Kataya Angrea & Jamie Wilson

Kataya Angrea & Jamie Wilson
Chapter sebelas : Mabuk - aku merelakan nya


__ADS_3

Sudah lima hari Kataya tidak bertemu dengan bosnya, jika ada berkas yang harud di tanda tangan Kataya menyuruh Rayyan untuk di berikan kepada Jamie.


Sedangkan Jamie sendiri berada di Apartemen miliknya, ia setiap malam selalu meminum anggur dan merokok lalu meracau memangil nama Kataya saat tidur.


Itu membuat Rayyan kewalahan dengan bosnya, bagaimana tidak di apartemen bosnya tidak ada pembantu jadi ia yang harus membersihkan apartemen Jamie.


Membuang botol-botol anggur dan bekas rokok, Rayyan sendiri binggung apa ada hubungan antara bosnya dan nona Kataya .


...Ting Ting Ting...


Rayyan


_pak,ini ada berkas dari nona Kataya, pak


Jamie


_Sedang apa dia disana


Rayyan


_maaf?


Jamie


_sedang apa nona Kataya di kantor


Rayyan


_nona sangat rajin dalam mengurus perusahaan bapak, nona kadang-kadang lembur lebih dari jam delapan ,nona kadang tidak pulang karena rapat yang sangat berarti


Jamie


_ambil berkas ini dan bilang kepada nona Kataya aku sudah tak berdaya, mabuk meracau memangil nama nya ,bilang aku sudah tidak waras


*sebenarnya ada apa di antara mereka batin Rayyan


Rayyan


_baiklah, saya permisi


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Rayyan


_nona ini berkasnya


Kataya


_terima kasih


Rayyan


_nona


Kataya


_ya


Rayyan


_pak Jamie sekarang berada di apartemen


Kataya


_itu bukan urusan ku


Rayyan


_pak Jamie setiap malam selalu meminum anggur dan merokok lalu meracau memangil nama nona Kataya


Kataya


_jangan memangguku Rayyan, pergilah aku tidak percaya


Rayyan


_tapi pak Jamie seperti tidak mengenal dirinya sendiri


Kataya


_maksudmu gila


Rayyan


_am


Kataya


_sudahlah, aku ada pekerjaan kembali lah


Rayyan


_keluarlah

__ADS_1


Rayyan


_saya permisi


*apa yang di rencanakan oleh Jamie batin Kataya


Brakks


Kataya


_Amara


Amara


_dimana Jamie sekarang


Kataya


_aku tidak tahu,sudah lima hari ini Jamie tidak datang ke kantor


Amara


_bohong, kalian berdua menjalin hubungan kan di belakang ku


Kataya


_tidak, aku bukan wanita seperti itu


Amara


_aku tidak percaya, wanita murahan seperti mu pasti akan mengelak agar tidak terbongkar kebohongan mu kan


Kataya


_jangan sebut aku wanita murahan, kamu harusnya percaya Jamie, kamu jangan pencemburu


Amara


_diam katakan Jamie dimana


Amara menjambak rambut Kataya dan Kataya pun membalas menjambak rambut Amara.


Kataya


_aku tidak tahu di mana Jamie sekarang


Amara


_bohong


Rayyan


Amara


_jangan ikut campur urusan wanita


Rayyan


_jangan cari keributan di kantor pak Jamie nona


Akhirnya Kataya bisa terlepas dari cengkeraman tangan Amara pada rambutnya, namun belum sempat bernapas pipinya di tampar keras oleh Amara hingga pipi kirinya merah dan panas akibat di tampar .


Rayyan


_nona tolong pergi


Amara


_urusan kita belum selesai ingat itu


Kataya


_sakit, hah hiks hiks hiks *menghapus air mata


...22:30...


Kataya


_iya kakak sebentar lagi pulang, bye *menutup telpon


Rayyan


_nona ini gawat pak Jamie


Kataya


_apa katakan


Rayyan


_ikut saya, cepat nona


...Apartemen...

__ADS_1


Kataya


_Jamie ,Jamie


Rayyan dengan cepat mengunci pintu kamar Jamie ~


Kataya


_pintunya kenapa terkunci, Rayyan buka


Jamie


_hah, Kataya aku sangat mencintaimu *meracau


*semoga Kataya percaya bahwa aku benar-benar mabuk batin Jamie


Kataya


_Jamie ada apa dengan mu, bangun Jamie


Jamie


_kamu ada di sini,berlianku


Jamie menghambur memeluk tubuh Kataya ,Kataya memegang pinggang Jamie agar tidak terjatuh, lalu mengarahkannya ke tempat tidur.


Saat ingin menjauh dari tubuh Jamie, tetapi Jamie memeluk erat tubuh Kataya dan memindahkan posisi mereka yang saat ini Kataya berada di bawah kungkungan Jamie.


Kataya


_Jamie lepaskan aku


Jamie


_aku tidak akan membiarkan berlian ku jauh dari ku lagi, kita akan bersama selamanya


Kataya


_Jamie ku mohon


Jamie mencium bibir ranum Kataya tidak ada perlawanan dari Kataya, tangan nya membuka kancing kemeja putih milik Kataya, lalu beralih ke rok mini Kataya tanpa melepaskan ciuman mereka.


Kataya sendiri menikmati sentuhan dari Jamie pada tubuhnya , entah sejak kapan sekarang mereka berdua sudah benar-benar telanjang bulat.


Jamie


_Kataya


Kataya


_Jamie ,hah


...*wanita murahan ...


...murahan*...


*maaf Amara, aku tidak bermaksud untuk menjadi orang ketiga di antara hubungan kalian, tamparan mu itu aku tidak menerimanya, maaf Amara, aku akan menyerahkan keperawanan ku kepada Jamie batin Kataya


Kataya mencium kembali bibir Jamie, mengalungkan lengannya pada leher kekar milik Jamie, sedangkan Jamie menekuk kaki Kataya dan memposisikan tubuh mereka.


...Jleb...


Kataya mencengkeram punggung Jamie dan mencakar nya, Jamie terus mencium bibir ranum Kataya dan menghentakannya pelan hingga mereka berdua mengikuti irama dan decapan percintaan mereka terdengar.


Jamie beralih ke gunung kembar milik Kataya, **********, menjilat nya dan menyusu seperti bayi.


Kataya


_mmm, ssshhhhhh, ahhh *desahan


Jamie terus mempercepat gerakan nya pada kelamin Kataya, kedua kaki Kataya berada di bahu Jamie lengan nya meremas sprei, sedangkan Jamie terus mengagahi milik Kataya dan memainkan gunung kembar Kataya.


Kataya


_ahh


Jamie


_ahh, hah


Setelah mencapai puncak, tubuh mereka lemas dan angin yang masuk dari balkon mengenai kulit mereka, tubuh mereka kedinginan Jamie memindahkan tubuh Kataya menghadap ke televisi dan kepala Kataya berada di bantal empuk.


Jamie menyelimuti tubuh mungil milik Kataya dan juga tubuh polosnya,menarik pinggang Kataya dan kepala Kataya berada di dadanya.


Jamie menaikkan selimut sampai leher Kataya lalu memeluknya, sang empu sudah tertidur pulas jadi tidak protes saat tubuhnya kesana kesini oleh Jamie.


Jamie


_kenapa pipi kiri Kataya merah


Jamie mencium kening Kataya dan ikut tertidur ~


^^^**banyak typo ^^^

__ADS_1


...likenya reader ...


terima kasih**


__ADS_2