
Sudah lima hari Kataya tidak bertemu dengan bosnya, jika ada berkas yang harud di tanda tangan Kataya menyuruh Rayyan untuk di berikan kepada Jamie.
Sedangkan Jamie sendiri berada di Apartemen miliknya, ia setiap malam selalu meminum anggur dan merokok lalu meracau memangil nama Kataya saat tidur.
Itu membuat Rayyan kewalahan dengan bosnya, bagaimana tidak di apartemen bosnya tidak ada pembantu jadi ia yang harus membersihkan apartemen Jamie.
Membuang botol-botol anggur dan bekas rokok, Rayyan sendiri binggung apa ada hubungan antara bosnya dan nona Kataya .
...Ting Ting Ting...
Rayyan
_pak,ini ada berkas dari nona Kataya, pak
Jamie
_Sedang apa dia disana
Rayyan
_maaf?
Jamie
_sedang apa nona Kataya di kantor
Rayyan
_nona sangat rajin dalam mengurus perusahaan bapak, nona kadang-kadang lembur lebih dari jam delapan ,nona kadang tidak pulang karena rapat yang sangat berarti
Jamie
_ambil berkas ini dan bilang kepada nona Kataya aku sudah tak berdaya, mabuk meracau memangil nama nya ,bilang aku sudah tidak waras
*sebenarnya ada apa di antara mereka batin Rayyan
Rayyan
_baiklah, saya permisi
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Rayyan
_nona ini berkasnya
Kataya
_terima kasih
Rayyan
_nona
Kataya
_ya
Rayyan
_pak Jamie sekarang berada di apartemen
Kataya
_itu bukan urusan ku
Rayyan
_pak Jamie setiap malam selalu meminum anggur dan merokok lalu meracau memangil nama nona Kataya
Kataya
_jangan memangguku Rayyan, pergilah aku tidak percaya
Rayyan
_tapi pak Jamie seperti tidak mengenal dirinya sendiri
Kataya
_maksudmu gila
Rayyan
_am
Kataya
_sudahlah, aku ada pekerjaan kembali lah
Rayyan
_keluarlah
__ADS_1
Rayyan
_saya permisi
*apa yang di rencanakan oleh Jamie batin Kataya
Brakks
Kataya
_Amara
Amara
_dimana Jamie sekarang
Kataya
_aku tidak tahu,sudah lima hari ini Jamie tidak datang ke kantor
Amara
_bohong, kalian berdua menjalin hubungan kan di belakang ku
Kataya
_tidak, aku bukan wanita seperti itu
Amara
_aku tidak percaya, wanita murahan seperti mu pasti akan mengelak agar tidak terbongkar kebohongan mu kan
Kataya
_jangan sebut aku wanita murahan, kamu harusnya percaya Jamie, kamu jangan pencemburu
Amara
_diam katakan Jamie dimana
Amara menjambak rambut Kataya dan Kataya pun membalas menjambak rambut Amara.
Kataya
_aku tidak tahu di mana Jamie sekarang
Amara
_bohong
Rayyan
Amara
_jangan ikut campur urusan wanita
Rayyan
_jangan cari keributan di kantor pak Jamie nona
Akhirnya Kataya bisa terlepas dari cengkeraman tangan Amara pada rambutnya, namun belum sempat bernapas pipinya di tampar keras oleh Amara hingga pipi kirinya merah dan panas akibat di tampar .
Rayyan
_nona tolong pergi
Amara
_urusan kita belum selesai ingat itu
Kataya
_sakit, hah hiks hiks hiks *menghapus air mata
...22:30...
Kataya
_iya kakak sebentar lagi pulang, bye *menutup telpon
Rayyan
_nona ini gawat pak Jamie
Kataya
_apa katakan
Rayyan
_ikut saya, cepat nona
...Apartemen...
__ADS_1
Kataya
_Jamie ,Jamie
Rayyan dengan cepat mengunci pintu kamar Jamie ~
Kataya
_pintunya kenapa terkunci, Rayyan buka
Jamie
_hah, Kataya aku sangat mencintaimu *meracau
*semoga Kataya percaya bahwa aku benar-benar mabuk batin Jamie
Kataya
_Jamie ada apa dengan mu, bangun Jamie
Jamie
_kamu ada di sini,berlianku
Jamie menghambur memeluk tubuh Kataya ,Kataya memegang pinggang Jamie agar tidak terjatuh, lalu mengarahkannya ke tempat tidur.
Saat ingin menjauh dari tubuh Jamie, tetapi Jamie memeluk erat tubuh Kataya dan memindahkan posisi mereka yang saat ini Kataya berada di bawah kungkungan Jamie.
Kataya
_Jamie lepaskan aku
Jamie
_aku tidak akan membiarkan berlian ku jauh dari ku lagi, kita akan bersama selamanya
Kataya
_Jamie ku mohon
Jamie mencium bibir ranum Kataya tidak ada perlawanan dari Kataya, tangan nya membuka kancing kemeja putih milik Kataya, lalu beralih ke rok mini Kataya tanpa melepaskan ciuman mereka.
Kataya sendiri menikmati sentuhan dari Jamie pada tubuhnya , entah sejak kapan sekarang mereka berdua sudah benar-benar telanjang bulat.
Jamie
_Kataya
Kataya
_Jamie ,hah
...*wanita murahan ...
...murahan*...
*maaf Amara, aku tidak bermaksud untuk menjadi orang ketiga di antara hubungan kalian, tamparan mu itu aku tidak menerimanya, maaf Amara, aku akan menyerahkan keperawanan ku kepada Jamie batin Kataya
Kataya mencium kembali bibir Jamie, mengalungkan lengannya pada leher kekar milik Jamie, sedangkan Jamie menekuk kaki Kataya dan memposisikan tubuh mereka.
...Jleb...
Kataya mencengkeram punggung Jamie dan mencakar nya, Jamie terus mencium bibir ranum Kataya dan menghentakannya pelan hingga mereka berdua mengikuti irama dan decapan percintaan mereka terdengar.
Jamie beralih ke gunung kembar milik Kataya, **********, menjilat nya dan menyusu seperti bayi.
Kataya
_mmm, ssshhhhhh, ahhh *desahan
Jamie terus mempercepat gerakan nya pada kelamin Kataya, kedua kaki Kataya berada di bahu Jamie lengan nya meremas sprei, sedangkan Jamie terus mengagahi milik Kataya dan memainkan gunung kembar Kataya.
Kataya
_ahh
Jamie
_ahh, hah
Setelah mencapai puncak, tubuh mereka lemas dan angin yang masuk dari balkon mengenai kulit mereka, tubuh mereka kedinginan Jamie memindahkan tubuh Kataya menghadap ke televisi dan kepala Kataya berada di bantal empuk.
Jamie menyelimuti tubuh mungil milik Kataya dan juga tubuh polosnya,menarik pinggang Kataya dan kepala Kataya berada di dadanya.
Jamie menaikkan selimut sampai leher Kataya lalu memeluknya, sang empu sudah tertidur pulas jadi tidak protes saat tubuhnya kesana kesini oleh Jamie.
Jamie
_kenapa pipi kiri Kataya merah
Jamie mencium kening Kataya dan ikut tertidur ~
^^^**banyak typo ^^^
__ADS_1
...likenya reader ...
terima kasih**