
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu Rasulullah shalallahu alayhi wasallam bersabda : "Barang siapa percaya kepada Allah dan hari kemudian , hendaklah dia berkata baik atau diam"
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
PERTENTANGAN.
Firman dan Ardi membawa setumpuk pakaian yang sudah kering kedalam rumah pondok santri, setelah selesai sholat ashar berjamaah.
Ketika mereka srdang melipat pakaian-pakaian itu, Rasyad pun datang bersama Salman . Odi penghuni kamar yang paling ujung keluar dari kamar bersama dengan dua orang rekannya yang lain .
"Aku gak mau pokoknya ikutan , sudah cukup kemarin kita dapat sanksi selama dua Minggu penuh dari Abah" Umpat Setyo
"Itulah yang kumaksud ..., Akh Tio mengajak aku untuk keluar pesantren diam-diam hari Sabtu nanti, aku sudah menolak dan sekarang aku memberitahu kalian agar tidak ikutan juga sama si pembuat onar itu" Jelas Fanno .
"Heran aku sama Akh Tio , kok bisa ya dia selalu membuat onar tanpa takut sama sanksi dari Abah? Kemarin dulu aku liat dia merokok di belakang pondok.." Ujar Odi .
Memang jelek kelakuan di Tio itu" Ejek Setyo .
"Ehkm!!" Salman mengejur secara halus .
Mereka berbalik di tempat Salman berdiri . Ardi, Rasyad , dan Firman tetap melanjutkan pekerjaan mereka .
"Jangan berguling Akh ... Tidak baik" Ujar Salman memperingatkan.
"Alah ... sudahlah Akh Salman, lagi pula kita tidak membicarakan orang suci!! Akh Tio memang buruk kelakuannya" Bantah Setyo .
"Betul itu Akh Salman , jangan membela akh Tio ... gara-gara dia kita selalu kena akibatnya" Tambah Odi .
Mereka pun keluar dari rumah pondok santri . Firman menatap Salman yang masih berdiri di dekat pintu .
__ADS_1
"Setahuku puasa itu bukan hanya menahan lapar dan haus saja dan juga menahan hawa nafsu , menahan mulut agar tidak berbicara sembarangan , dan menahan kaki agar tidak menuju kemaksiatan" Ujarnya .
"Biarkan saja Akh Firman , yang penting kita sudah memperingatkan mereka" Ujar Ardi .
"Iya... sebaiknya kita segera bersiap-siap untuk mengikuti Majelis ramadhan setelah berbuka puasa bersama di mesjid . Bukankah Akh Firman yang membacakan ayat suci Al-Quran?" Tanya Rasyad
Firman menepuk jidatnya karena hampir saja terlupa dengan tugasnya. Mereka pun beranjak ke kamar masing-masing .
***
Usai berbuka puasa bersama dan sholat Maghrib berjamaah, acara majelis ramadhan pun di mulai. Firman membaca ayat suci Alquran dengan khidmat , sementara Salman bersiap-siap untuk menyampaikan materi .
Ketika hampir tiba waktunya untuk naik ke atas mimbar , seseorang menarik pelan ujung bajunya di bagian siku sebelah kanan . Salman pun menoleh dan melihat Andini berada di belakangnya .
"Afwan Akh Salman ... Saya mau mengembalikan dompet Akh Salman yang jatuh. Saya menemukannya di samping mesjid" Jelas Andini , tanpa berani menatap wajah Salman .
Salman masih terpaku pun mengambil dompet tersebut yang berada di tangan Andini , perasaannya sangat tidak menentu , hatinya Berwarna warni .
Hanya itu yang mampu Salman katakan , Andini pun segera pergi dari hadapan Akh Salman , entah mengapa, Salman begitu kecewa sama dirinya sendiri karena hanya mengatakan terimakasih , padahal moment seperti itu takkan dia dapat lagi .
MC telah memanggilnya untuk naik ke mimbar. Salman pun segera menenangkan hatinya yang masih meledak-ledak seperti kembang api.
"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh" Ucap Salman memulai materi.
"Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh" Jawaban serentak dari seluruh santri dan santriwati.
