KEBAHAGIAAN DALAM TAKDIR SEDIH KU

KEBAHAGIAAN DALAM TAKDIR SEDIH KU
12.BAB 12


__ADS_3

" kemana sih si leo kok g di angkat" gerutu habibi sambil membawa mobilnya


"lo kan pacar adek nya leo lo telp ja pacar lo.." kata juan yang tiba


"apa hubungan nya ****...." sungut habibi sambil menyetir


"pokoknya lo telp tu pacar lo.bilang meiya pingsan.." perintah juan lagi


tuuuuut ....tuuuut....tuuut...


"iya bi..." telpnya di angkat rosa


"ros meiya pingsan.."


"apaaa kamu lagi di mana...?"


"kami. lagi di jalan ni menuju rumah sakit terdekat.."


"g sah ke rumah sakit.bawa dia ke klinik mama ya..."


"baik lah "kata leo langsung memutuskan sambungan telpnya


rosa yang masih di rumah nya langsung menuju ke mobilnya sambil menelp jeni mamanya


" ma meiya pingsan ma"kata rosa langsung ketika mamanya mengangkat sambungan telpnya


"sekarang dia lagi dimana...?"


" sekarang dia lagi sama habibi menuju ke klinik mama"


" yaudah mama langsung ke sana sekarang.."


"iya ma ni rosa juga lagi di jalan menuju ke sana." jawab rosa langsung mematikan sambung telpnya dn menuju ke klinik mamanya denga. menyetir mobil sendiri.


Juan dan habibi sudah sampai ke kliniknya jeni.dan juan langsung mengangkat tubuh meiya yang sudah pucat pasi itu

__ADS_1


"sus tolong." kata juan masuk ke klinik itu


"ayo tuan ikut saya " jawab suster yang jaga di situ


meiya langsung di bawa ke ruangan UGD itu.dan menidurkan di atas tempat tidur.suster langsung memeriksa meiya lagi..tidak selang beberapa lama jeni pun datang dan langsung menuju ruangan itu


"siang tante "sapa habibi sopan ke orang tua rosa


"siang juga bi.maaf ya tante cek meiya dulu " jawab jeni


"silah kan tante "balas habibi


juan nampak panik melihat keadaan meiya yang tidak berdaya di depan matanya tadi.dia cemas akan penyakit apa yang di idap meiya.


hampir 20 menit meiya di periksa dan jeni pun kelua dari ruangan itu.dari belakangnya menyusul 2 oratng perawat yang mendorong tempat tidur meiya menuju ruangan rawat yang meiya tempati sebelumnya.


juan yang melihat jeni keluat langsung menghampiri jeni


"gimana keadaannya tante.." tanya juan


"syukur lah "kata habibi yang tiba tiba ada di samping juan


"bi kok bisa meiya ma kalian..?" sidik jeni


"tadi waktu saya sampai kantor meiya sudah ada di ruangan saya ridur di sofa tante" jelas habibi


"anak itu ya bikin kawatir saja.." upat jeni


"tante apa bisa saya melihatnya.." tanya jaun


"oh silahkan " jawab jeni " kamu ada hubungan apa sama meiya.." tanya jeni lagi ke juan.karna jeni penasaran


" saya teman nya meiya tan." jawab juan


"ini juan tante.." saut habibi

__ADS_1


" teman meiya...?" tanya jeni heran


"ya sudah kalian bisa lihat meiya di ruangannya,sebentar lagi orang tuanya juga datang..." ucap jeni lagi


" trima kasih tan.." balas habib


jeni hanya menjawab dengan senyum sambil berlalu pergi ke ruangannya.dan juan dan leo juga pergi menuju karawat eiya yang ada di lantai dua.


ceklak..suara pintu di buka.dan di dalam ruangan sudah ada rosa yang sedang duduk di sofa sambil bermain hp.


"bibi..." rosa kaget melihat habibi masuk


"hai ros..gimana keadaanya ros...?"


"belum sadar juga bi."jawab rosa sambil melihat ke arah samping habibi.


"ros ini kenalkan juan sahabat saya ma leo juga" habibi mengenalkan juan ke rosa


"iya.rosa" sambil menjulurkan tanganya


"juan"blas juan


rosa,habibi,dan juan melangkah menuju tempat tidur meiya..dan meiya belum juga sadarkan diri.


mereka di kagetkan dengan pintu kamar yang di buka paksa dari luar


CEKLEEEK


"meiyaaaa...hiks...hiks...kamu kenapa sayang..bangun nak.ini mama sama papa sudah pulang"isak jasmin sambil merangkul meiya yang belum sadarkan diri


sedangkan joseph hanya diam mematung melihat badan anak semata wayangnya terbaring dengan muka yang pucat.


juan habibi dan rosa pun keluar ruangan tanpa berpamitan dengan jasmin dan joseph.


"sayang anak kita kenapa sayang....dia sakit apa...?" rancau jasmin sambil melihat ke suami nya

__ADS_1


"sabar ya.anak kita pasti segera sadar..." ucapa joseph sambil merangkul istrinya.


__ADS_2