
matahari sudah menunjukan cahaya nya
ayam sudah mengeluarkan suara emasnya..
pagi sudah menunjukkan waktu nya...
Mei chan yang masih mengantuk memaksakan untuk bangun dari tidur nya...
Perlahan lahan mei chan membuka mata nya.. walau terasa berat tapi mei chan harus membuka matanya...
Mei chan langsung beranjak dari kamarnya untuk mandi di sungai...mei chan mengajak xiao lan dan xiao lu sekali mandi sambil menangkap ikan untuk lauk mereka makan tengah hari nanti..
"baiwan.. hari ini pergilah kekota beli tanaman obat dan cari tau berita utama hari ini.."perintah mei chan..
"baik mei saya pergi dulu.."jawab baiwan langsung pergi.
" kak ayo kita pergi kesungai... aku sudah tidak sabar menangkap ikan."rengek xiao lu
Mei chan dan xiao lan yang melihat tingkah xiao lu hanya dapat tersenyum..mereka bertiga langsung pergi kesungai...
Di perjalanan xiao lan bertanya pada mei chan tentang perasaan nya terhadap ayahnya..
" mei maaf.. aku hanya ingin bertanya.. apa kau tidak apa-apa.. muka mu nampak murung semenjak kita pulang dari rumah ayahmu.."tanya xiao lan
" itu hanya perasaan mu saja xiao lan.. sudah la jangan berfikir yang bukan bukan.."jawab mei chan
" aku sangat mengenal mu... aku tau apa yang kau rasakan mei..aku sudah merawatmu dari kecil.. jadi semua perasaan mu bisa aku rasakan.."ucap xiao lan
" mungkin kau benar.. tapi bagaimana pun aku harus memberi mereka sedikit pelajaran.."tegas mei chan
" baiklah... aku yakin kau pasti telah memikirkan semua nya.. aku harap selepas ini kau bisa menemukan kebahagiaan mu yang hilang dulu.."senyum xiao lan.
" terimakasih karena selalu disisiku.." balas mei chan
Mereka telah sampai disungai dan langsung mandi sambil menangkap ikan..
®®®
Kediaman ayah mei chan yaitu jendral chan sudah berantakan dan semua histeris dan terkejut karena semua orang merasakan barang berharga mereka telah hilang...
Mendapat berita bahwa gudang penyimpanan sudah habis terbakar membuat ayah mei chan tambah marah, sedih, lemah dan tak tau bisa berbuat apa lagi... semua uang emas nya sudah dicuri.. barang berharga di tempat penyimpanan rahasia nya pun sudah lenyap..
selir selir, putra dan putri selir nya pun menangis dan mengamuk tak menentu karena sudah tidak memiliki apapun lagi..
__ADS_1
para pelayan dan penjaga pun merasa sedih juga karena barang merek juga ikut lenyap tanpa ada tersisa sedikit pun..
Tanpa sadar berita dari rumah kediaman ayah mei chan sudah terdengar di kota dan di istana bahkan menjadi topik utama pagi ini..
"bagaimana ini... kenapa tidak ada seorang pun yang tau siapa pencuri yang masuk.."marah selir pertama
" semua barang ku sudah habis tak tersisa.."sahut selir kedua dan ketiga
" kalian lebih baik diam.. jangan membuat kepala ku tambah pusing. "bentak ayah mei chan
" tapi ayah bagaimana kita bisa hidup kalau tidak ada uang.."rengek putri para selir..
" iya aku tak ingin hidup miskin.. "jawab selir kedua
" ibu.. lebih baik sekarang kita memikirkan caranya menangkap pencuri itu.."ucap putra selir ketiga
" tapi dimana.. kita tidak ada yang mengetahui saat dia mengambil harta dan membakar gudang makanan kita.."jawab selir kedua
" sudah... lebih baik kalian bubar.. aku akan memikirkan semua ini.."kesal ayah mei chan
Mereka yang sudah melihat jendral zhang marah langsung pergi meninggalkan nya sendiri... mereka tak ingin menjadi amukan dari jendral zhang...
