
"terus darimana kalian tau kalau itu luka tembak...?." tanya jeni
"rosa menceritakan ke leo kalau luka yang meiya dapat dari bahu depan tembuh belakang,terus loe telp habibi teman leo yang juga ketimnya meiya.." jelas leo
"kalau mama g percaya coba aja mama lihat bahu sebelah kiri meiya..." kata rosa
jeni,davit dan pak sait mendekat ke tempat tidur meiya.jeni langsung membuka satu kancing baju meiya dan melihat bahu meiya.
davit langsung memijit keningnya.karna dia juga bingung kalau sampai joseph sahabatnya tau keadaan putrinya.
ting tong....ting ting...
"pak sait tolong buka pintunya ya.kayaknya ambulance dari klinik saya datang..." kata jeni
"baik nyonya..." jawab pak sait
"pak imam tolong panggil kan bibi suruh siapkan perlengkapan meiya.." kata jeni ke pak imam sang security
"baik nyonya.." jawab pak sait
tidak berapa lama orang dari klinik datang dan mengatakan kalau ambulance sudah siap
"leo tolong angkat meiya..." perintah devit
" iya papa"
"sayang saya mau lihat bu darni dulu ya.habis tu baru langsung ke klinik..." kata jeni
" iya,kamu berangkat nya nnati bareng mobil leo saja ya,mobil mama biar papa yang bawa.kasihan pak sait kalau antar papa lagi"kata devit.
"mobil papa kemana.....?" tanya leo
"lagi di bengkel ,,,"
setalah semuanya selesai keluarga davit meninggal kediaman meiya.menuju tempat praktek jeni,mobil yang di kendari leo mengikuti ambulance dari belakang.
"leo kenapa meiya membiarkan luka tembak itu dan tidak menobatinya...?"tanya jeni yang masih penasaran
"ma, meiya ikut relawan kemanusiaan itu mang tujuannya ingin mengakhiri nyawanya,istilahnya ni ma ,bunuh diri.." terang leo
dtrrt...drrrt..drrrt ....drrrrt
jamin is calling
"siapa ma...?" tanya leo
tanpa menjawab pertanyaan leo jeni langsung menggeser panah hijau yang da do layar hpnya.
"hello jasmin..ada apa..."
" kamu lagi man....?"
__ADS_1
"saya lagi di jalan menuju klinik" jawab jeni sambil melihat leo
"jen.saya telp meiya nomornya aktif,dan rosa g di angkat angkat."
"jasmin meiya lagi sakit sekarang dia saya bawa ke klinik saya." jawab jeni sambil memijit pangkal hidungnya
"meiya sakit jen...?"
"iya dia kekurangan daran dan dehidrasi,tapi sekarang dia sudah g papa.kamu g sah kwatir"
" tidak...tidak...jeni,saya balik ke indo sekarang bersama joseph "
sambil menarik napas dan membuangnya pelan jeni merasakan gimana kekawatiran jasmin.
"jas kamu g sah kawatir.ada saya ma anak yang urus meiya "
" gimana saya gak kawatir,meiya bukan ank yang gampang jatuh sakit.pasti dia lagi ada masalah,saya ma josep langsung terbang sekarang" balas jasmin sambil memutuskan panggilan nya
"masalah nya ada di kalian jas"gumam jeni.
"apa kata tante jasmin ma....? " tanya leo
" mereka akan pulang sekarang."
"meiya pasti g suka dengan keadaan ni ma..." kata leo lirih
" mama juga tau leo.tapi mau gimana lagi itu hak mereka "
setelah hampir 1 jam perjalanan,mereka sampai di klinik pribada jeni,meiya ysng masih pulas tidur karna pengaruh obat yang di berikan jeni langsung di dorong masuk keruangan perawatan dan di pindahkan ketempat tidur yang ada di kamar itu.
" bunda " kata pertama yang keluar dari mulut meiya saat itu
jeni yang sedang asyik bicara denga suami dan anak anak nya langsung menoleh dan berdiri ketika meiya menyebut namanya
" Alhamdulillah kamu sudah bangun sayang " kata. jeni sambil berjalan menuju tempat tidur meiya
" bunda ini di mana...? " tanya meiya ketika melihat tangannya yang terpasang jarum infus
" ini di klinik bunda sayang.tadi kamu pinsan di kamar...." jawab jeni
" kenapa saya di bawa ke sini bunda.kenapa g di rawat di rumah saja.."
" heh cewek kutub lo tu lagi sakit makanya di rawat di sini..." sungut leo
BUUUKKKK
"awww apaan sih pa main pukul aja..."
"kamu tu ya.adiknya lagi sakit bukannya di hibur malahan di marahi..." kata davit
"biarin aja pa.leo lagi banyak kerjaan di kantor tadi,gara gara ni bocah kerjaan leo kan g kelar" ucap leo
__ADS_1
BUKKKK
"awww apa lagi sih ma...ni suami istri kok demen ya main pukul pukul "kata leo sambil mengelus bahunya yang di pukul jeni
"maaf bang" ucap meiya.
" udah sayang g sah di dengarin omongan leo" kata jeni
" gak bisa gitu ma,cewek kutub ni harus tanggung jawab....."
" LEO "ucap jeni dan davit bersamaan.jeni dan devit tau tujuan leo berkata seperti itu cuman tuk menghibur meiya
"iya...iya leo diam" kata leo sambil menuju sofa
" gimna sayang pa masih pusing .....?" tanya jeni
" udah g terlalu bunda..." jawab meiya
" bunda haus..." kata meiya
rosa langsung mengambik minun di atas nakas dekat tempat tidur meiya.dan jeni membantu meiya duduk.supaya mudah minum
" nih "ucap rosa sambil memberikan gelas air minum ke meiya.dan meiya lansung meminumnya sampai habis
"kayak orang ga minum seminggu aja lo mei.." kata rosa
tiba tiba suasana menjani hening..
" sayang besok orang tua mu sampai,mereka sangat kawatir mendengar kamu sakit.." kata jeni sambil mengelus pucuk rambut meiya
"ck" bibir meiya berdecik sambil senyum kecut
dan suasana kembali hening,tiba tiba air mata meiya keluar.meiya menangis di dalam keheningan.entah itu bisa di bilang tangis atau apa.karna tidak ada suara dan getaran sempir orang menangis.hanya air mata yang keluar dari ujung mata meiya.jeni yang melihat itu lansung merangkul meiya dan menangis,suasana menjadi hening.hanya suara tangis jeni yang terdengar.sedangkan meiya hanya menutup matanya.dan air matanya terus keluar.
" sudah ma "kata devit sambul menelus lembut belakang jeni
jeni langsung duduk tegak kembali dan menghapus air matanya.
" sayang..kamu tau kan kami sangat menyayangi mu.." ucap jeni sambil mengelus bahu meiya.
" kenapa kamu seperti ini mei..kenapa kamu tidak berbagi dengan kami..."ucap jeni sambil menangis
" bunda saya mengatuk.." kilah meiya
" tidur lah saya."ucap davit sambik membenarkan selimut meiya dan mencium kening meiya.
"trima kasih ayah"ucap meiya
" hem..istirahat lah " balas devit
--------------------------------------------------------------------------------
__ADS_1
💖💖💖
love you all 🌹🌹🌹