KEBENARAN (Dia Adalah Adik Yang Tidakku Ketahui)

KEBENARAN (Dia Adalah Adik Yang Tidakku Ketahui)
EMPAT


__ADS_3

Sudah hampir satu bulan rona tinggal bersama roni dan ratih. Namun tidak ada sedikitpun perasaan yang muncul antara roni dan rona. Ratih selalu membuat kesuanya terlibat dalam pertemuan yang direncakan oleh ratih. Namun keduanya tahu bahwa semua itu adalah rencananya.


Ratih tidak ingin membuang waktu. Ia menggunakan kelemahan roni untuk memwnuhi keinginannya agar roni mau menerima permintaannya untuk menikahi rona dan memiliki keturunan.


"mas, aku mau bicara sebentar. aku harap kamu tidak menghindari pembicaraan kita kali ini". Ucap ratih di ruang kerja roni.


"ratih, cukup untuk membahas tentang pernikahan dan keturunan. Aku capek membicarakan itu setiap hari. Kamu juga harus pikirkan rona dan masa depannya. Dia pasti punya rencana lain dalam hidupnya ratih. Jangan membuatnya terhalang hanya karena balas budi yang dilakukan keluarga kamu sama dia". Kalimat roni tak kalah panjang.


"kalau kamu tidak mau, aku akan pergi dan membawa agam bersamaku!". Ancam ratih. Roni terkejut dengan pernyataan ratih. Bisa -bisanya ratih membuat dirinya terpaku dengan semua itu. Roni jelas tidak berdaya karena mana mungkin dia bisa jauh dari putra kesayangannya.


"terserah apa maumu. Dalamnpernikahan jika tidak ada rasa cinta semua tidak akan terjadi ratih. Dan kamu harus tahu aku tidak bisa mencintai wanita lain selaon kamu!". Jelas roni.


"semua akan hadir dengan seiring waktu mas. terimakasih mas, aku tahu kamu pasti akan menyetujuinya". Tambah ratih memeluk roni.

__ADS_1


"*jika tuhan memiliki segalanya. Maka aku harus siap menerima apa yang tuhan rencanakan padaku. Maafkan aku rona. Aku tidak bisa menolak permintaan istriku*". Bathin roni.


....


Di sebuah cafe yang maaih sepi pengunjung. Rona tengah melamunkan nasibnya. Ia tidak percaya jika ratih tega membuatnya tak berdaya karena alasan balas budi pada keluarga ratih.


"ya tuhan..apa semua di balik ini...jika engkau merencanakan sesuatu yang baik untukku. Akubakan ikhlas menerima dan menjalaninya. Tapi jika semua ini hanya untuk mengujiku. Aku mohon jangan uji aku dengan cinta yang dipaksa tuhan". Gumam rona.


"apakah kamu setress karena ratih?". Suara berat roni tiba-tiba terdengar disamping duduk rona. Karena dirinya terlalu banyak pikiran sehingga ia tidak tahu kapan pria disampingnya datang.


"aku tahu semua tentang kamu wanita cerewet. Tuhan memberiku ratih dan aku menerima nya dengan cinta dan kasih sayang. Namun disiai lain tuhan mengizinkanku untuk mengetahui siapa dan bagaimana dirimu. Aku tahu semuanya rona. Aku mengerti". bathin roni


"aku kebetulan lewan sini. Juga pernah masuk ke cafe ini. Makanya aku mampir. Saat maauk aku lihat kamu seperti orang yang hilang akal. Bicara sendirian?!". Roni mencoba mencairkan suasana dengan membuat gurauan.

__ADS_1


"ish ! Lo hati-hati ya. Bilang gue begitu! Masih waras inibtau! Istri lo tuh. Yang buat gue begini. Hampir gila!". Celoteh rona dengan gaya khasnya. Roni hanya tersenyum melihat tingkah rona.


"ratih sudah bicara denganmu?". Tanya roni lagi


"ya". Jawab rona singkat


"lalu?" roni


"dia ancam gue dengan embel-embel akan membuat keluarga gue menderita. Mengentikan pengobatan bapak". Sendu rona. Membuat roni ingin memeluk dan memberikan kekuatan padanya. Namun roni menjaga semua iti terhadap rona.


Keduanya sama-sama terdiam dan memikirkan hal apa yang akan direncakan oleh ratih setelah ini.


"ron, lo apa gak bisa masukin nasehat ke ratih atau apa kek. Supaya rencana gila dia enggak terlaksana?!". Ucap ratih lesu.

__ADS_1


"bukan hanya kamu. Aku juga diancam olehnya. Dia akan pergi dengan adam". Tambah roni tak kalah sedih.


__ADS_2