
Mei chan masih melamun akan pria misterius itu... ada perasaan malu, kesal,marah semua bercampur aduk...tiba-tiba terdengar suara kegaduhan dari halaman luar.. mei chan langsung lari dan mencari sumber suara itu..
Tak lupa mei chan memakai cadar khas miliknya...
mei chan terkejut karena melihat halaman depan sudah hancur dan berantakan.. ada sekelompok pria berpakaian hitam sekitar 15 orang...
Mei chan melihat xiao lu sudah terkepung.. salah satu dari mereka melempar pedang ke arah xiao lu tapi untung saja baiwan tepat waktu dan berhasil menangkis pedang itu...
baiwan yang melihat xiao lu sudah terkepung membantu xiao lu dengan sigap...
"cepat katakan mana yang bernama mei chan si putri sampah itu."tanya salah seorang pria itu
" ada keperluan apa dan apa tujuan kalian.." balas baiwan
" jangan banyak bicara.. cepat tunjukan saja." bentak pria itu lagi.
" ada apa kalian mencariku..siapa yang mengutus kalian." ucap mei chan dingin
" hahahha ternyata benar kalau dia buruk rupa.. lihat memakai cadar..gosip itu memang benar adanya.."ejek pria itu diikuti tawa dari yang lainnya
" tua bangka.. jangan banyak bicara... akan ku bunuh kau.."marah xiao lu dan langsung menyerang mereka
Baiwan yang melihat xiao lu sudah maju tak ingin tinggal diam saja.. baiwan langsung menyerang 5 orang yang ada dihadapannya..
Xiao lan yang baru pulang dari sungai sudah mendengar suara ribut dari jauh.. karena itu dia langsung cepat cepat pulang.. benar saja suara itu berasal dari rumahnya...
Xiao lu yang lengah akhirnya tersungkur di ujung pohon dan langsung saja xiao lan datang menolong xiao lu...Baiwan yang melihat adiknya di perlakukan begitu menjadi sangat marah dan langsung saja menyerang mereka dengan membabi buta...
Banyak darah yang keluar dari mulut xiao lu...mei chan yang melihat xiao lu sudah lemah menyuruh xiao lan membawa masuk kedalam agar lebih aman.. sedangkan baiwan sudah terkepung...
Mei chan langsung membantu baiwan yang sudah terkepung dalam 8 orang... mei chan yang sudah cukup kesal langsung menyerang para kelompok pria tersebut... suara pedang berbunyi sangat kuat dang bising...
Mei chan sendiri sudah lama tidak menjatuhkan darah segar lagi.. bukan mei chan yang meminta tapi mereka lah yang menghantar nyawa mereka sendiri...
Tak butuh waktu lama untuk mei chan menyelesaikan permainan ini... dari 15 orang sekarang hanya tersisa 5 orang saja... sebagian sudah habis di tangan mei chan...
Ketua kelompok pembunuh itu tak menyangka bahwa mei chan yang di anggap lemah dan tidak ada kultivasi sama sekali bisa mengalahkan bawahannya dalam waktu satu menit saja... tak seperti gosip yang beredar selama ini... tapi ketua pempunuh itu tak merasa gentar karena dia masih memiliki bawahan yang kuat dan dirinya pun cukup kuat...
"apa kau sudah melihat semua ini.. bawahan mu sudah aku lenyapkan... aku akan memberimu kesempatan asal.." ucap mei chan menyeringai
"asal apa... kau jangan sombong.. aku tidak butuh belas kasih darimu seorang putri sampah dan tidak berguna.. kau hanya bisa menang karena dibantu oleh teman mu.." ejek pria itu
__ADS_1
"baiklah... aku sudah baik menawarkan syarat padamu... tapi kau begitu sombong..kita belum tau siapa yang kalah atau menang.."jawab mei chan
" sudahlah... lebih baik kita membunuh mereka semua mei..tak perlu berbaik hati pada anjing seperti mereka.."ucap baiwan yang mampu menyulut amarah para pembunuh itu...
"serang..."perintah ketua pempunuh itu...
Para pembunuh itu langsung menyerang mei chan dan baiwan...sudah banyak darah segar tercecer kesana kemari... mereka belum tau bahwa mei chan cukup kejam tapi belum di tunjukan sisi asli dari mei chan sendiri...
