
ke Esokaan harinya . semua berjalan seperti biasa luna setiap pagi ke sekolah , galang sibuk dengan kampus dan luna sibuk untuk persiapan ulangan. karna akan menjalankan ujian kelulusan . luna selama 1 minggu sebelum ujian berlangsung akan mengikuti karantina di sekolahan dan menginap , jadi luna berpamitan dengan galang .
luna " ka .. mulai minggu depan luna akan ikut karantina di sekolah ka . luna akan tinggal di sekolah selama 1 minggu ."
Galang " ka galang baru tahu kalo ada karantina di sekolah mu lun ."
luna" iya karna baru tahun ini akan di adakan karantina untuk persiapan ujian kelulusan ."
galang " lun kamu harus jaga diri yah selama di lingkungan sekolah , kalo ada apa apa kamu telvon aku dan kalo bisa kamu tiap hari kabari aku ya lun."
luna " ka luna hanya akan tinggal 1 Minggu ka . ka galang ga usah khawatir."
galang " eemm lun aku bakal rindu sama kamu lun."
luna " eeh ka galang kenapa tiba - tiba berubah ka."
galang " ga ko lun aku kan emang sayang sama kamu lun ." ( sambil mencium kening luna)
luna" ka galang kenapa ka."
galang " lun kamu tahu ga lun kalo aku.... sebenarnya sangat sayang dengan mu ."
luna " eem ka .. luna sebenarnya juga sayang dengan ka galang ."
mendengar perkataan luna barusan galang langsung memeluk luna dengan erat sampai , luna pun merasa sesak dengan pelukan galang .
luna " ka .. luna ga bisa nafas ka ."
__ADS_1
galang " eeeh lun , maaf ya luna . habis ka galang bahagia banget kamu bilang gitu ."
luna " tapi ka . seharusnya ka galang ga hatusnya bersikap begitu kan ka ."
galang " kenapa , apa ada yang salah dengan sikap ku lun.?"
luna " ka sandra bagaimana .?"
galang pun hanya terdiam dan memeluk kembali luna dengan erat. dan luna pun meneteskan air mata , ia sangat bersalah atas perasaan nya kini , yang akan menyakiti hati orang lain. entah bagaimana perasaan nya kini .
satu minggu pun belalu luna bersiap siap berangkat ke sekolah dengan membawa barang yang di perlukan selama 1 minggu . dan galang mengantarkan luna dengan mobil. setelah perkataan galang 1 minggu yang lalu , galang hanya diam dan tidak banyak bicara pada luna .
galang " lun kamu jaga diri yah ."
luna" iya ka luna akan baik - baik saja ."
luna " ya dah yuk ka berangkat."
setelah sampai di depan gerbang galang hanya merasa cemas dengan keadaan yang akan datang .
galang " lun aku boleh ga meluk kamu lun."
luna " em iya ka ."
galang pun memeluk luna dengan perasaan yang tidak karuan ia tidak bisa melepaskan luna begitu juga dengan sandra . di saat seperti itu nadia melihat luna dan galang berpelukan di dalam mobil hal itu membuat nadia cemas dengan apa yang terjadi di kemudian hari .
luna " ka udah ya ka . luna harus masuk sekarang ."
__ADS_1
galang " iya lun kamu hati - hati yah."
luna " iya ka . entah berapa banyak kamu mengatakan itu ka ."
galang " hehehe maaf ya lun ."
luna pun tetsenyum dan meninggalkan galang sendiri di mobil. sebenarnya galang tidak rela meninggalkan luna begitu saja . pasti ia akan sangat merinduka luna . karna ia sudah terbiasa dengan kehadiran luna di sisinya .
galang pun mengatakan perasaan yang sudah lama ia pendam dengan sahabatnya ferdian . sebenarnya galang tidak yakin ferdian akan menerima keputusaan nya . ia sangat tahu sifat ferdian , ia tidak mungkin bisa membiarkan sandra bersedih gara - gara orang yang paling ia sayangi meninggalkan nya .
galang " fer ... aku mau bicara sebentar ."
ferdian " mau bicara apa lang sepertinya penting."
galang" fer .. seperti nya aku ingin menyudahi hubunganku dengan sandra !!."
ferdian " lang jangan becanda . becanda mu ga lucu lang."
galang " fer aku serius dengan ucapan ku fer."
ferdian pun meninggalkan galang sendiri karna ia sangat kecewa dengan keputusan galang .
ferdian " lang aku tahu kamu menyukainya tapi kamu harus memikirkan keadaan sandra setelah kamu tinggal . kamu ga boleh egois lang."
lalu meninggalkan galang dengan perasaan tidak karuan . entah keadaan apa ini yang membuatnya tidak bisa melilih ia tahu kalo galang berhak jatuh cinta . tapi ia ingin melihat sandra bahagia meski tidak bersama dengan nya.
***
__ADS_1