
Saat Ara sedang menunggu Vano, di depan gerbang kampus. Tiba tiba saja ada motor yang berhenti di depan nya, dan saat orang itu membuka helm nya, ternyata dia adalah Danu, kaka kelas Ara.
"Kenapa belum pulan? " tanya Dani pada Ara.
" Ga apa apa ka. " jawab Ara singkat pada Danu.
" Ga ada yang jemput ya, ayo biar kaka anterin pulang. " kata Danu pada Ara.
Belum sempat Ara menjawab, mobil Vano pun sudah berada di belakang motor Danu. Melihat Ara yang sedang mengobrol seseorang, Vano pun langsung turun dari mobil nya.
"Sayang, maaf abang telat jemput nya. " kata Vano pada Ara.
" Ga apa apa bang. " jawab Ara pada Vano.
"Ayo masuk yang. " kata Vano pada Ara, dia tidak suka kalau Ara di lihat laki laki lain.
"Iya bang. " kata Ara pada Vano.
Akhir nya mereka berdua pun langsung masuk ke dalam mobil Vano, setelah itu Vano pun langsung menjalankan mobil nya.
Sayang, siapa laki laki tadi? " tanya Vano pada Ara.
"Oh itu kaka senior Ara di kampus bang. '' jawab Ara pada Vano.
" Oh,,,,,, " jawab singkat Vano.
"Memang nya kenapa bang? '' tanya balik Ara pada Vano.
" Ga apa apa. " jawab Vano singkat pada Ara.
Ara melihat wajah Vano yang sudah cemberut pun mengerti, dia tersenyum dan langsung mengusap lengan Vano yang sedang menyetir.
"Abang, cinta dan hati Ara cuma buat abang. " kata Ara pada Vano.
Mendengar perkataan Ara, membuat senyum di bibir Vano langsung terbit seketika.
"Abang hanya takut, bagaiman pun abang tidak bisa selalu dekat dengan kamu sayang. " kata Vano pada Ara.
"Seharus nya Ara yang bilang begitu. " kata Ara pada Vano.
"Di sana pasti banyak bule yang deketin abang,dan juga pasti mereka semua cantik. " kata Ara lagi pada Vano.
"Kamu tenang saja sayang, abang tidak akan pernah berpaling dari kamu, abang akan selalu menjaga hati abang hanya untuk kamu sayang. " kata Vano pada Ara.
"Begitu juga dengan Ara, Ara juga akan menjaga hati Ara untuk abang, walau pun banyak laki laki yang mendekati Ara. " kata Ara pada Vano.
Dan tak terasa, akhir nya mereka ber dua pun sampai di rumah. Vano dan Ara langsung mengucapkan salam, saat mereka sudah sampai di depan rumah.
"Asalamualaikum." kata Ara dan Vano ber samaan.
"Walaikumsalam." jawab mommy Ana yang sedang duduk berada di ruang keluarga.
__ADS_1
Ara dan Vano pun langsung berjalan menghampiri mommy Ana, dan mencium tangan mommy Ana secara bergantian.
"Abang, Ara kalian baru pulang? " tanya mommy Ana pada ke dua nya.
"Iya mom. " jawab mereka ber dua bersamaan.
"Sebaik nya kalian berdua mandi dulu, bersih kan diri kalian. " kata mommy Ana pada ke dua nya.
"Iya mom. " jawab mereka ber dua.
Ara dan Vano pun langsung berjalan menuju kamar nya masing masing, mommy Ana tersenyum melihat punggung Ara dan Vano menjauh.
"Semoga kalian berjodoh. " gumam mommy Ana.
Setelah Ara selesai membersihkan diri nya, dia pun langsung berjalan keluar dari kamar. Ara langsung menghampiri mommy Ana yang sedang berada di dapur, untuk menyiapkan makan malam.
"Mommy, apa yang bisa Ara bantu? " tanya Ara pada mommy Ana.
"Sayang, kamu sudah selesai mandi nya? " bukan menjawab pertanyaan Ara, mommy Ana malah balik bertanya.
