Kaulah Jodohku

Kaulah Jodohku
Prolog


__ADS_3

10 tahun yang lalu.


"Kamu harus menikah Din, Demi kebaikanmu dan kehormatan keluarga kita" Bujuk Ratih, pada putri semata wayangnya .


Andini menitikkan air matanya dalam diam .


"Ya Allah aku masih sekolah...", Batinnya, "... Dan aku masih mau melanjutkan pendidikanku"


Namun air mata itu hanyalah angin lalu bagi Ratih dan Gunawan suaminya. Bagi mereka pernikahan bagi Andini dan putera sahabat baik keluarga mereka harus terlaksana. Tidak ada penolakan .


Ketika pernikahan itu telah terjalin, ketika itu Andini telah pasrah akan masa depannya bersama pria yang kini telah menjadi suaminya, sesuatu paling tak terduga pun terjadi


"Aku tak mencintaimu " Tegas Ahmad


Andini menatap punggung pria itu dengan tatapan tidak percaya .

__ADS_1


"Lalu apa gunanya kamu menikahi ku jika kamu tak mencintaiku ? Kenapa kamu tak mengatakannya kepada kedua orang tua kita?" Tanya Andini lugu.


Ahmad berbalik menatap Andini yang masih menggunakan kebaya pernikahan yang berwarna putih bersih . Ia menatapnya dengan tatapan yang paling dingin yang menusuk hati Andini.


"Aku menikahi mu hanya karena aku gak mau orang tuaku malu di depan orang tuamu , Aku tak bisa mencintaimu karena aku mencintai orang lain, dan aku tak bisa melupakannya" Jawab Ahmad jujur .


Air mata itu kembali menetes membasahi wajah Andini perlahan-lahan . Bukan hanya masa depannya, ia bahkan sudah mengorbankan pendidikannya demi pria yang ada dihadapannya itu . Namun balasan yang iya terima hanyalah sebuah kehancuran.


"Ceraikan aku!! Pernikahan ini akan berakhir jika kamu yang akan menceraikan aku!!"


Ahmad menatapnya.


"Terserah jika kamu tak ingin hidup denganku!! Terserah jika kamu lebih mencintai orang lain!! Satu-satunya hal yang tidak akan pernah terjadi dalam kehidupan mu di masa depan adalah bercerai dariku!!"


Ahmad mengatupkan rahangnya kuat-kuat agar tak menjadi emosional . Ia hanya menatap Andini dengan angkuh.

__ADS_1


"Terserah" Balasnya singkat .


Ahmad pun meninggalkan Andini sendirian di dalam kamar yang seharusnya menjadi kamar pengantin mereka. Andini menyeka air matanya dengan kasar. Ia menatap ke arah cermin yang ada disampingnya.


"Ampuni aku Ya Allah..., Apapun hukuman untukku akan ku terima dengan senang hati. Aku mohon , pisahkan lah aku dengan dirinya jika dia bukan jodohku .Maka satukanlah kami sebagaimana Takdir mu yang telah engkau tulis untukku . Amin amin Ya Rabbal Alamin"


-


-


-


Hai sobat semua Bagaimana dengan Novel baruku semoga Anda suka dengan Alurnya Ya 😉😉😉


Tenang Aja novel baruku ini banyak sekali mengandung pelajaran-pelajaran untuk kita renungkan atau lakukan 🤗🤗🤗

__ADS_1


Makasih udah pada mampir


__ADS_2