Kataya Angrea & Jamie Wilson

Kataya Angrea & Jamie Wilson
The End


__ADS_3

Jamie merebahkan tubuhnya di kasur setelah pergulatan panjang dengan Kataya, tubuhnya penuh dengan keringat, ia melihat Kataya tertidur dengan tubuh polosnya.


Jamie mencium pipi Kataya dan memeluk tubuh kekasihnya itu~


Jamie


_kamu tidak lapar


Kataya


_aku mengantuk, biarkan aku tidur


Jamie kembali menciumi seluruh wajah Kataya dengan gemas, sang empu hanya diam saja karena memang ia kelelahan.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Jamie


_tidur mu nyenyak


Kataya


_lumayan tapi badanku sakit tolong pijiti aku


Jamie


_duduklah *nemepuk pahanya


Kataya duduk di pangkuan Jamie, sedangkan Jamie memijat bahu dan tengkuk Kataya dengan pelan.


Kataya


_tangan mu hebat, nyeri di tubuhku sedikit reda


Jamie


_hebat kan tangan ku, ayo kita sarapan


Kataya


_aku bosan , bisakah kita ke tempat lain atau kemana gitu


Jamie


_rumah pohon ayo ikut


Kataya


_baiklah


...RUMAH POHON...


Kataya


_disini bagus sekali pemandangan nya, bisakah kita tidur di sini


Jamie


_tidak, aku tidak mengizinkan disini tidak seperti di rumah ku


Kataya


_baiklah, aku tidak akan meminta apapun


Jamie


_kamu marah padaku


Kataya

__ADS_1


_tidak


Jamie


_aku minta maaf


Kataya


_tidak Jamie


Jamie


_lalu


Kataya menengok ke arah Jamie dan langsung naik ke pangkuan Jamie melingkar kan kedua kakinya di pinggang Jamie, tanpa basa-basi Jamie membaringkan tubuh Kataya berada di bawah kungkungan nya.


Jamie


_di rumah pohon ini, kita akan menghabiskan waktu bersama


Kataya


_☺


...****************...


...Satu bulan kemudian...


Naya


_bunda, kakak kapan pulang


Olin


_sabar pasti pulang , sayang beliin bunda mangga muda


Naya


Olin


_enggak, itu buat bunda kasih ke tetangga yang ngidam bunda pegang mangga muda


Naya


_kirain bunda hamil, ntar kan ada dede bayi. Gemes


...----------------...


Jamie


_aku pulang, Kataya kamu di dalam Kataya kamu baik-baik saja


Jamie menyimpan barang bawaannya di meja makan dan bergegas mencari keberadaan Kataya, mencari Kataya di kamar mereka tapi tidak ada .


Lalu Jamie melihat pintu toilet terbuka ia pun memberanikan diri masuk ke toilet dan melihat Kataya sedang terduduk di closet, Jamie berjalan pelan berjongkok menempatkan kepalanya di paha Kataya.


Jamie


_ayo kita sarapan, aku mencarimu di setiap ruangan yang ada, tapi aku menemukan mu disini, ada apa


Kataya


_*diam


Jamie


_bicaralah ada apa


Jamie pun memberanikan diri menatap wajah kekasihnya, matanya sembab, penuh dengan air mata, ia melihat tangan Kataya menyembunyikan sesuatu, ia pun mengambil sesuatu yang di pegang oleh Kataya.

__ADS_1


Saat sudah ada di tangannya, ia melihat dua garis merah ia tahu apa artinya itu, bibirnya tersenyum tipis,ia berdiri dan mencium bibir ranum Kataya lalu mencium kening Kataya.


Kataya


_kamu tidak marah


Jamie


_knp harus marah, aku melakukan nya dengan orang yg aku sayang dan tubuh mahluk kecil kita di rahimmu setelah kita pulang aku akan secepatnya menikahi kamu


Kataya


_Amara


Jamie


_jangan pikirin Amara, pikirkan kamu dan anak kita


Kataya


_☺ Jamie *memeluk erat Jamie


Jamie membalas memeluk Kataya dan mencium puncuk kepala Kataya dengan mesra.


# Olin


Olin


_perasaan ku tidak enak, semoga Kataya baik-baik saja,sudah satu bulan aku tidak melihat wajah putriku


Edward


_putri kecil yang dulu imut, gemes kaya bunganya


Olin


_apaan sih


Edward


_putri kecil kita akan baik-baiksaja


Olin


_aku khawatir, perasaan ku tidak enak


...ting ting...


Naya membuka pintu dan tersenyum sumbringah ~


Naya


_kakak ,bunda kakak pulang


Kataya dan Jamie


_😐 ☺


...●...


...●...


...●...


...The End ...


...●...


...●...

__ADS_1


...●...


__ADS_2