Dari balik pohon pria bertopeng dan 2 pengawalnya melihat pertarungan dari tadi.. tapi 2 pengawal pria bertopeng heran denga tuannya...
"kenapa dengan tuan ku ini..apa dia tidak ingin menolong gadisnya itu." batin pengawal 2
"tuan apa kau tak ingin menolong gadis mu itu." tanya pengawal 1
"tidak perlu...dia bisa mengatasi itu.."ucap pria bertopeng melihat aksi gadis nya
Mereka bingung dengan tingkah tuannya.. padahal situasi lagi genting tapi tuannya masih bisa bersantai...
®®®®
Baiwan telah mengalahkan bawahan ketua pembunuh itu... sekarang hanya tersisa ketua pembunuhnya saja... ketua pembunuh tak percaya bahwa anak buahnya telah mati semua... tubuhnya cukup gemetar tapi dia tak ingin menunjukan kalau dia takut..
"bagaimana pak tua... apa kau menyerah.." ejek mei chan
"padahal aku ingin melepaskan mu.. asal kau mau mengatakan siapa yang mengirimu dan apa tujuan mu.." ucap mei chan menyeringai
"hahahaa kau pikir aku bodoh... mana mungkin kau melepaskan aku begitu saja.." jawab pria itu menahan sakit
"itu terserah padamu.. tapi dalam 5 menit kau tak ingin berbicara maka tubuhmu akan terbakar menjadi abu..apa kau tak ingin penawar itu.." ucap mei chan
"apa maksudmu...kenapa dada ku terasa sakit dan panas wanita ******.."marah pria itu
" aku sudah menaburkan racun di bajumu tadi.. jadi itu sebabnya kau merasa sakit..cepatlah waktumu tidak lama.." ketawa mei chan
" ahhh... dasar brengsek..aku akan membunuhmu sekarang juga.."teriak pria itu menuju mei chan tapi sayangnya dia terjatuh dan tidak dapat berdiri..
" mei aku rasa dia tidak akan berbicara.."sahut baiwan
" ini sangat sakit.. berikan aku penawarnya.." rintih pria itu kesakitan
©©©
__ADS_1
" tak ku sangka... tenyata gadisku cukup kejam.. ini menarik.."ucap pria bertopeng
" benar... aku tak menyangka bahwa dia bisa menggunakan racun api..apalagi penawarnya sangat sulit ditemui.."ucap pengawal 2
"lebih baik kita lihat saja pertunjukan selanjutnya..."jawab pria bertopeng
®®®
Mei chan masih bersantai menunggu jawaban dari pria pembunuh itu...mei chan tak mengerti kenapa ada orang yang tau tempat ini... padahal ayahnya merahasiakan tempat pengasingan mei chan.. atau apa ini kiriman dari ayahnya lagi...
"cepat katakan... siapa yang menyuruhmu.." bentak baiwan
"baiklah aku akan mengatakan.. tapi tolong beri aku penawarnya dulu.."ucap pria itu.
" tidak bisa... kau harus mengatakan dulu. " ucap baiwan
Mei chan langsung mengeluarka botol kecil dan melemparkan kepada pembunuh itu..
tanpa ragu pria itu langsung meminum habis tanpa tersisa sedikit pun..
" Mei kenapa kau memberinya.. dia belum mengatakan lagi..." ucap baiwan kesal
" sekarang kau sudah dapat penawarnya.. siapa yang menyuruhmu.." tanya mei chan
"yang mengirimku adalah tunanganmu..dia ingin kau mati dan tidak menggangu hidupnya lagi.."jawab pria itu sedikit gemetar
" tunangan ku... siapa??? "tanya mei chan..
Pria bertopeng dan 2 pengawalnya terkejut mendengar bahwa gadis pujaan hati tuan nya sudah bertunangan... 2 pengawal itu melihat muka tuannya yang sudah dingin sedingin es.. tak seperti awal awal tadi yang masih santai...
Next....
®®®
TERIMA KASIH SUDAH SELALU SETIA NUNGGU UPDATE NYA...
JANGAN LUPA UNTUK SELALU LIKE, KOMEN DAN VOTE YA...
STAY AT HOME PLEASE..
SELALU JAGA KESEHATAN DAN KEBERSIHAN YA...
__ADS_1
TERIMA KASIH BANYAK ATAS DUKUNGANNYA...
☺️😊😁👍🙏