
Baiwan yang sudah merasa lapar langsung singgah ke kedai makan langganan nya.. baiwan tak menyangka bahwa akan ramai dan bahkan menjadi pusat perhatian dari pihak istana...
Tapi baiwan merasa itu memang pantas bagi keluarga ayah mei chan... anggap saja ini sedikit pelajaran karena telah menyiksa mei chan dulu..
Akhirnya baiwan sampai di kedai makan favorit nya... kedai makan ini adalah kedai makan terbaik di dinasti yun ini..
banyak kalangan kerajaan dan tamu tamu penting yang sering singgah kesini..
baiwan pun naik ke lantai 2 tempat biasa dia sering duduk... keadaan kedai makan ini memang selalu ramai pengunjung karena harga yang cukup terjangkau dan pelayanan yang cukup baik...
"heiii apa kalian mendengar berita penting dari rumah jendral zhang." tanya pria berjenggot itu
"tidak... memang ada apa.."tanya yang lain kebingungan
" aku mendengar rumab jendral zhang dirampok... semua harta dari pelaya, penjaga sampai barang barang merah keluarga jendral zhang semua habis tanpa tersisa.." ucap pria berjenggot
" apa kau yakin.. dari mana kau mendapat berita itu."tanya salah satu warga
" benar aku tidak bohong.. tadi aku lalu di dekat rumah jendral zhang tiba-tiba..kalian mau tau apa.."tanya pria berjenggot itu
" aduh bicara saja langsung.. jangan buat kami penasaran. "marah salah satu warga yang mendengar dan terdengar suara yang heboh dirumah makan itu sekarang
" baiklah... baiklah... aku akan cerita.. dengarkan ya. "ucap pria berjenggot itu lagi
" tiba-tiba ada suara teriakan benerapa perempuan dari dalam kediaman jendral zhang... sontak saja saya dan yang lain kaget.. langsung saja kami masuk kedalam jendral zhang karena suara dari sana.. para selir jendral zhang dan putri nya yang berteriak dan mengamuk menanyakan barang berharganya.. "jelas pria berjenggot
" lalu setelah itu. "tanya baiwan
" ya semua histeris termasuk para pelayan dan penjaga rumah jendral zhang yang mengaku kehilangan barang berharga mereka.. "jawab pria berjenggot itu
kembali suasana kedai itu menjadi ramai mendengar berita tentang jendral zhang yang di rampok..
" lalu siapa pelaku nya.. apa tidak ada yang tau."baiwan kembali bertanya
" entah la belum ada yang tau... pada saat itu jendral zhang juga marah karena gudang makanan nya turut di bakar oleh pencuri itu.. bisa dikatakan sekarang jendral zhang sudah jatuh miskin.."ejek pria berjenggot itu
" apa tidak ada yang tersisa sedikit pun."tanya salah satu pengunjung
" aku tidak tau.. jelas saja semua selir, putri dan putra jendral zhang mengamuk termasuk jendral zhang yang bilang bahwa tidak ada lagi harta nya.."jawab pria berjenggot itu
" sungguh kasihan nasib jendral zhang.. dulu dia mengabaikan putri tertua nya hanya karena istrinya meninggal saat melahirkan anak nya... wajar saja dia mendapatkan balasan apalagi aku dengar para selir dan putri nya yang lain sering menyiksa putri mei chan itu.."sahut pengunjung lain
__ADS_1
Keadaan rumah makan menjadi semakin ramai dan berisik mendengar kabar dari rumah ayah mei chan...
" tuan ini hanya sedikit pelajaran dari putri mu.. kau salah bila tidak bisa menerima putri mu hanya karena sebuah kesalah pahaman.." ucap baiwan dalam hati...
Karena makanan baiwan telah sampai maka baiwan langsung makan dan setelah itu langsung kepasar membeli pesanan mei chan dan kakak nya xiao lan..
®®®
Xiao ling yang masih duduk melamun di atas pohon masih memikirkan kekuatan nya yang sudah mulai melemah karena sudah lama terkurung di goa hutan gelap..
"aku tidak boleh lemah... bagaimana aku bisa menjaga mei chan bila aku saja sudah lemag sekarang.."kesal xiao ling..
tiba-tiba telepati dari mei chan yang memanggil xiao ling membuatnya tersadar dari lamunan.
