
Orang Mukmin Yang Paling Sempurna Imannya Ialah Orang Yang Paling Baik Akhlaknya Dan Orang Yang Paling Baik Di Antara Kamu Ialah Orang Yang Paling Baik Kepada Istrinya .
(HR. Imam Ahmad, Abu Dawud , At-Tirmidzi dan Ibnu Hibban).
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
10 TAHUN KEMUDIAN.
kehidupan Ahmad
Isma datang menyirami tanaman di teras depan rumahnya ketika Ahmad keluar untuk bekerja pagi itu . Ahmad menatap ke arah ibunya dengan perasaan yang sama sejak sepuluh tahun yang lalu. Perasaan bersalah
Ahmad mendekat dan meraih tangan ibunya untuk ia Salami seperti biasanya. Isma tak merespon sama sekali , ia malah kembali menyibukkan diri dengan tanaman-tanaman yang ada di hadapannya .
"Ibu kangen sama bapakmu" Lirih Isma
Airmata kembali menetes di pipi wanita paruh baya itu, Ahmad kembali berbalik menatapnya.
"Ahmad minta maaf Bu.. Ahmad menyesali segalanya yang pernah terjadi" Ujar Ahmad .
"Seandainya kamu gak membuat Andini sakit hati,... Seandainya kamu gak menikahi perempuan yang sial yang sangat kamu cintai itu .... Bapak pasti masih ada di rumah ini" Isak tangis penuh kepedihan itu kembali terulang .
Isma berpaling kepada Ahmad dan kembali tak peduli . Ahmad melangkahkan kakinya penuh rasa bersalah yang tak kunjung berakhir. ingatannya kembali pada masa sepuluh tahun yang lalu .
Flashback On.
"Aku akan menikahi Ziona Pa" Ujar Ahmad
"Bapak dan Ibu takkan pernah merestui pernikahanmu dengan perempuan itu!!! Menantu di keluarga ini hanya Andini!!! Tidak akan ada yang lain!!! Seru Khalil , murka
"Aku cuma cinta Ziona pak!!! Ziona akan jadi istriku !!! Dengan ataupun tanpa restu dari bapak dan ibu!!!" Balas Ahmad , seraya meninggalkan kedua orang tuanya .
Ia mendatangi Andini yang sedang belajar di kamar . Mereka saling menatap dari jarak yang jauh. Ahmad belum pernah sekalipun berdekatan dengan Andini selama mereka menjadi suami istri.
__ADS_1
"Aku akan menikah dengan Ziona!!!" Ujar Ahmad tegas.
"Aku gak mau di poligami!!!" Balas Andini tak kalah tegas .
"Aku gak butuh pendapat mu !!!Kalau kamu gak suka aku menikahi Ziona, kamu boleh menceraikan aku dan pergi selama-lamanya dari hidupku!!!"
Andini menatap Ahmad dengan tenang , ia pun tersenyum .
"Aku akan pergi dari hidupmu jika itu memang yang kamu mau , Tapi satu hal yang tak pernah terjadi ... Aku takkan pernah menceraikan mu sampai aku mati !!!
Andini benar-benar pergi dari hidupnya hanya beberapa jam setelah pertengkaran mereka hari itu, Ahmad akhirnya bebas menikah Ziona meskipun tak bercerai dari Andini. Namun, yang terjadi malah diluar dari pemikiran dan akal sehat Ahmad .
Ziona membunuh Khalil . Ayah mertuanya sendiri !!!
Khalil diberi racun dalam jumlah uang banyak , hingga nyawanya tak dapat tertolong . Saat polisi menyelidiki Ziona pun terbukti bersalah, Ahmad hanya bisa menatapnya dengan penuh rasa marah
"Apa yang ada dalam pikiranmu??? Kenapa kamu membunuh Bapak???" Ahmad berteriak murka .
"Bapakmu memang pantas mati!!! Dia selalu menghalangi ku untuk menguasai apa yang kau miliki!!!" Jawaban dengan teriak yang sama kerasnya.
Flashback Off .
Sejak itu Ahmad menceraikan Ziona dan menjebloskannya ke penjara . Namun keadaan tidak pernah berubah . Ibunya tak pernah lagi menganggapnya ada .
"Percuma kamu ceraikan perempuan sial itu, Andini tidak tetap akan kembali ! Bapakmu sudah tiada... Kamu adalah anakku yang tidak tahu diri!!! Kamu juga suami yang tak berguna!!!" Bentak Ismi sebulan setelah suaminya meninggal
Sejak itu pula Ahmad berusaha mencari Andini dan ingin mengajaknya pulang . Namun semua usaha pencariannya tak berasil apapun . Ia tak pernah menemukan Andini , wanita itu seakan menghilang di telan bumi.
Yang bisa Ahmad lakukan adalah menatap foto pernikahannya dengan Andini yang terpajang di dinding kamar tidurnya , di dashboard mobilnya, dan juga didalam dompetnya .
Ya... Ahmad mulai jatuh cinta dengan Andini ketika semuanya sudah terlambat . Perasaannya itu tumbuh perlahan-lahan dan berubah menjadi candu kala Ahmad tak punya jalan keluar untuk setiap masalahnya . Ia selalu melihat foto pernikahannya sebagai pelarian atas rasa penat yang ia hadapi ..
"Hei... Kamu dimana? Ayo pulang ... Aku kangen" Bisik Ahmad lirih .
__ADS_1
****
Ahmad baru saja selesai mengajar di kelas sembilan ketika seseorang tiba-tiba mengejarnya dan merangkulnya hingga ia merasa terkejut . Orang itu adalah Aldo , sahabat baik Andini ketika mereka masih sekolah di SMP tempat dimana Ahmad mengajar saat ini .
"Kak Ahmad mikirin apa? ngelamun terus..." Sindir Aldo
Ahmad hanya.tersenyum
"Mikirin istriku yang tidak pernah pulang" Jawab Ahmad jujur.
"Kalau kak Ahmad segitu cintanya dengan Andini , kenapa dulu kakak mengusir dia ? Tanya Aldo .
" Aku khilaf Do, Aku dibutakan cintanya ziona sehingga aku tidak menyadari kalau aku sudah punya istri yang mencintai ku tanpa syarat apapun" Jawab Ahmad
Aldo semakin tak mengerti
"Kakak tahu dari mana kalau Andini mencintai kakak tanpa syarat apapun?? Kakak nikah dengan Andini yang tinggal hanya serumah cuma 1 Minggu kan?
Ahmad tersenyum .
"Dari caranya mempertahankan rumah tangga kita Do. Aku selalu memintanya untuk menceraikan aku , tapi jawabannya dia hanya satu ...bahwa sampai kapanpun , entah aku mencintainya atau tidak, entah aku mencintai perempuan lain sekalipun , satu-satunya yang tidak akan pernah terjadi dalam hidupku di masa depan adalah bercerai darinya" Jelas Ahmad dengan air mata yang menggenang di sudut matanya.
Aldo kembali merangkul Ahmad .
"Kalau begitu Kaka gak boleh nyerah, cari terus kak Andini dan bawa dia pulang" Aldo menyakinkan .
Ahmad tersenyum lalu mengangguk . Aldo benar , ia tak akan menyerah .
'Ya ... Aku akan terus mencarimu sampai kita bertemu lagi. Bukankah kamu sendiri yang mengatakan , bahwa di masa depanku aku tak akan bercerai darimu. Artinya ... Aku dan Kamu akan selalu bersatu kan???' ..
****
Terima kasih sudah salah setia untuk membacanya 🤗🤗🤗 Jangan lupa tinggalkan jejak ..
__ADS_1