
Mei chan yang pura-pura tidak melihat pria bertopeng itu mulai merasa risih karena tidak juga pergi... pria bertopeng mencoba menahan rasa kesal nya karena tidak dipedulikan kedatangan nya dari tadi...
karena sudah merasa sangat kesal pria bertopeng langsung menarik tangan mei chan dan membawa nya pergi..
Mei chan yang kaget langsung memberontak.. tapi lagi dan lagi usaha mei chan gagal..
"diam lah jangan memberontak... aku akan menunjukan mu sesuatu.."ucap pria bertopeng
" kau mau bawa aku kemana.. "tanya mei chan
" lihat saja nanti. "jawab pria itu
Mei chan hanya diam di bawa oleh pria bertopeng itu... mei chan yakin kalau pria bertopeng tidak ada niat jahat...pria itu menyuruh mei chan menutup mata nya.. dan di buka saat pria bertopeng menyuruhnya..
Tak berapa lama mei chan dan pria bertopeng telah sampai di tempat yang dijanjikan pria itu...
"buka la mata mu sekarang.. lihat la disekeliling mu." ucap pria itu
Mei chan mulai membuka mata nya pelan pelan dan melihat disekeliling nya... mei chan sangat takjub dengan apa yang dilihat nya..
Sunset yang sangat indah... tanaman dan danau yang sangat cantik serta terdapat ayunan..
" bagaimana apa perasaan mu senang sekarang.."tanya pria itu
" yaa.. lumayan.. ini sungguh pemandangan yang sangat cantik.."jawab mei chan
" baguslah kalau engkau suka... "ucap pria itu
" apa tujuan mu membawa ku kesini. "tanya mei chan heran
" ini adalah tempat favorit ku.. bila perasaan ini lagi sedih, gunda aku akan melewati nya disini.."jawab pria itu
" lalu.. kenapa kau mengajakku ke tempat favorit mu. "tanya mei chan lagi
" karena kau akan menjadi masa depan ku.." cetus pria bertopeng sambil duduk di ayunan
Mei chan yang mendengar pernyataan pria itu tidak bisa menutupi rasa tersipu malu,senang, bahagia dan yang jelas reaksi dari muka nya yang semerah tomat..
"kenapa hatiku merasa senang.. apa perasaam ini tidak salah.."tanya mei chan dalam hati
__ADS_1
" tapi aku tidak ingin menjadi masa depan mu.. aku tidak mengenal dirimu.."ucap mei chan acuh tak acuh
" nanti kau juga akan mengenal diriku.. hanya menunggu waktu saja..sekarang ini adalah tempatmu.. kalau kau sedih, kecewa, dab terluka boleh datang kesini kapan pun dirimu mau.. karena rumahku juga rumahmu..."jawab pria bertopeng dan langsung menarik mei chan kepangkuan nya...
Sekarang jarak mei chan dan pria bertopeng sudah sangat dekat... mei chan tak bisa menegaskan arti dari hatinya.. dirinya menerima tapi pikiran nya menolak..
Tanpa sadar pria itu mencium bibir mei chan di bawah sunset yang indah dengan kicau kicauan burung di senja yang menyinari alam semesta...
(Ok.. sekarang biarkan mei chan dan pria bertopeng menikmati masa berdua mereka.. sekarang kita kembali ke topik kediaman ayah mei chan.)
®®®®®®®®®®®®®®®®™™™™™©©©©®
Ayah mei chan merasa bersyukur karena disaat begini pihak dari istana masih mau membantu nya... ayah mei chan mulai berfikir untuk menyudahi hukuman mei chan dan membawa nya pulang kerumah.. Walau pun sisa hukuman mei chan masih ada 3 bulan lagi.. tapi karena situasi yang tidak menguntungkan bagi ayah mei chan sekarang.. mau tidak mau mei chan harus dibawa pulang...
"penjaga.. panggil kasim zeng sekarang.."perintah ayah mei chan
" baik tuan ku. "penjaga langsung pergi sesuai perintah
Tak berapa lama kasim zeng sampai menghadap tuan nya...tanpa diduga putri selir pertama melihat kasim zeng masuk keruang kerja ayah nya dengan terburu-buru.. karena merasa curiga putri selir pertama mengikuti dan mendengarkan dari balik jendela ruang kerja ayah nya..