" siapa yang tega membuatku jatuh begini.. aku tak memiliki musuh.. apa aku pernah menyinggung seseorang " tanya jendral zhang dalam hati
" apa guna nya kalian bekerja disini kalau menjaga tempat ini saja tidak bisa.."teriak ayah mei chan
" maaf tuan.. kami.. kami bukan tidak bisa menjaga tempat ini..tapi..tapi."jawab pengawal itu terbata bata
" tapi apa.. kalian memang tidak berguna.."marah ayah mei chan
" ampun kan kami tua... ampun.. "sujud para pengawal itu meminta ampun
Para Pelayan yang melihat kemarahan jendral zhang menjadi takut dan gemetaran.. mereka yang awalnya enggan bekerja lagi mengurungkan niat nya..karena takut akan kekejaman mantan jendral zhang ini
Jendral zhang yang masih tersulut emosi langsung kembali ke ruang kerja nya..
®®®
Pangeran ke 3 kerajaan iblis sudah lebih dulu sampai di dalam hutan gelap... tapi sudah beberapa kali keliling hutan tidak menemukan yang nama nya goa hutan gelap... pangeran ke 3 kerajaaan iblis merasa tidak salah dengar akan ucapan ayahanda nya kemaren bahwa benda pusaka itu berada di hutan gelap tepatnya di goa dasar hutan gelap..
"siall... aku sudah berkeliling tempat ini 3x tapi tidak menemukan yang kucari.."kesal pangeran ke 3.
Dengan melangkah sekali lagi untuk mengelilingi tempat ini dengan radius yang lebih luas lagi... pangeran ketiga tidak ingin kalau sampai di dahului lagi oleh saudara tiri nya..
__ADS_1
" Aku harus segera menemukan tempat itu sebelum putra mahkota mendahului ku lagi." ucap pangeran ketiga berlalu pergi
Tanpa sadar ada sepasang mata yang memperhatikan pangeran ketiga kerajaan iblis.. ya itu adalah yan cun.. goa itu sudah di segel oleh yan cun dan mei chan... hanya yang mempunyai kekuatan tinggi boleh melihat ilusi mata yang di buat oleh mei chan dan yan cun... serta bawahan mei chan yang memiliki tanda khusus yang di perbolehkan masuk ke dalam istana baru goa hutan gelap..
Yan cun yang melihat itikad jahat pangeran ketiga langsung memberi perintah pada serigala kepala dua untuk menyerang dan jangan membunuh nya.. karena mei chan pernah berpesan bahwa buata orang itu menderita dan biarkan mati dengan sendiri nya...
"maaf tuan.. ada apa memanggil kami.." tanya ketua serigala kepala dua
"buat pria baju hitam itu menderita dan jangan sampai membunuh nya.. cuku beri pelajaran yang sewajar nya.. biarkan dia mati dengan sendiri nya.." perintah yan cun
"baik tuan hamba mengerti." jawab segerombolan serigala kepala dua dan langsung pergi melaksanakan tugas nya
Yan cun yang telah menyelesaikan tugas nya langsung kembali lagi ke istana mei chan..
®®®
Baiwan yang sudah berada di kota belum mendengar kabar dari kediaman ayah mei chan... karena penasaran baiwan langsung pergi ke kediaman ayah mei chan tapi terhalang oleh orang-orang dari istana yang lebih dulu menuju ke arah rumah ayah mei chan..
karena penjagaan yang ketat dan orang sudah ramai di sekitaran rumah mei chan maka baiwan langsung kembali kepasar untuk membeli pesanan mei chan dan makan siang dulu di kedai makan...
Semua yang mei chan rencanakan sudah berjalan lancar.. semua perkiraan memang tepat pada ucapan mei chan.... tanpa sadar baiwan sudah sampai di kedai makan yang selalu di datangi dulu...
Next....
©©©®®®
***HAI SEMUA PEMBACA SETIA AUTHOR..
TERIMA KASIH SUDAH SELALU SETIA NUNGGU UPDATE NYA...
TERIMA KASIH UNTUK SELALU SEMANGAT DAN DUKUNGAN NYA...
JANGAN LUPA LIKE, KOMEN DAN VOTE YA..
MOHON MAAF KALAU ADA TERSILAP KATA DAN TULISAN...
SELALU JAGA KESEHATAN DAN KEBERSIHAN YA...
TERIMA KASIH BANYAK SEMUA PEMBACA SETIA AUTHOR...SEMOGA REZEKI KALIAN BERTAMBAH BANYAK DAN BERKAH YA...
THANKS...
😘😊🤭😍😂🙏***
__ADS_1