
Mei chan sudah bangun sebelum matahari terbit.. mei chan bersiap-siap untuk pergi kekota..mei chan pergi bersama xiao ling.. sebelum pergi mei chan, xiao ling, dan yan cun sarapan pagi bersama...
Mei chan mengatakan pada yan cun dan xiao ling bahwa dia akan membuat organisasi MAWAR HITAM...
Mei chan menjelaskan prinsip dan tujuan organisasinya tersebut.. xiao ling dan yan cun pun setuju...mereka sangat senang karena mei chan sangat peduli kepada orang yang lemah dan membutuhkan bantuan...
®®®
Mei chan dan xiao ling sudah sampai dikota..
mereka kekota menggunakan ilmu peringan tubuh.. membuntuhkan waktu 1 jam untuk sampai dikota... sebenarnya mereka bisa mempercepat waktu sekitar 30 menit.. tetapi mei chan enggan terburu-buru...mei chan masih ingin menghirup udara yang masih segar lagi...
saat sampai di kota banyak sepasang mata yang menatap mereka,, ada yang mengejek,ada penasaran dan ada juga yang menghina.. bagi mei chan itu hanyalah angin lalu...tidak harus terlalu di perdulikan...
Mei chan mulai berkeliling kota mencari lokasi tanah kosong dan bekas kedai yang sudah lama tinggal...
Mei chan sampai pada sebuah gubuk lama yang memang tidak digunakan lagi.. di samping dan belakang gubuk itu terdapat tanah yang luas..walau lokasi di pinggir kota dan tidak cukup strategis tapi mei chan yakin sebentar lagi tempat usahanya akan terkenal.
Mei chan mulai melihat sekeliling.. tanah yang tandus,tempat yang kotor..tapi semua itu akan berubah menjadi tempat yang bersih dan elegan.. mei chan langsung menuju ke gubuk itu.. tiba-tiba seseorang menghentikannya...
"maaf nak... ada perlu apa datang kesini,? tanya kakek itu
" saya ingin melihat lihat saja..bila berkenan saya akan membelinya. "jawab mei chan
" maaf.. gubuk ini sudah lama tidak di tempati..bahkan ini sudah usang,, bahkan orang lain enggan melihatnya. "ucap kakek itu
" tapi saya berbeda.. saya merasa tertarik dengan tempat ini.."jawab mei chan
__ADS_1
" baiklah.. mari saya antar melihat ke dalam." ucap kakek itu mempersilakan mei chan dan xiao ling masuk.
Mei chan sangat takjub melihat isi dalam nya... berbeda saat di luar tadi yang nampak kotor dan usang.. didalam sangat bersih, rapi dan terawat..mei chan tau ada alasan di balik ini semua... tanpa basa basi mei chan langsung bertanya pada kakek itu..
"kek.. apakah ini rumahmu." tanya mei chan
"iya ini rumahku.. tapi semenjak istriku telah tiada,, saya sudah tidak menempati rumah ini lagi.." ucap kakek itu dengan wajah sedih
"kenapa???" tanya mei chan
"karena banyak kenangan manis bersama dengan istri saya.. setiap hari saya hanya datang untuk membersihkannya saja.. rumah ini mengingatkan saya dengan istri saya..." ucap kakek itu
"apakah boleh saya membelinya.. saya tidak akan merubah kediaman ini.. saya akan membersihkan, merawat dan menjaga tempat ini dengan baik.. tanah yang kosong akan saya bangun untuk tempat usaha..tanpa harus mengganggu kediaman ini..bagaimana kek.."tanya mei chan
"maaf nak saya tak ingin menjual rumah ini.. bagi saya rumah ini sangatlah berharga..takkan mampu terganti dengan emas atau pun harta lainnya.."jawab kakek itu
"tidak apa nak..ini bukan salahmu.. saya memang tak ingin menjual rumah ini.. tapi saya sudah berpikir matang.."tegas kakek sambil tersenyum
" apa maksud kakek..saya tidak mengerti." tanya mei chan heran
" kakek tau kau ingin membangun usaha untuk membantu rakyat lemah dan membutuhakan..menciptakan lapangan kerja buat yang membutuhkan.."jawab kakek
Mei chan hanya terkejut mendengar perkataan kakek itu.. mei chan tak percaya bahwa kakek itu mampu membaca fikirannya..
" kenapa kakek bisa tau semua itu. "tanya xiao ling
" aku bisa tau maksud kalian sejak kalian berada di depan rumah ini tadi..aura kalian menjawab semua itu.."tegas kakek
__ADS_1
" terima kasih kek... sebab kakek sudah mengetahui semua yang saya fikirkan. "jawab mei chan
" karena itu aku tak ingin menjual rumah ini pada mu nak.."ucap kakek
" tapi kenapa kek.bukan kah kakek bisa mempunyai banyak emas bila kakek menjualnya kepada kami. "tanya xiao ling heran
" maaf kan temanku kek.. dia tak bermaksud menyinggung perasaan kakek. kami tidak memaksa.. kalau begitu kami undur diri dulu..kami ingin melihat ke tempat lain.. sampai jumpa kek.."ucap mei chan memberi salam dan langsung meninggalkan rumah kakek bersama xiao ling.
kakek yang melihat mereka pergi hanya menghela nafas berat.. karena kakek itu belum menyelesaikan ucapannya tapi mei chan dan xiao ling sudah pergi...
" tunggu nak.."ucap kakek itu menghentikan mei chan dan xiao ling.
Next...
®®®
TERIMA KASIH SUDAH MAMPIR DAN MEMBACA NOVEL AUTHOR...
JANGAN LUPA LIKE, KOMEN, DAN VOTE YA.
AUTHOR MAU UCAPIN TERIMA KASIH YANG SUDAH MENYUMBANG POIN UNTUK VOTENYA..
SEMOGA REZEKI KALIAN LANCAR DI BULAN PUASA INI...AMIN 😊😇🙏
STAY AT HOME PLEASE
JANGAN MUDIK / PULANG KAMPUNG DULU YA... JAGA SELALU KESAHATAN UNTUK PEMBACA SETIAKU.
__ADS_1
SELAMAT MENJALANKAN IBADAH PUASA RAMADHAN. 👉☝️👍🤲🙏👈😊☺️