Kataya Angrea & Jamie Wilson

Kataya Angrea & Jamie Wilson
Chapter Tujuh : Pesona Jamie Wilson


__ADS_3

***Author potong ceritanya biar cepet ok


semoga gak ngebosenin, bagian ini menceritakan masa muda Jamie, Kataya dan Amara.


Dan setelah mereka besar bakal author bikin cerita Jamie sama Kataya .


Tapi insyaallah setelah tamat cerita ini***...


🍀🍀🍀


Langkah kaki memasuki sekolah yang terbilang untuk kaum elite saja, Jamie berjalan di lorong-lorong sekolah dengan kancing sekolah sedikit terbuka.


Rambut acak-acakkan namun pesona seorang Jamie tidak pudar, Siswi - siswi yang di lewati Jamie selalu berbisik - bisik kekaguman wajah yang dimiliki seorang Jamie Wilson.


Amara yang dari dulu mengejar cinta Jamie namun di abaikan oleh sang empunya.


Jamie dan kedua temannya masuk ke dalam kelas, mereka bertiga pun duduk paling belakang.


Ekor mata Jamie tidak lepas dari seorang wanita yang ia kejar dulu, dengan rambut setengah di ikat dan memakai kacamata, dia wanita yang paling rajin .


Kataya namanya , mungkin kalian masih inget waktu mereka masih balita dulu.


B. Guru


*baik anak-anak, bisa dengarkan ibu sebentar


Siswa dan siswi pun terdiam saat guru mereka ingin menyampaikan sesuatu.


B. Guru


*terima kasih, mulai hari senin kita akan ke puncak, untuk keperluan pelajaran kita, sebentar lagi kita ujian


Siswa dan siswi pun semakin riang dan riuh, beberapa menit kemudian, pelajaran pun di mulai, pelajaran pun selesai waktu istirahat di mulai, segerombolan siswa dan siswi cepat-cepat ke luar kelas untuk ke kantin.


Kataya menutup bukunya dan memasukkan nya ke dalam tas, ia pun berdiri berjalan meninggalkan kelas menuju kantin.


Di pertengahan jalan tangan nya di tarik oleh seseorang mereka berjalan ke arah gudang, orang tersebut menghimpit kepala dengan kedua tangan nya.


Kataya membenarkan kacamatanya,lalu bersedekap kedua tangannya di dada.


Kataya


*mau apa lagi JAMIE


Kataya sengaja menekankan kata terakhir...

__ADS_1


Jamie


*hhhmm


Jamie menghempaskan kedua tangannya, ia memijat pelipisnya.


Kataya


*kalo gak ada yang mau di bicarakan aku mau ke kantin lapar


Jamie


*tunggu tapi gak disini, di taman balai kota


Kataya


*gak bisa


Jamie


*please ya please mau ya


Kataya


Jamie


*a


Kataya


*kalau gak mau, gapapa


Jamie


*apa sih yang enggak buat kamu, i...itu maksud aku


Entah kenapa saat Jamie berhadapan dengan Kataya, ia tidak berani membantah Kataya, ia yakin dengan cara halus nya ia akan memiliki Kataya.


Ya meskipun itu masih sangat jauh...


Jamie dan Kataya keluar dari gudang, mereka berjalan ke arah kantin karena mereka sangat ingin mengisi perutnya.


Saat ini Kataya dan Jamie serta kedua temannya sedang makan bareng, tapi itu untuk sesaat setelah Amara datang ia duduk di dekat Jamie sebelum itu ia meminta Kataya untuk geser.


Kataya hanya cuek sedangkan Jamie ia tidak suka dengan Amara yang selalu menempel padanya.

__ADS_1


Jamie


*ngapain sih kesini kan banyak bangku kosong


Amara


*tapi aku mau duduk sama Kamu Jamie


Jamie


*terserah


Kataya selesai dengan acara makannya ia pun bangkit dan ingin kembali ke kelas, namun tangan nya di cekal oleh seseorang.


Kataya


*aku gak suka orang yang sembarangan nyentuh tangan aku


R...


*ma maaf, Kataya aku lancang


Semua yang berada di kantin mereka semua melihat ke arah Kataya dan laki-laki yg bisa di katakan cupu.


Termaksud Jamie yang melihat itu langsung mengepalkan tangan nya.


Kataya


*kalo gak ada yang mau di bicarakan, jangan buang waktu yang gak penting


Kataya di kenal sebagai orang pendiam, jutek tapi mereka hanya lihat dari cangkangnya, mereka tidak tahu dalam isi dari cangkangnya tersebut.


R....


*aku mau kamu jadi pacar aku


whooooowwwwww


Para murid pun berbisik-bisik dengan apa yang mereka dengar dan lihat hari ini.


**bbrrrraaaaaakkkkss....


*likenya


ngebosenin ya***....

__ADS_1


__ADS_2