
Pagi tiba namun Jamie enggan untuk membuka mata karena ia tidak mau mengangu Kataya yang dari pukul empat pagi menangis dalam diam.
Hal hasil dadanya dingin karena penuh air mata,Jamie sempat mengeratkan pelukannya terhadap Kataya dan meracau memangil nama Kataya, agar Kataya tidak curiga.
Setiap gerakan Jamie, tangisan Kataya memelan dan kembali terisak, itu membuat Jamie menyesal telah mengambil mahkota Kataya.
Jamie
_hoamm, sudah pagi Kataya (maafkan aku Kataya batin Jamie )
Jamie melihat mata Kataya perlahan terbuka, Jamie dengan segera memasang wajah binggung nya, Kataya menghapus sisa-sisa air matanya.
Kataya duduk menaikkan selimut nya sampai dadanya, bersandar pada sandaran tempat tidur.
Kataya
_sudah bangun *senyum terpaksa
*ada apa ini, kenapa Kataya tidak beraksi apa-apa batin Jamie
Kataya
_maaf *menghapus air mata di dada Jamie dengan tanganya
Jamie langsung memegang tangan Kataya, lalu memeluk erat tubuh Kataya dan mengelus punggungnya.
Jamie
_aku minta maaf, aku akan bertanggung jawab, aku berjanji
Kataya
_Amara
Jamie
_dia harus mengerti, sejak dulu kita sudah merencanakan ini , meski tidak dengan rencana yang ini atau kemarin malam
Kataya
_itu sudah berlalu
Jamie
_pipimu merah ulah siapa
Kataya
_Amara *jawab cepat
Entah kenapa Kataya cepat menyebutkan nama Amara, entah kesal atau tidak suka saat Amara menyebutnya sebagai wanita murahan
Jamie
_apa ini sakit *mengelus pipi Kataya
Kataya
_Kataya menampar ku, kemarin dia datang ke kantor dan menanyakan kamu, dia marah-marah jika kita punya hubungan di belakang nya, aku sudah mengatakan bahwa aku tidak tahu kamu dimana
Jamie
_apa dia berbuat sesuatu yang lain lagi
Kataya
_dia menjambak ku, untungnya Rayyan membantuku, belum saat aku bernafas dia menampar ku sangat keras
Jamie
_kamu tenang saja, Amara akan mendapatkan yang lebih dari ini
Kataya
_jangan lakukan, aku mohon jangan
Jamie
__ADS_1
_tapi dia
Kataya
_jangan lakukan
Jamie
_baiklah,jika ini yang kamu mau
Jamie mencium bibir ranum Kataya dan turun ke leher ~
...----------------...
Kate
_tunggu sebentar *membuka pintu,Rebecca
Rebecca
_hai Kate, bagaimana dengan keadaan mu
Kate
_Rebecca bagaimana bisa kamu ,masuklah
Rebecca
_ini putraku Rayyan
Kate
_Rayyan putramu, dia tangan kanan Jamie putranya Tamara dan James
...Ruang Tamu...
Rebecca
_benarkah itu nak
Rayyan
Kate
_Amara kemari nak
Amara
_ada apa ,Rayyan
Rebecca
_kamu kenal dengan Rayyan
Amara
_tentu tante, aku tunangan Jamie bosnya Rayyan
Kate
_sayang, maaf Rebecca
Rebecca
_tidak apa-apa, aku tidak bisa lama-lama aku mau bertemu dengan Tamara
Kate
_hati-hati
Rebecca
_permisi, ayo Rayyan
🚘
Rebecca
__ADS_1
_mom tidak setuju
Rayyan
_mom
Rebecca
_belum menikah dengan putra Tamara dia sudah sombong
Rayyan
_tapi
Rebecca
_jangan membantah,dia bukan anak Kate, dia anak dari istri pertama Wiliam
Rayyan
_mom tahu dari mana
Rebecca
_Jack,kita ke bosmu
Rayyan
_baiklah
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Naya
_kakak kenapa baru pulang, kakak sudah janji kemarin
Kataya
_Kanaya Angrea,kemarin ada kerjaan mendadak jadi kakak lembur, itu resiko orang kantoran
Naya
_kak, di leher kakak merah-merah apa sih
*ya ampun, aku lupa tidak memakai syal batin Kataya
Naya
_kak
Kataya
_di kantor kakak lembur, jadi ini merah karena
Naya
_karena ?
Kataya
_karena hasil Kerokan, iya itu dia bye
Naya
_hasil Kerokan?
...**Banyak typo ...
^^^likenya reader ^^^
terima kasih
...❤...
...❤ ...
...❤ ...
__ADS_1
...❤ ...
...●**...