KEBAHAGIAAN DALAM TAKDIR SEDIH KU

KEBAHAGIAAN DALAM TAKDIR SEDIH KU
21.BAB 21


__ADS_3

Setelah yoseph.yasmin dan emelie pergi keadaan di ruangan dimana meiya di rawat menjadi hening.juan yang biasanya ceriwis menjadi agak sedikit kaku karna adanya aura dingin di sekitarnya.


Meiya tipe cewek yang tidak terlalu suka terhadap orang baru di sekitarnya,dia hanya menutup matannya sambil senderan di tempat tidurnya dan tidak mengindahkan sedikit pun juan yang berada di sampingnya.


"meiya gimana keadaan kamu...? apa sudah lebih baik..?" juan memberanikan diri tuk bertannya.


"emmm" cuman itu yang keluar dari mulut sang wanita yang beraura dingin yang sedang pura pura tidur.


"meiya bisa kah kita menjadi teman....? meiya langsung membuka matanya dan memandang ke arah juan dengan kening berkerut.


"apakah yang harus menjadi alasan supaya saya menjadi temanmu...? meiya kembali menutup matanya setelah memberikan jawaban yang bisa di bilang pertanyaa balik kepada juan.


"saya sangan mencintaimu meiya...."


mendengar juan mengutarakan kata cinta meiya sungguh terkejut,karna ada yang berani mengatakan cinta secara langsung kepadanya.meiya hanya menyunging kan bibirnya,


"apa kamu tau siapa aku...?" pertanyaan balik meiya yang sedikita membuat Juan merasa aneh.


"tentu...kamu seorang meiya abraham...putri seorang pengusaha sukses dan kedua orang tuamu sosok yang sangat terkenal hampir seluruh dunia ini tau dengan orang tua mu "jawab juan dengan lantang dan percaya diri.


"apa kamu suka kepada saya karna saya anak orang terkenal itu...? " juan sedikit bingung dengan pertanyaanya meiya, pertanyaan yang di dalamnya tersimpan rasa benci kepada joseph dan yasmin, begitu lah yang di tanggap oleh juan.


"tidak, saya menyukai kamu sejak pertama kali kita bertemu.." juan menjawabnya tanpa ada keraguan sedikit pun di hatinya.


"cih..kamu simpan cinta kamu itu sampai kamu tau siapa aku sebenarnya" balas meiya


"apa maksud nya mei...?" juan tak mau kalah tuk menanyakan maksud meiya


"sudah lah kamu pulang sana saya mau istirahat" balas meiya


"tidak..saya sudah berjanji sama om dan tante akan menjagamu sampai mereka balik kesini"


"terserah" balas meiya sambil memejamkan matanya


"istitahatlah"dan juan memberanikan diri membelai kepala meiya dan mencium kening meiya

__ADS_1


"apa yang kamu lakukan....brengsek" meiya kaget dengan perlakuan tiba tiba juan dan muka meiya menjadi merah menahan marah karna perlakuan juan


"aku hanya mengutarakan cintaku"balas juan dengan santai


"tidur lah"juan pun menuju sofa tuk merebahkan badannya.dia merasa capek karna pulang dari kantor langsung menjenguk meiya dan di tambah lagi dari pagi keluar masuk restoran untuk bertemu dengan cliantnya


saat juan ingin menutup matanya dia melihat meiya mau mengambil ponsel nya yang berada di atas nakas samping tempat tidurnya.


"kamu mau apa meiya.....? juan bangun dan berjalan kembali ke tempat tidur meiya


"meiya..." tegur juan lagi dan tidak mendapat jawaban dari meiya


sreet


ponsel meiya pindah ke tangan juan


"shit.." meiya mengupa juan dan menatap tajam kearah juan


"siapa yang mau kamu hubungi.." tiba tiba juan merasa cemburu melihat meiya mau menelepon leo.


"huuuft "meiya menghembuskan napas nya kasar


"meiya bisa kah kamu menjawab pertanyaan ku...?" ucap juan lagi


"mau kamu apa...?" meiya menatap tajam lagi ke arah juan


"mau saya kamu.." balas juan sambil menampakkan senyum menawannya


"dasar gila.."


"iya saya gila karna kamu" juan terus menjawab perkataan meiya


"saya lapar dan saya gak suka makanan disini.." akhirnya meiya meluapka isi hatinya


"hi...hi...hi.. kamu bisa lapar juga ya.."

__ADS_1


meiya menatap tajam ke arah juan


"sebentar saya telpon asisten saya.." ucap juan sambil mengacak acak rambut meiya


"iiist.." kesal meiya karna rambutnya di acak juan


setelah menelpon asistennya juan kembali ke duduk di kursi yang berada di samping meiya


"kamu sangat menyukai buku filosofi ya..?


"heemm.." meiya mejawab tanpa melihat kearah juan


"gak sopan.." juan langsung mengambil buku yang sedang di baca oleh meiya.


"kalau ada yang ajak bicara itu di lihat orangnya..." tambah juan lagi


meiya memejamkan matanya dan menarik nafasnya dalam dalam untuk mengontrol emosinya


"mau kamu tu apa.." tanya meiya sambil menatap ke arah juan


juan yang di tatap tajam oleh meiya merasa sangat senang.walau pun meiya menatap nya dengan tatapan sangat dongkol


cup


juan tiba tiba mencium bibir meiya singkat, meiya yang mendapatkan serangan mendadak dari juan langsung membeku dan kaget


"KAU.." ...


...................


🌹🌹🌹


yuk like dan nikmati karya saya


LOVE YOU ALL

__ADS_1


__ADS_2