" hei xiao ling.. kau di mana sekarang.." tanya mei chan
" aku lagi menikmati angin...ada apa mei. " jawab xiao ling
" bagaimana tugasmu malam tadi...apa semua lancar." tanya mei chan
"semua sesuai rencana mei.."jawab xiao ling
" bagus lah... apa kau ingin pergi dengan ku untuk bertemu yan cun.."tanya mei chan lagi.
" baiklah.. tapi apa kau baik-baik saja."heran mei chan dengan tingkah xiao ling
" iya aku tidak apa-apa. "jawab xiao ling
" baiklah jaga dirimu.."ucap mei chan
Mei chan cukup heran dengan sikap xiao ling hari ini... tidak seperti biasa yang selalu ceria dan selalu ikut kemana pun mei chan akan pergi.. tapi tidak dengan hari ini yang terlihat lemah dan seperti ada yang di sembunyikan... tapi mei chan harus berfikir positif dan tidak ingin menuduh xiao ling yang macam-macam.
©©©©®®®®®®®®®®®®®®®®®®®®®
Ayah mei chan terkejut kedatangan orang orang dari istana... ayah mei chan tak menyangka bahwa pihak luar sudah lebih dulu mendengar kabar keadaan nya sekarang..
Mungkin dengan alasan ini bisa menunda kedatangan rombongan ayah mei chan ke istana untuk menghadap kaisar...
"salam jendral zhang.. saya ke sini di utus oleh kaisar untuk membagikan sedikit emas, kain serta keperluan makanan untuk anda dan keluarga.."ucap kasim itu
" terima kasih banyak katakan kepada kaisar.. saya memang sangat membutuhkan.."jawab jendral zhang
__ADS_1
" baiklah... pesan kaisar tadi dia akan membantu apa yang anda butuhkan karena sebentar lagi putri mei chan akan menikah dengan putra mahkota.. jadi sudah sewajarnya kaisar ikut membantu.. "ucap kasim itu lagi
" baiklah.. tolong sampaikan ucapan terima kasih saya.. semoga kaisar panjang umur 1000 tahun lagi.."balas jendral zhang sambil berlutut..
Barang barang dari istana sudah di turunkan di aula depan... sekarang rombongan istana sudah pergi... para selir dan putri jendral zhang yang mendengar dan melihat hadiah dari istana menjadi senang dan juga sedih karena hadiah itu hanya dibagikan karena alasan pernikahan mei chan putri sampah itu..
"ibu.. aku tidak ingin mei chan menikah dengan putra mahkota.."rengek putri selir pertama
" sudah lah.. nanti kita bahas....sekarang kita pikirkan siapa pencuri itu.."marah selir pertama
Putri selir pertama merasa kesal pada ibunya karena tidak menghiraukan apa yang dikatakan... putri selir pertama langsung kembali kediaman nya diikuti oleh pelayan nya...
®®®®®®®®©©©©©©©®®®
Mei chan yang sudah bersiap-siap pergi menemui yan cun dikejutkan oleh kedatangan pria bertopeng...
MEI CHAN
Mei chan yang melihat pria bertopeng enggan meladeni nya.. karena kejadian ciuman itu membuat mei chan marah, kesal, dan malu..
pria bertopeng yang merasa di cueki menahan rasa kesal nya... pria itu masih setia menunggu mei chan duduk di jendela...
Mei chan masih pura-pura tak melihat... karena sudah merasa kesal pria bertopeng itu langsung...
Next....
®®®®®®®©©©©®©©°°°°°°°°
HAI SEMUA PEMBACA SETIA AUTHOR.. TERIMA KASIH SUDAH SELALU SETIA UPDATE NYA..
TERIMA KASIH JUGA UNTUK YANG SELALU LIKE, KOMEN DAN VOTE NYA YA...
SELALU JAGA KESEHATAN DAN KEBERSIHAN YA...
HARI INI HARI SPESIAL BAGI HIDUP AUTHOR DAN SUAMI....
MINTA DOA NYA YANG BAIK-BAIK YA...
TERIMA KASIH SEMUA...
__ADS_1
🤭☺️😊😘😚🤗❤️🙏