"Sudah mom. " jawab Ara pada mommy Ana.
"Jadi, apa yang bisa Ara bantu mom? " tanya Ara lagi pada mommy Ana.
"Oh iya, tolong kamu kupas bumbu nya ya sayang." kata mommy Ana pada Ara.
"Iya mommy. " jawab Ara pada mommy Ana.
Saat mereka baru selesai memasak, bertepatan dengan daddy Marvell yang baru saja pulang.
"Asalamualaikum." kata daddy Marvell, saat dia sudah masuk ke dalam rumah.
" Walaikumsalam. " jawab mommy Ana dan Ara bersamaan.
mommy Ana dan Ara pun langsung berjalan menuju daddy Marvell, dan mencium tangan daddy Marvell secara bergantian.
"Abang mana? " tanya daddy Marvell pada sang istri.
" Seperti nya abang ada di kamar nya dad. " jawab mommy Ana pada daddy Marvell.
"Apa perlu Ara panggil kan abang dad? " tanya Ara pada daddy Marvell.
" Tidak perlu, nanti saja setelah selesai makan malam. " kata daddy Marvell pada Ara.
"Ya sudah, sebaik nya sekarang daddy membersihkan diri dulu. " kata mommy Ana pada sang suami.
"Iya mom. " jawab daddy Marvell pada sang istri.
Daddy Marvell pun berjalan menuju kamar nya, di ikuti dengan mommy Ana di belakang nya. Sementara Ara, dia langsung berjalan untuk kembali ke kamar nya.
"Sayang, kamu mau ke mana? " tanya Vano pada Ara.
__ADS_1
Ara pun langsung menghentikan gerakan tangan nya, yang akan membuka pintu kamar nya.
"Ara mau ke kamar bang. " jawab Ara pada Vano.
"Dari pada ke kamar, lebih baik kita jalan jalan ke taman yu. " ajak Vano pada Ara.
"Tapi bang. " kata Ara yang langsung di potong oleh Vano.
"Ayo sayang, mumpung abang ada di sini. " kata Vano memotong perkataan Ara.
"Baik lah bang. " jawab Ara pada Vano.
"Ya sudah, ayo kita berangkat sekarang. " kata Vano pada Ara.
"Tapi kita ijin dulu sama mommy. " lanjut nya lagi.
"Tapi mommy dan daddy baru saja naik ke atas bang. " kata Ara pada Vano.
"Tunggu sebentar. " kata Vano pada Ara.
Vano pun mengambil handphone nya dari dalam saku celana nya, dia pun langsung menelpon sang mommy.
"Tut,,,,,, tut,,,,, tut,,,,,, asalamualaikum. " kata mommy saat sambungan telepon terhubung.
"Walaikumsalam mom. " jawab Vano pada mommy Ana.
"Ada apa bang? '' tanya mommy Ana pada sang putra.
" Mom, abang mau ijin buat jalan jalan sama Ara. " ijin Vano pada mommy Ana.
"Boleh, tapi pulang sebelum maghrib ya. " kata mommy Ana pada Ara.
"Iya mom. " jawab Vano pada mommy Ana.
"Asalamualaikum." kata Vano lagi pada mommy Ana.
"Walaikumsalam." jawab mommy Ana pada Vano.
Setelah mendengar balasan salam dari sang mommy, Vano pun langsung menutup sambungan telepon nya.
"Ayo sayang. " kata Vano pada Ara.
"Tunggu sebentar bang, Ara mau ambil tas dulu. " kata Ara pada Vano.
"Iya sayang. " jawab Vano pada mommy Ana.
Setelah itu Ara pun langsung berjalan masuk ke dalam kamar nya, untuk mengambil tas kecil nya, dan setelah itu Ara pun kembali lagi keluar dari kamar nya.
"Ayo bang. " kata Ara pada Vano.
Dan mereka berdua pun langsung berjalan keluar dari rumah utama, Ara pun langsung masuk ke dalam mobil Vano. Setelah di sara sudah siap, Vano pun menjalankan mobil nya menuju taman.
__ADS_1
****** T. B. C******