
Setelah Sinta melihat Tino sang kekasih atau pacar dan berkata didalam hatinya.pacarnya melihat dia dibelakang,yang sudah membawa kan makanan dan minuman.
Tino menghampiri nya dan berkata kepada sinta:"aduh,sayang kenapa harus repot repot membuat ini.tapi tidak masalah kalau kamu sudah membuatkannya untukku".
Sinta hanya tersenyum dan berkata kembali kepada Tino:"Hem iya sayang.kenapa sayang nunggu diluar,masuklah dan nikmati makanan dan minuman yang kubuat untukmu sayang".
"Hem,iya sayang tapi tadi sayang saya tadi nyari angin biar enak saja gitu menghirup udara segar".jawab Tino dengan alasannya untuk tidak melukai hati sang kekasih.
"Oh, yaudah tapi makanannya aku taruh kedalam yah.jangan lupa dimakan,sayang makanan nya tidak dimakan dengan habis". kata Sinta kembali kepada pacarnya.
"Hem iya sayang.yaudah Ayuk masuk biar kita berbincang kedalam karena disini dingin dan juga tidak enak mengajak ngobrol diluar". jawab Tino kembali terhadap sang kekasihnya.
"Okelah sayang,aku tunggu didalam jangan lupa yah habisin makanan nya dan aku ingin mengajak kesuatu tempat dimana kamu akan melihat nya sendiri.sebelum kamu mengetahui kebenaran nya". kata Sinta sambil memengang tangan Tino.
Terjadi sesuatu menganehkan kembali.ia melihat ada setan bergelantungan didekat pohon Sinta.
__ADS_1
Tino heran dan menatapnya dengan jelas.apakah benar ada setan di pohon tersebut.
Tino diam sebentar dan pacarnya datang kembali dan menepuk bahu Tino:"hey,sayang kenapa belum masuk.ayuk masuk karena makanannya akan dingin sebentar lagi".
"Ah,, iya maaf sayang tadi aku melihat setan disana.tapi yaudah lupakan mungkin penglihatan aku yang bermasalah". jawab Tino sambil terkejut atas tepukkan bahu yang diberikan pacarnya.
Pacarnya diem dan tidak berkata apa-apa lagi dan ia hanya bilang terhadap pacarnya:"hooh,mungkin kamu salah liat.yaudah jangan cerita disini.kita masuk saja dan berkata banyak hal didalam sayang".
Tino hanya mengangguk saja dan masuk mengikutin pacarnya sambil melihat kebelakang yang ia lihat tadi.
Pacarnya pun duduk dan Tino hanya melihat dirinya menatapin dia sambil tersenyum lebar.
Tino hanya diam dan tersenyum kembali agar pacarnya tidak merasakan apa-apa yang ia rasakan disini.
.........
__ADS_1
Setelah semua selesai makan dan minum mereka berdua.
pacarnya memengang tangan Tino dan berkata:"karena hujan sudah berhenti. Ayuk ikut aku dan aku akan memberikan hadiah yang indah di sini".
Tino tidak mengatakan apa-apa, lalu ia mengikuti pacarnya dan Sinta pun menunjukkan sebuah pelangi indah yang begitu menerangi danau yang begitu bersih dan enak dipandang.
Tino merasa bahagia,lalu Sinta menyelendok dibahunya Tino agar ia dapat merasakan hawa romantis begitu sempurna dan indah.
Langit-langit indah dan bersinar setelah adanya pelangi yang mengikuti hati mereka berdua...
Setelah itu Sinta mengambil air danau setitik dan menyelintikkan airnya kemuka Tino agar Tino tidak melamun dan bermain bersama dengan Sinta.
Sinta pun berkata kepada Tino:"ini tempat dimana aku merasakan kebahagian yang luar biasa.ini tempat aku tinggal didalam hutan dan melewati makam yang sangat menyeramkan".
Tino menatapnya dan memeluk Sinta dan berkata:"saya sangat beruntung bisa bertemu dengan kamu sayang".
__ADS_1
:)