"Pertama, mari kita panjatkan puji syukur kepada Allah SWT atas kesehatan yang diberikannya kepada kita sehingga kita semua bisa hadir di majelis ramadhan kali ini . shalawat serta salam kita panjatkan kehadirat nabi Muhammad Saw".
Salman menarik nafas sejenak lalu menatap kearah Andini yang duduk di antara santriwati lainnya dalam mesjid itu. Ia pun kembali berkonsentrasi.
__ADS_1
"Ghibah atau berguling , adalah membicarakan aib, kekurangan dan kelemahan orang lain. Hal ini sangat dibenci oleh Allah SWT. Kenapa??? Karena ghibah adalah satu-satunya perbuatan yang diibaratkan seperti 'Memakan daging saudara kita sendiri' ..."
Salman diam sesaat.
"Dalam surah Al-Hurujat ayat dua belas diterangkan, Yaa ayyuhalladziina aamanujtanibuu katsiiram minadh-dhanni inna ba'dadh-dhanni itsmuw wa laa tajassasuu wa laa yaghtab ba'dzukum ba'dzaa, a yuhibbu ahadukum ay ya'kula lahma akhiihi maitan fa karihtumuuh, wattaqullaah, innallaaha tawwaabur rahiim
Artinya: "Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang." (QS. Al-Hujurat: 12)".
Salman menatap kearah para santri.
"Di bulan ramadhan ini kita diwajibkan menahan lapar, haus, dan hawa nafsu, tapi bukan hanya itu..., kita juga diwajibkan menjaga mata agar kita tidak melihat hal buruk , menjaga kaki agar kita tidak melangkah menuju kemaksiatan, dan menjaga lisan agar kita tidak membicarakan hal keburukan orang lain!".
Beberapa santri yang merasa tersindir pun menundukkan kepalanya.
"Dalam sebuah kesempatan Rasulullah Saw bersabda, Ghibah adalah engkau yang membicarakan tentang saudaramu sesuatu yang dia benci. Lalu ada sahabat yang bertanya 'Wahai Rasulullah bagaimana yang kami katakan itu betul-betul ada pada dirinya'. Beliau pun menjawab. 'Jika yang kalian katakan betul, berarti kalian telah berbuat ghibah. Dan jika yang kalian katakan tidak betul , maka kalian sudah memfitnah atau mengucapkan kebohongan'.
Hadits yang diriwayatkan oleh Muslim".
Salman kembali menarik nafas sejenak para santri dan santriwati masih mendengarkan dengan seksama penjelasan dari Salman .
"Dari hadits lain Rasulullah Saw kembali bersabda , Al-muslimu man salimal muslimina min lisanihi wa yadihi. Orang muslim adalah yang menyelamatkan muslim lainnya dari ucapannya dan tangannya. Itu tandanya, kita harus membantu saudara kita untuk tidak melakukan ghibah agar kita menjadi muslim yang selamat. Bagaimana caranya??? Janganlah lupa untuk saling mengingatkan agar tidak berguling dan menjaga lisan dengan memperbanyak istighfar. Sekian materi yang bisa saya sampaikan malam ini. Bila ada kesalahan mohon dimaafkan , karena saya juga manusia biasa yang bisa melakukan kesalahan . Wabillahi Taufik wal hidayah , wassalamu'alaikum warahmatullahi wa barakatuh".
Turun dari mimbar , Salman pun disambut oleh Ardi, Arsyad, dan Firman seperti biasanya. Odi, Setyo dan Vanno pun mendekatinya .
"Afwan Akh Salman ..., Syukron karena telah menyindir kami secara terang-terangan!!! Tapi ingat jika Akh Tio melakukan sesuatu hal buruk dan kami terkena getahnya lagi , maka Akh Salman yang akan bertanggung jawab atas hal tersebut!!!" Ancam Odi.
Salman hanya menatapnya , Firman hendak maju dihadapan Odi namun ditahan oleh Ardi dan Rasyad. Mereka pun membubarkan diri.
Tiara menatap dari kejauhan dan melihat yang terjadi. Ia diam, karena menurut Andini , yang pernah disampaikan kepadanya -Diam ketika melihat sebuah masalah adalah kunci untuk memecahkannya-
__ADS_1
*****
Jangan lupa tinggalkan jejak 😉😉😉😉