
Karena mendengar suara isak tangis luna . nadia pun bertanya pada dia apa yang terjadi di rumahnya .
nadia " lun, luna udah jangan nangis lagi coba deh kamu cerita ada masalaha apa . aku kan teman mu kau boleh cerita apa pun kepada ku sekarang . jangan sedih ini membuatku pusing dan bingun luna."
Luna " nad , orang tua ku menyuruh ku untuk berhenti sekolah sekarang . mereka tega nad , menyuruhku keluar padahal tinggal beberapa bulan lagi aku akan lulus nad . sekarang bagaimana , aku harus apa , aku bingung memikirkan semuanya . ( sambil menahan air mata yang terus mengalir dari pipinya)
nadia hanya bisa membuat luna tenang sementara , karna ia tidak tahu harus berbuat apa . dia juga bingung .
luna" nad mulai besok aku di laju dari rumah dan akan mencari pekerjaan paruh waktu sambil sekolah . itu satu" nya jalan agar aku tetap sekolah hingga lulus , nad ? bagaimana pendapatmu .?"
nadia" aku hanya bisa membantu mu dan memberikan semangat . apa pun keputusan mu aku akan mendukungmu lun ."
luna" terimakasih nad, kau teman baik ku nad."
luna" bagaimana yang lain nad , sinta , wirda . aku meninggalkan wirda di perpus padahal dia ingin membetitahu ku hal penting . aku menyesal"
nadia " bukan hal yang serius lun, dia hanya akan memberitahumu bahwa ia akan pergi ke luar negri setelah lukus nanti ."
luna " itu kabar baik dong nad , tolong ucapakan selamat padanya yah nad. aku juga minta maaf ."
nadia "oke , lebih baik kamu tidur sekarang besok kamu berangkat pagi pagi sekali kan ."
__ADS_1
luna" iya nad , selamat malam ." ( ucap luna sambil mematikan telvon).
*****
ke Esokan paginya.
luna bangun pagi sekali pukul 04.00 ia bangun dan metapikan tempat tidur dan mandi setelah mandi ia sholat subuh . luna menuju dapur untuk membatu ibunya memasak .
ibu suliah " lun udah bangun kamu ."
luna " sudah bu luna kan mulai sekarang kan harus di laju dari rumah dan bersiap siap ke sekolah ."
ibu suliah " maafkan bapakmu ya nak , bapakmu lagi stress karena belum mendapatkan pekerjaan yang layak.
luna" jangan bicara begitu bu , luna tahu kok bu bapa ga akan bicara seperti itu kalo bukan ada masalah besar." ( sambil duduk dan menunggu sarapan)
tiba tiba ayahnya bangun dan mengatakan sesuatu hal pada luna.
pak No " luna , mulai besok kamu ga perlu laju dari rumah . bapa juga minta maaf atas ucapan bapak kemarim malam".
luna " bapa yakin , luna ga perlu laju dari rumah pak."(jawabnya dengan semangat)
__ADS_1
pak No" iya mulai besok kamu tinggal dengan galang , kakakmu ".
luna " galang , siapa kakak , siapa bapa jangan ngawur deh luna kan ga punya kakak." ( merasa aneh ).
ibu suliah " galang , luna masa kamu lupa sama mas mu sendiri ." ( sambil menggelengkan kepalanya nya)
luna " tapi bu , sejak kapan luna punya kakak???."
pak No" sejak kamu mengaku dia kakamu waktu kamu sd. kamu tidak ingat . kamu selalu manja dengan galang waktu kecil dan suka merengek minta ini mainta itu ."
ibu suliah " iya betul kata bapak mu luna , kamu selalu ingin dekat galang ga mau lepas sama dia . bahkan sejak ayahnya galang membawa galang pergi untuk tugas di luar kota . kamu sampe demam dan ga mau makan gara gara kakamu itu galang ."
setelah bicara panjang lebar tentang Galang . ia pun mulai ingat dengan kakak nya di sayangi dan ia rindukan.ia sangat sayang dengan galang waktu itu ia ga mau lepas dengan galang .( mengingat semua hal itu luna pun jadi malu dan penasaran dengan kakaknya . di berfikir bagaimana dia sekarnag dan seperti apa dia sekarang).
pak No " udah jangan melamun mulu lun." nanti habis kamu pulang sekolah bpak jemput kamu sekalian beres" semua barang" kamu dan pindah ke tempat galang .
luna " baik pa."
ibu suliah " udah jangan di pikir bapakmu udah bicara sama orangtuanya galang soal kamu yang akan tinggal dengan galang di rumah yang di tempati galang sekarang . galang juga sudah tahu kamu ga perlu khawatir nak."
setelat percakapan itu luna pergi dan berangkat menuju sekolah ia sampai sekolah jam 06.30 .
__ADS_1
***