Kataya Angrea & Jamie Wilson

Kataya Angrea & Jamie Wilson
Chapter lima : Jamie Wilson


__ADS_3

Saat ini James, Kate , Mrs.Shasha dan Wiliam tengah berada di tempat di mana bayi-bayi mungil berada ,bayi laki-laki James dan Tamara tengah berada di dalam ruang inkubator.


Mereka tidak bisa bisa masuk hanya bisa melihat dari kaca penghalang.


Mrs.Shasha


*itu cucu ibu, James selamat ya


James


*terima kasih bu


Kate


*apa nama anak kalian James


James


*Jamie Wilson


Kate


*James seharusnya kan anakmu ada nama marga ayahnya


James


*aku sengaja melakukan hal itu , aku ingin melihat Tamara sebentar


Mrs.Shasha


*baiklah


ICU


James berjalan dengan perlahan ia duduk di dekat Tamara lalu mengengam tangan sang istri.


James


*buka matamu aku ingin kamu gendong anak kita, dia laki-laki aku ingin kamu cepat sadar


Tamara dengan berbagai macam alat yang menempel di tubuh nya hanya diam menutup mata .


James


*bagaimana jika Jamie anak kita menanyakan keberadaan bubu nya sedang kan kamu masih disini, tidak membuka matamu


3 tahun Kemudian....


Jamie

__ADS_1


*bab bba, baba


Mrs.Shasha


*cucu nenek ayo kemari cari baba ya, bentar lagi baba pulang


Jamie sudah berumur 3 tahun bisa mulai berjalan namun sedikit-sedikit jatuh, dan bisa berbicara namun ada juga kata yang salah saat mengucapkan nya.


James


_baba pulang


Jamie yang mendengar itu langsung turun dari pangkuan neneknya lalu berlari ke arah baba.


Tangan mungilnya merentangkan agar sang baba mengendongnya, James mengendong putra nya lalu memutar kan tubuh mungil sang anak seperti pesawat terbang.


Jamie


_ceam baba, ceam


James


*cium dulu baba


Jamie pun mencium pipi baba bergantian , tangan nya pun terulur agar baba menepati janjinya.


James


Jamie turun dan kegirangan saat ia sudah memegang ice cream di tangannya.


Jamie


_ma'acih baba, yeeee


James


_pelan-pelan Jamie, hah kamu sehrsnya sudah sadar kamu bisa melihat perkembangan anak kita


RS


Seorang perempuan yang masih di rawat ruang ICU , jari-jari nya bergerak perlahan matanya membuka sedikit, ekor matanya memilirik ke kanan dan ke kiri .


Bibir ranum nya ingin berucap namun keadaannya masih lemah dan belum pulih sepenuhnya.


# Kate


Kate


*Amara kemari sayang

__ADS_1


Sang buah hati tidak mendengarkan, ia asik mencabut rumput-rumput di halaman belakang rumah.


Kate berjalan dan menghampiri putrinya tersebut namun Amara malah berlari dengan kaki mungilnya menghindari kejaran sang mommy.


Namun tubuh mungilnya melayang saat ia lihat kedepan ternyata daddy nya yang menangkap nya.


Wiliam


*daddy menangkap mu sayang


Kate


*kamu tidak bisa kemana-mana


Amara pun pasrah ia bersandar di leher daddynya, karena hari ini ia harus mandi untuk ke acara ultah baby Kataya anak dari pasangan Olin dan Edward.


RS


Wanita yang masih berada di atas kasur brankar berusaha bangkit namun tidak bisa, perawat pun datang dan memangil sang dokter.


Beberapa menit kemudian, perawat melepas semua alat yang menempel di tubuh pasien .


Dokter


*syukurlah nona siuman, sekarang nona hanya istirahat yang cukup di rumah nona


Wanita tersebut memegang perut rata nya matanya berlinang air mata ia menatap wajah sang dokter.


Dokter


*bayi ibu sudah lahir saat ibu di ruang ICU, saat itu bayi ibu lahir prematur dan sekarang di bawa oleh suami nona dan ibunya nona Tamara


Tamara


*bayiku


Dokter


*laki-laki


Tamara


*hah, terima kasih dok


Dokter


_sama-sama


**dukungannya donk.

__ADS_1


terima kasih**


__ADS_2