
"Bahkan omelanmu yang aku pikir tak perlu, itu adalah hal yang kurindukan tiap hari
Wajahmu yang tersenyum padaku
Lagu-lagu yang sering ku nyanyikan untukmu
Sekarang itu hanya terdengar seperti suara ribut
Bahkan aku tak tau apapun lagi karena semuanya tak berarti tanpamu
Bahkan weekend-ku terasa kosong tanpamu
Ketika aku melihat matahari terbenam aku mengingat kembali kenangan hari-hari denganmu
Saat itu benar-benar sepi
Tak ada satu hal pun yang baru
Setiap harinya sangat membosankan
Yang ingin aku katakan adalah terima kasih telah kembali"
"jangan lupakan aku.... " mungkin kata kata itu yang sanggup galang ucapkan didalam hati kecilnya yang tak sanggup menahan semua nya. entah perasaan atau pun keadaan yang sedang ia rasakan sekarang ini."
Disisi lain hari kelulusan luna dan teman-temannya pun tiba meraka sangat cantik dan anggun menggunakan kebaya modern. ferdian pun datang untuk memberikan selamat untuk nadia dan teman-temannya tak lupa juga Robby dan Budi pun ikut serta dalam kelulusan luna dan teman-temannya.
Tak sanggup menahan rasa rindu yang berat terhadap luna , galang pun memutuskan untuk pulang ke Jakarta dan bertemu luna sejenak melepaskan rindu. mungkin keadaan ayahnya sekarang mulai membaik jadi galang bisa pulang dengan cepat dan tepat waktu dengan kelulusan luna hari itu.
sesaat ia tiba di bandara galang langsung menuju ke sekolah luna dan disana sudah banyak orang dan mungkin acara sudah berjalan setengah dari acara wisuda tersebut.
__ADS_1
"Maaf, maaf
Aku minta maaf aku tidak dapat melindungimu
Semoga kamu memiliki hidup yang baik
Maaf, maaf, tolong lupakan aku
Meskipun ini menyakitkan
Janji untuk selalu bersama selamanya
Sudah tidak ada lagi
Aku minta maaf aku tidak bisa melindungimu
Aku selalu berada di tempat yang lain
Aku di luar, semalaman"
Galang begitu melihat luna, rasanya ingin memeluk erat dan menciumnya, dan ingin bilang ia sangat sangat merindukannya. ia begitu sakit karna jauh darinya, ia mencoba untuk tetap disana namun hatinya tidak.
saat acara wisuda tengah mulai galang mendatangi ferdian dan teman-temannya.
" hay " sapa galang sambil tersenyum.
" galang kamu.... disini. " ujar Robby.
" lang kamu datang langsung. " ujar ferdian.
__ADS_1
" wah akhirnya galang pulang juga lang. " ujar budi.
" wah seperti nya kalian semua Merindukan ku yah. " ujar galang.
Mereka ber4 pun duduk Sambil melihat acara yang sedang berlangsung.
" Wah Luna hari ini cantik sekali yah " ujar Robby.
" Maksud kamu apa Rob bilang begitu. " balas Galang.
" memangkan hari ini luna cantik??? apa ada yang salah dengan ucapanku kali ini. " balas Robby bingung.
"tidak salah Rob cuma keadaan sekarang berbeda dengan yang dulu. " ujar ferdian.
" aku makin ga mengerti dengan kalian berdua " menatap galang dan ferdian.
Saat acara selesai Galang bergegas menghampiri luna.. namun luna sedang bersama dengan orang tuanya. ingin sekali memeluk luna untuk melepas rindu namun harus ditahan untuk kali ini.
" Assalamu'alaikum pak no dan bu sul. " sapa galang kepada kedua orang tua luna.
luna yang melihat galang berada di sini pun terkejut dan tidak bisa berkata apa apa.
" wah ada nak galang disini... bukanya di Kalimantan yah nak nemenin bapak kamu yang sedang sakit. " ujar pak no.
" iya Pak no... tapi sekarang keadaan ayah sudah lebih baikan jadi galang bisa pulang dan menghadiri acara wisuda luna hari ini. " balas galang dengan sopan santun.
~Bertahanlah jika cinta masih bisa dirasakan.
menjauhlah jika perasaan cinta sudah bisa dirasakan.... sekarang keadaan sedang tidak mendukung hubungan asmara kalian jadi kalian tidak bisa bertahan lebih dari ini ~
__ADS_1
**