dan Gavin secara bersamaan.


"Walaikumsalam." jawab dari mommy Ana, Viona dan Ara dari arah dapur.


"Wah kalian sedang apa berkumpul di sini? " tanya Marvell pada ketiga nya.


"Kami bertiga sedang menyiapkan untuk makan malam dad. " jawab mommy Ana pada sang suami.


"Dan tentu saja dengan bergosip sedikit dad. " tambah Viona pada sang daddy.


"Ya ampun kenapa para wanita sangat senang bergosip? " tanya daddy Marvell pada semua nya.


Dan pertanyaan daddy Marvell membuat semua orang yang ada di sana tertawa.


"Dad, abang, sebaik nya sekarang kalian semua membersihkan diri dulu. " kata mommy Ana pada ke dua laki laki itu.


"Siap mom. " jawab ke dua nya.

__ADS_1


Daddy Marvell dan Gavin pun langsung berjalan menuju kamar mereka masing masing, untuk membersihkan diri mereka.


Setelah mereka selesai membersihkan diri nya, mereka berdua pun langsung berjalan menuju lantai bawah di mana mommy Ana, Viona dan Ara berada.


"Kalian sedang apa? " tanya daddy Marvell pada ketiga nya yang sedang duduk di ruang keluarga.


"Sedang menonton drakor dad. " jawab Viona pada sang daddy.


"Ya ampun kalian ini. " kata daddy Marvell pada ketiga nya.


Dan saat mereka sedang asik menonton, tiba tiba saja handphone Ara berdering, dan saat tau siapa yang menelpon nya Ara pun tersenyum.


"Maaf semua nya, Ara mau mengangkat telpon dulu. " kata Ara pada semua nya.


"Itu pasti abang Vano. " tebak Viona pada Ara, dan hanya di jawab dengan senyuman.


Ara pun langsung berjalan menuju kamar nya, setelah berada di dalam kamar, Ara pun langsung mengangkat video call dari Vano.


"Asalamualaikum bang. " kata Ara saat sambungan telepon terhubung.


"Walaikumsalam sayang. " jawab Vano di sebrang sana.


"Kenapa mengangkat telpon nya lama sekali sayang? " tanya Vano pada Ara.


"Abang jadi ingin kembali lagi ke sana yang. " kata Vano pada Ara.


"Abang yang sabar ya, Ara yakin nanti ada waktu nya untuk kita bersama. " kata Ara pada Vano.


Dan mereka ber dua pun melanjutkan obrolan mereka, dengan terkadang di selingi tawa mereka. Tak berselang lama terdengar suara azan, dan Ara pun mengakhiri panggilan mereka.


"Abang ini sudah waktu nya sholat maghrib. " kata Ara pada Vano.


"Iya sayang. " jawab Vano pada Ara.


"Asalamualaikum." kata Ara pada Vano.


"Walaikumsalam." kata Vano pada Ara.


Dan sambungan telepon pun terputus, setelah itu Ara langsung masuk ke dalam kamar mandi, dan mengambil air wudhu. Setelah selesai, Ara pun langsung keluar menuju mushola yang ada di rumah utama.


"Aku kira kaka ipar akan sholat di kamar. " kata Viona pada Ara.


"Apaan sih. " kata Ara pada Viona.


"Sudah, sekarang kita sholat dulu. " kata daddy Marvell bada semua nya.

__ADS_1


Dan mereka pun sholat maghrib berjama'ah, setelah selesai seperti biasa nya, mereka akan mengaji sampai waktu sholat isya tiba.


Setelah mereka selesai sholat isya, mereka pun langsung makan malam bersama. Setelah mereka selesai makan malam, mereka mengobrol di ruang keluarga.


Tak terasa waktu pun kian malam, Viona dan Gavin pun berpamitan pada semua nya untuk pulang. Setelah Viona dan Gavin pulang, mereka pun langsung berjalan menuju kamar nya masing masing untuk beristirahat.


Saat Ara sudah merebah kan tubuh nya, tiba tiba saja handphone nya berbunyi. Saat melihat siapa yang menelpon Ara pun tersenyum, dan langsung mengangkat nya.


"Sayang, kamu sudah mau tidur? " tanya Vano pada Ara.


"Iya bang, Ara sudah mengantuk. " kata Ara pada Vano.


"Ya sudah kamu tidur saja, tapi jangan di matikan telpon nya. " kata Vano pada Ara.


"Tapi bang. " kata Ara pada Vano.


"Tida apa apa sayang, biarkan telpon nya tersambung, karena abang masih sangat merindukan mu. " kata Vano pada Ara.


"Baik lah bang. " kata Ara pada akhir nya mengalah.


"Selamat malam bang. " kata Ara lagi pada Vano.


"Malam sayang, mimpi indah sayang. " kata Vano pada Ara.


Tak membutuhkan waktu lama, Ara pun sudah telelap karena dia merasa sangat lelah. Sementara Vano tersenyum, melihat Ara yang sudah terlelap membuat Vano ikut terlelap, tanpa memutuskan sambungan telepon nya.


Dan saat terdengar suara azan subuh, Ara pun mulai membuka mata nya. Dan Ara tersenyum, saat melihat Vano masih tertidur tanpa menutup telpon nya. Dan saat Ara akan mematikan sambungan telpon nya, tiba tiba saja Vano berbicara.


"Selamat pagi sayang. " kata Vano dengan suara serak nya, dan mulai membuka mata nya.


"Pagi abang. " kata Ara pada Vano.


"Abang, Ara mau mandi dulu ya, sebentar lagi waktu nya sholat subuh. " kata Ara pada Vano.


"Iya sayang. " kata Vano pada Ara.


"Asalamualaikum. " kata Ara pada Vano.


"Walaikumsalam sayang. " jawab Vano pada Ara.


Ara pun langsung mematikan sambungan telepon nya, setelah itu Ara langsung menyimpan handphone nya di atas nakas.


Setelah itu Ara langsung berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan diri nya, setelah selesai Ara langsung melaksanakan kewajiban nya sebagai seorang muslim.


***** T. B. C ****

__ADS_1


__ADS_2