
Galang terus memikirkan bagaimana kelanjutan dari kisah nya . sekarang yang dia bisa lakukan adalah bisa merubah keputusan ferdian ... ia tahu kalo sebenarnya dia hanya ingin sandra cepat sembuh . tapi cepat atau lambat sandra akan pergi ! entah besok atau bulan - bulan yang akan datang . galang tahu persis perasaan ferdian terhadap sandra seperti apa , hanya saja ia enggan menyatakan nya karna ia tahu sandra hanya menyukai galang . dan hanya galang yang dapat membuat sandra bahagia.
setelah kejadian itu . ferdian tidak pernah lagi menyapa galang bahkan nongkrong bareng juga ga pernah ikut , galang merasa bersalah telah mengatakan semua perasaan nya kepada ferdian yang jelas - jelas membuat ferdian marah padanya , galang pun menghampiri ferdian di rumahnya sepulang dari kampus untuk meminta maaf atas kejadian kemarin yang membuat persahabatan di antara mereka kurang baik.
Galang " ting tong...."( suara bel rumah ferdian)
lalu yang membukakan pintu adalah pembantunya . galang bertanya pada pembantu di rumah ferdian.
Galang" maaf bi , ferdian ada di rumah ga bi?."
pembantu" eeh den galang , ada den ada di halaman belakang langsung masuk aja den."
Galang " makasih ya bi ."( tersenyum sopan)
pembantu " mau di bikinin minuman apa den biar sekalian."
Galang " eem es teh aja bi"
__ADS_1
Galang lalu menghampiri ferdian yang ada di halaman belakang rumah . saat mau menyapa ferdian tiba - tiba ferdian berbalik badan dan bertanya.
ferdian " mau apa kamu lang ke sini "
Galang " fer gue mau minta maaf atas kejadian kemarin , gue tahu kalo gue salah gue terlalu egois . seharusnya gue ga punya perasaan apa - apa untuk luna . gue minta maaf ya fer gue harap lo bisa maafin gue ."
Ferdian " lang sebenarnya gue yang harus minta maaf gara - gara gue yang terlalu egois lo harus berkorban demi perasaan yang selama ini lo tanggung demi gue."( sambil menghembuskan nafas )
Galang " lo ga salah fer dari awal gue udah janji bakal jaga perasaan supaya sandra ga sakit hati . tapi mau bagaimana lagi fer gue udah teranjur cinta sama luna."
Ferdian " masalah itu gue udah tahu dari awal lang luna emang baik dia juga perhatian tapi sandra butu loh lang . dia hanya bisa bahagia sama kamu . "
Ferdian " lang peruma lang gue udah coba sebisa mungkin tapi hasilnya nihil . sekarang harapan gue cuma lo lang ."
ferdian " masalah luna . dia pasti ngerti ko keadaan lo."
Galang"tapi bagaimana perasaan ku fer , luna adalah cinta pertama ku ."
__ADS_1
tiba - tiba pembantu ferdian datang mengantarkan minuman buat galang dan ferdian .
pembantu " den ini minumanya ."
Ferdian " iya bi taruh di meja aja ya bi "
Galang " makasih ya bi ."( tersenyum )
pemantu ferdian pun meninggalkan mereka yang tengah berbincang .
Ferdian " di minum lang ."
galang " iya fer."
ferdian " lang semua keputusan ada di tangan kamu sekarang jika kamu mementingkan perasaan kamu Egois lang demi perasaan kamu , kamu rela nyawa orang melayang lang . kamu tahu kan keadaan sandra jika ia sedikit saja sakit . dia bakal pergi lang . gue harap lo bisa memikirkan semuanya." ( pergi meninggalkan galang di halaman )
Galang " tapi fer ... gue ga bisa terus bohong sama perasaan gue fer ini terlalau sulit ."
__ADS_1
Galang pun pergi meninggalkan rumah ferdian di tengah perjalanan galang hanya memikirkan cara yang tepat untuk masalahnya.
***