KEBAHAGIAAN DALAM TAKDIR SEDIH KU

KEBAHAGIAAN DALAM TAKDIR SEDIH KU
03.BAB 3


__ADS_3

meiya memasuki rumah mewahmya sesudah memarkirkan mobil sport mewahnya itu di garasi.tanpa berkata sepatah kata pun meiya berlalu masuk ke kamarnya dan langsung mengunci pintu kamarnya tersebut.


tok.....tok.....tok....


tiba tiba pintu kamarnya di ketok dari luar.meiya yang hendak menuju balkon yang ada di kamarnya itu terpaksa berbalik dan membuka pintu kamarnya kembali.


cekrek...suara kunci pintu petanda di buka.


"iya bu..."kata meiya yang melihat sang pengasuhnya dari lahir sedang berdiri di depan pintu kamarnya


"kamu sudah makam malam sayang....?"tanya sang pengasuh


"g selera bu..." jawab meiya sambil bejalan kembali masuk ke kamarnya dan di susul oleh bu darni sang pengasuh


"gimana kuliyah mu nak....?" tanya bu darni lembut sambil mengelus kepala meiya


"seperti biasa bu...tidak ada yang istimewa..."jawab meiya


"bu ..bapak kok g da di depan....?" tanya meiya lagi


"bapak lagi di rumah....tadi pagi bapak tidak enak badan.."


"bapak sakit apa bu...? apa ibu sudah bawa bapak berobat...?

__ADS_1


"tadi bapak sudah minum obat.sekarang lgi istirahat.." jawab bu darni


"ya sudah kamu istirahat juga ya,ibu mau lihat bapak dulu,kalau lapar panggil ibu ya..." lanjut bu darni


"iya bu...ibu juga istirahat.saya g turun lagi bu.saya mau langsung tidur.."


"bersih kan dulu badanmu nak baru tidur " bu darni mengingat meiya sambil menuju pintu


untuk keluar dari kamar meiya


"iya bu....ini saya juga mau mandi.." jawab meiya


sesudah meiya mengunci kembali kamarnya.meiya lansung berjalan ke balkon yang ada di kamarnya.


tanpa ragu ragu meiya mengambil mancis di saku celana lainnya dan siap membakar barang haram yang sudah betada di ujung bibirnya itu.


sambil menghisab lintingan yang hampir sama dengan rokok itu meiya hanya duduk di kursi balkon dengan tatap fokus langsung ke langit.


entah apa yang di pikirkannya saat itu..sampai barang haram itu habis meiya masuk kembali ke kamarnya.dan menghempaskan badannya di kasur itu.


meiya yang sudah FLY itu tidak mengingat pesan bu darni tuk membersihkan badanya.meiya langsung tidur sampai pagi.


pagi harinya meiya bagun dari tidur panjangnya.

__ADS_1


"shitt dah jam sembilan rupanya"meiya mengupati dirinya karna bangun telat.dan hari ini dia harus masuk kuliya pukul sebelas siang.


meiya langsung masuk ke kamar mandinya tuk mandi.


tidak butuh waktu lama meiya pun keluar dari kamar mandinya dan sudah rapi..meiya menuju meja rias yang ada di kamarnya.dia hanya memakai krim muka tuk siang supaya mukanya tidak kena paparan matahari langsung dan lipsball,sesudah merapikan tapi nya di cermin dan memakai tas ranselnya hanan keluar dari kamarnya dan turun ke bawah menuju meja makan tuk sarapanl


"pagi bu..." sapa meiya


"pagi juga nak " jawab bu darni."mau sarapan apa nak.." tanya bu darni


"nasi goreng aja bu.." jawab meiya sambil mengambil nasi goreng dan menaruknya kedalam piring yang ada di depannya,meiya menyantap sarapannya tanpa berbicara.


"bu meiya berangkat dulu ya.." pamit meiya ke bu darni


"iya nak...hati hati nyetirnya..." bu darni mengingatkan meiya


"iya bu " jawab meiya


dan meiya pun berangkat ke kampusnya menggunakan mobil sport warna putih itu dan menghilang dari pandangan bu darni.


πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’


🌹🌹seandainya kebahagiaan itu dapat di beli dengan uang ......

__ADS_1


love you all πŸ’–πŸ’–πŸ’–


__ADS_2