
Mei chan yang telah selesai makan langsung pergi ke kamarnya untuk istirahat.. Yang lain juga langsung kembali ke kamarnya..
Walaupun malam nanti aksi mereka tak begitu banyak menguras tenaga tapi mei chan tak ingin lengah sedikit pun...
Mei chan sudah berbaring di ranjang nya.. Mei chan tiba-tiba teringat akan kedua orang tua dan adik nya... tapi apalah daya sekarang sudah tidak bisa bersama lagi... andai waktu bisa di putar kembali mungkin tak kan mei chan berbuat hal bodoh seperti ini...
Tiba-tiba terdengar suara ketukan dari luar jendela... mei chan yang tersadar merasa aneh karena yang lain sudah kembali ke kamarnya, lagian tidak mungkin mereka akan mengetuk jendela...dengan langkah hati-hati mei chan membuka jendela dan ternyata pria bertopeng itu lagi yang menghampiri mei chan...
"ada apa lagi kau datang kesini.."tanya mei chan
" aku sudah katakan bahwa aku pasti kembali.. "jawab pria itu dingin
Mei chan yang merasa aneh dengan sikap pria dihadapan nya ini begitu dingin sedingin es beku.. Tak seperti saat pertama kali berjumpa dulu yang begitu ramah dan genit.
" ada apa kau mencariku.."tanya mei chan acuh
" siapa tunangan mu..?"tanya pria itu lagi
" apa urusan mu menanyai hal itu.."jawab mei chan
" kau akan tau nanti.." jawab pria itu dingin
Mei chan yang mendengar jawaban dari pria asing ini cukup bingung tapi entah kenapa perasaan yang mei chan rasakan sekarang sangat dekat seakan begitu akrab..
" siapa nama tunangan mu itu.."tanya pria itu lagi
" aku tidak tau.."sahut mei chan acuh dan langsung meninggal kan pria itu tapi sayang nya tangan mei chan di tarik oleh pria itu...
mei chan cukup kaget karena posisi mei chan sudah berada di sudut tembok.. nafas mereka saling bertemu... perasaan yang mei chan rasakan sangatlah aneh... tapi mei chan mencoba mengatur nafas dan perasaan nya..
"apa mau mu sebenarnya.."kesal mei chan
" siapa tunangan mu itu.."tanya pria itu lagi
" apa kau tak ada pertanyaan lain...mau aku bertunangan dengan siapa itu bukan urusan mu.."bentak mei chan
" karena sekarang akan menjadi urusan ku.."jawab pria bertopeng
Mei chan yang sudah semakin kesal dan bingung mendorong pria bertopeng itu... tapi sayang nya... titik vital mei chan lebih dulu di kendalikan oleh pria bertopeng..
__ADS_1
" sudah lah... aku tak ingin berbelit belit..apa mau mu sebenarnya.." marah mei chan
" jangan pernah coba menghianati ku..." peringatan pria bertopeng
"apa hak mu... kau tidak ada kaitan langsung denganku.." ucap mei chan
"maka aku akan memberikan ikatan ini sebagai awal dari hubungan ini.." jawab pria bertopeng yang langsung mencium bibir mei chan... mei chan yang terkejut langsung memberontak tapi sayang nya dia tidak bisa berbuat banyak karena titik vital nya masih di kunci oleh pria itu...
Setelah selesai mencium mei chan pria itu langsung memeluk mei chan dengan erat... ada rasa nyaman saat mei chan berada di dalam pelukan pria itu... pria itu merasa sangat nyaman apalagi saat pertama kali bertemu mei chan... seperti ada daya tarik tersendiri yang mei chan pancarkan...
"aku sudah mengikat mu pada diriku... ini awal dari ikatan kita.." ucap pria itu melepaskan pelukannya
"Kau mencuri ciuman pertamaku... dasar brengsek.."marah mei chan
" sekarang kau milikku.. yang berhak menjadi tunangan mu adalah aku..." tegas pria itu..
" aku tidak mau menuruti semua perintahmu.." jawab mei chan
" terserah... yang jelas sekarang kau milik ku... aku akan datang kembali dan pasti akan menjemput mu.." ucap pria itu sambil memulihkan titik vital mei chan yang terkunci.
tanpa merasa bersalah pria itu langsung pergi meninggalkan mei chan... mei chan masih terdiam dan suasana menjadi hening...
Tiba-tiba terdengar suara ketukan pintu dari luar... mei chan langsung membuka pintu kamar dan ternyara xiao lu...
"kak.. kau tak apa-apa kan..tadi seperti kau sedang berbicara dengan seseorang." tanya xiao lu sambil melihat ke dalam kamar mei chan
"tidak... mungkin hanya perasaan mu saja.. lebih baik kembali lah kekamar mu untuk istirahat.." jawab mei chan
"baiklah kak.." ucap xiao lu sambil berlalu pergi dan mei chan kembali menutup pintu nya..
®®®
kaisar memberi tahu bahwa 2 hari lagi adalah kedatangan jendral zhang dan mei chan ke istana.... kaisar ingin menyambut calon menantu nya... walau pun kaisar sendiri tau bahwa mei chan adalah seorang yang tak berguna... tapi titah raja tak bisa di langgar..
walaupun putra mahkota dan permaisuri sendiri mendesak agar pertunangan ini dibatalkan... keputusan tetap keputusan dan tak akan di langgar sampai kedua belah pihak bersetuju agar dibatalkan...walau harus menanggung sedikit resiko nya..
®®®
Mei chan sendiri sudah siap untuk berangkat ke kediaman ayah nya yaitu jendral zhang... sedangkan yang lain masih bersiap-siap dengan pakaian dan perlengkapan yang memang harus dibawa...
__ADS_1
tak lupa mei chan membagikan sebuah cincin kepada xiao lan, xiao lu, xiao ling dan baiwan untuk menyimpan barang yang mereka ambil malam ini..
CINCIN RUANG PENYIMPANAN SIMPEL
Saat semua telah berkumpul... mei chan memberikan intruksi kepada mereka tentang tugas masing masing... mei chan juga mengingat kan agar jangan sampai terlena sedikit pun.. walau pun aksi kali ini cukup mudah tapi tidak kemungkinan kalau lengah pasti akan ketahuan...
"apa kalian sudah siap.."tanya mei chan
" kami siap"jawab mereka serentak
"bagus... ingat lah tugas kalian masing-masing... jangan kecewakan aku.." pinta mei chan
"tenang saja mei... aku akan melakukan dengan baik... tapi aku ingin membalas sedikit sakit hatiku pada para pelayan itu karena telah menyiksa dirimu dulu.." ucap xiao lan.
"baiklah... itu terserah padamu.."jawab mei chan tersenyum
" terima kasih mei."ucap xiao lan
" ya sudah mari kita berangkat.. kalau berlama lagi takut nanti siang telah datang.." ajak mei chan berlalu pergi meninggalkan rumah nya diikuti oleh yang lain nya....
***MEI CHAN
Next***....
®®®
TERIMA KASIH TELAH SELALU SETIA MENUNGGU UPDATE NYA...
JANGAN LUPA UNTUK SELALU LIKE, KOMEN DAN VOTE NYA YA...
SELALU JAGA KEBERSIHAN DAN KESEHATAN...
JANGAN LUPA UNTUK SELALU MENCUCI TANGAN DAN PAKAI MASKER SAAT KELUAR.
TERIMA KASIH SEMUA
__ADS_1
😁☺️😊☝️🤲👍🙏