" saya ingin meminta saran darimu.."tanya jendral zhang
" ada apa tuan ku.. hamba akan senantiasa memberi pendapat pada tuan ku.."jawab kasim zeng
" aku ingin membawa putriku mei chan kembali dan menghapus sisa hukuman nya.. bagaimana pendapat mu. "tanya jendral zhang
Putri selir pertama sangat terkejut dengan pernyataan ayahnya.. itu sama saja menggeser kan posisi nya untuk menjadi permaisuri dari pangeran mahkota.. ini jauh lebih buruk dari harta benda nya hilang.. mau tidak mau mei chan harus tersingkirkan lebih dulu sebelum masuk istana dan harus segera memberi tahu selir pertama yang tak lain adalah ibunya...putri selir pertama langsung pergi menemui ibunya..
"maafkan hamba tuan.. tapi kalau hamba boleh tau kenapa tuan tergesa gesa mengambil keputusan.."tanya kasim zeng
" karena keadaan yang sudah kacau begini.. posisi ku sudah tidak sekuat seperti dulu.. hanya melalui pernikahan mei chan dan putra mahkota saja bisa mengembalikan kedudukan ku.. apalagi keadaan kita yang habis kerampokan ini.."tegas jendral zhang
" jadi maksud tuan.. kita harus mengeluarkan pion kita sekarang.. tapi saya rasa belum saatnya tuan."jawab kasim zeng..
" kapan lagi waktunya...saya tidak ingin kehilangan semua nya..saya mendapatkan ini semua harus mengeluarkan darah sendiri.."tanya jendral zhang
" tuan saya ada sedikit rencana.. bagaimana kalau putri mei chan tetap menghabiskan masa hukuman nya.. dan saat makan malam diistana digantikan oleh putri tuan yang lain.."jawab kasim zeng
" maksud mu bagaimana..aku tidak mengerti. "tanya jendral zhang
__ADS_1
" putri mei chan diganti oleh putri tuan yang lain untuk menutupi identitas putri mei vhan yang asli.. dengan begitu tuan tidak akan gelisah lagi... kita gunakan cadar untuk menutupi wajah si pengganti.. karena putri mei chan terkenal dengan wajah buruk rupa nya.."jawab kasim zeng tersenyum licik
" baiklah.. itu ide yang bagus.. dengan begitu posisi ku akan tetap aman..kau boleh pergi kasim zeng..masalah siapa pengganti mei chan aku sendiri yang akan menentukan nya.."ucap jendral zhang tertawa puas...
Kasim zheng memberi hormat dan berlalu pergi.. jendral zhang cukup puas dengan ide kasim kepercayaan nya... dengan begitu jendral zhang tidak perlu risau saat menghadap kaisar diistana nanti..
" istriku.. aku memang mencintaimu.. tapi kau tau aku tak ada pilihan lain lagi.."ucap jendral zhang menyeringai...
®®®®®®™™™™™©©©©©©©©©©©
Baiwan sudah membawa apa yang mei chan suruh... baiwan juga sudah mengumpulkan budak budak yang akan mei chan jadikan bawahan di organisasi nya...
Sekarang sudah saatnya menjalan kan aksi berikutnya... baiwan dengan waspada pergi ke arah hutan gelap tepatnya di ujung utara hutan gelap menemui seseorang...
"hormat hamba yang mulia... rencana yang mulia suruh sudah hamba laksanakan.. semua berjalan sesuai perkiraan yang mulia.." jawab baiwan pada orang berjubah hitam itu
"bagus.. terus awasi pergerakan mei chan tanpa sedikit kecurigaan...laporkan padaku kalau ada perubahan.." perintah seseorang berjubah hitam itu
"baik yang mulia.. hamba mohon undur diri dulu.."jawan baiwan lalu pergi.
" mei chan suatu saat nanti kita akan bertemu..nyawa harus dibayar dengan nyawa.. "jawab seseorang berjubah hitam itu
Next....
®®®®®®®®®®®®®®®
HAI SEMUA SELAMAT SIANG...
AUTHOR KEMBALI LAGI DENGAN UPDATE NYA...
SELAMAT MEMBACA YA...
JANGAN LUPA LIKE, KOMEN DAN VOTE NYA.
SELALU JAGA KESEHATAN DSN KEBERSIHAN YA...
TERIMA KASIH SUDAH SELALU DUKUNG KARYA AUTHOR...
SEMOGA KALIAN SUKA DENGAN KARYA AUTHOR YA...
TERIMA KASIH 😂😊😁☺️🙏
__ADS_1