
Cadar yang digunakan oleh putri selir pertama terbuka.. putra mahkota yang berhasil membuka dan melihat wajah itu sangat terkejut dan yang lain nya pun juga terkejut... Permaisuri memang benar bahwa itu bukan mei chan.. putra mahkota merasa lega bahwa dihadapan nya bukan lah putri sampah itu melainkan adik nya sendiri..
Kaisar yang kaget melihat itu bukan lah mei chan menjadi cukup marah karena merasa dipermainkan dan dihina... apalagi didepan semua orang.. kaisar yang melihat ini menjadi murka....
jendral zhang menjadi gugup dan keringat dingin karena kecerobohan dari putri selir pertama...
"apa maksud semua ini jendral zhang.."marah kaisar
" maafkan hamba yang mulia.. hamba tidak bermaksud berbohong dan menghina yang mulia.. tapi hamba punya alasan tersendiri..."jawab jendral zhang
" lalu apa alasan mu.. "geram kaisar
" maafkan hamba yang mulia.. suami hamba tidak bersalah.. ini semua ide hamba karena mei chan sedang sakit parah dan menular.. hamba tidak mau dia datang kesini dan membuat masalah bagi keluarga kerajaan.. tolong ampuni kami yang mulia.. "sujud selir pertama sambil menangis
" sudahla suamiku.. selir pertama juga sangat perhatian dan menjaga mei chan dengan baik.. dia tidak ingin membuat yang mulia malu karena itu putrinya menggantikan mei chan.."rayu permaisuri..
" tapi tidak seharusnya berbohong kan.. mei chan calon menantu ku.. bagaimana pun aku harus tau keadaan nya.. sudah la aku ingin kembali ke kamar.. jamuan malam ini cukup sampai disini.."marah dan kesal kaisar karena dibohongi walaupun ada alasan tertentu.
" salam hormat yang mulia kaisar..."ucap semua orang
Kaisar pergi diikuti oleh permaisuri dibelakang nya.. permaisuri dan pangeran mahkota merasa lega bahwa rencana nya memang berjalan lancar dan orang tersebut bukan lah mei chan..
Jendral zhang yang malu langsung pulang diikuti oleh selir pertama dan putrinya..
selir pertama merasa bersyukur karena rencana nya secara tidak langsung di bantu oleh permaisuri..
__ADS_1
®®®®~~
Mei chan kembali kekota menemui kakek yang menjaga tempat usaha nya.. dalam perjalanan mei chan berfikir untuk meletakan usaha nya agak tidak terlalu mencolok di awal nya... mei chan pun heran karena keluarga kerajaan bisa langsung ikut campur dalam rencana nya memusnakan keluarga ayah nya..
Bagaimana pun mei chan belum berpuas hati sampai dia mengetahui siapa dalang dari pembunuh ibunya..
Tanpa sadar mei chan telah sampai ke tempat tujuan nya.. dengan langkah cepat langsung menemui kakek tersebut..
Mei chan berkeliling mencari kakek itu tapi tak terlihat di semua ruangan... tiba-tiba terdengar suara alunan seruling dari arah halaman belakang...
Mei chan terus mencari sumber suara tersebut... akhirnya yang dicari oleh mei chan ketemu juga..
"kek... aku sudah keliling mencarimu... ternyata berwenang senang disini.." merenggut mei chan
" uhhh.. kakek memang tak peduli lagi padaku kan.."kesal mei chan
" baiklah.. baiklah.. maafkan kakek.. kenapa baru sekarang ingat datang kesini..."tanya kakek
" maaf kek.. urusan ku pun banyak.. bagaimana dengan bisnis kita kek.."jawab mei chan
" sudah beres semua nya.. "jawab ketua kakek
" terima kasih kek.."riang mei chan
Mei chan dan kakek pergi ke halaman depan sambil mengobrol riang gembira membahas urusan nya...
__ADS_1
MOHON MAAF SEMUA PEMBACA AUTHOR..
BARU BISA UPDATE SEKARANG KERANA AUTHOR SUDAH MULAI BERBISNIS...
MAAF BUKAN AUTHOR TIDAK PANTAU DI GRUP TAPI AUTHOR MULAI SIBUK
MAAF SERIBU KALI MAAF BUAT KALIAN YANG SUDAH LAMA MENUNGGU..
MINTA DOA NYA SUPAYA BISNIS KUE AUTHOR BERJALAN LANCAR DAN SUKSES..
BUAT KALIAN YANG MASIH SETIA TERIMA KASIH BANYAK YA..
BUAT YANG NGGAK MINAT BACA KARYA AUTHOR.. AUTHOR NGGAK PERNAH MAKSA TAPI TOLONG JANGAN MERENDAHKAN YA.. 🙅🙅🙅🙏
TERIMA KASIH SEMUA... 😊😊😁🙏
__ADS_1