
Tino kebangun dan ia melihat teriakan Riri dari kamarnya,lalu ia bertanya:"hey,kamu kenapa berteriak tengah malam gini,ada apa Riri?".
Riri menghela nafas panjang panjang dan berkata:"A-aku,tadi bermimpi tentang bahwa ada seorang wanita mengikuti pun tapi ia sangat sangat mencintaimu,lalu ia datang kehadiran mu karena ia menginginkan pembalasan dendam terhadap ayahmu,setelah wanita itu melakukannya ia akan menikah dengan mu dan ia tidak hidup di dunia ini selamanya.karena ia adalah seorang makhluk alam lain yang mengincar mu untuk pembalasan dendam terhadap ayah mu".
Tino terdiam mendengar perkataan Riri,lalu ia mendekati Riri dan ketawa karena itu hanya sebuah mimpi belaka yang gk akan terjadi.
Riri pun hanya membuang mukanya dan Riri berkata dengan nada besar:"Kamu kalau ketawa itu jangan samaku.aku tidak suka menertawakan mimpiku sendiri,ini cerita yang sebernanya akan terjadi padamu"..
Tino pun menjawabnya:"Iyalah-iyalah saya percaya terhadap mu.yasudah aku mau tidur malas mendengar cerita kamu yang hanya menakut nakutin aku saja". dengan menjawab menahan ketawa
"Yaudah,sana ngapain masih disini.aku tidak suka kamu disini,dibilangin tetap tidak percaya". jawab Riri dengan membuang muka.
Tino pun pergi ke kamar untuk beristirahat dengan indah.
Tino tidur sambil berpikir sejenak:"apakah benar uang dikatakan Riri itu benar, tetapi firasatku merasa bahwa itu benar???". sambil meletakkan tangannya di jidatnya.
__ADS_1
Beberapa menit ia memikirkan Tino pun tertidur dengan lelap dan tertidur dengan baik.
....
Pagi pun tiba,Tino terbangun dan ia segera menuju ke kamar mandi untuk mandi dan menyiapkan dirinya untuk pergi kerumahnya.
Riri melihat itu,kemudian ia menyiapkan makanan buat Tino agar ia segera berangkat kerumah nya dengan cepat.
Setelah Tino mempersiapkan dirinya,kemudian ia menuju kedapur untuk menyapa Riri yang menyediakan makanan
Riri pun melihat nya dan menahan senyum agar terlihat tidak peduli dan cuek.
Riri pun menyapa kembali dan berkata:"iya selamat pagi juga Tino,ini sarapan mu makanlah supaya kamu kesana tidak kelaparan dan ada energi yang kamu serap".
"Oke siap nyonya dirumah yang begitu peduli terhadap diriku dan terima kasih telah memberikan tempat tinggal untuk beberapa hari ini sayang. ha-ha-ha".
__ADS_1
sambil memberikan nada ketawa.
"Aduh,kenapa kamu sangat menganehkan hari ini.kamu memanggil ku sayang dan sebagiannya". jawab Riri sambil menahan salting.
"Masa,kamu tuh keliatan salting terhadap diriku.makanya,kamu tuh jangan baper sayang". kata Tino dengan duduk untuk serapan.
"Dih,siapa yang baper kamu saja yang baper sama perkataan mu sendiri,yasudah aku mau ke kamar mandi buat mandi,bye". jawab Riri dengan nada sok cool.
Tino memperhatikannya dengan baik dan Riri hanya melihat nya dengan sinis dan ia bertanya:"lah,kenapa kamu menatap ku dengan begitu menawan.ada apakah dirimu?".
"Kenapa emang nya sayang,saya hanya menatap mu tidak mendekati mu.kenapa kamu yang salting terhadap tatapan ku". kata Tino dengan baik.
"Ya sukamulah,saya tidak akan memperdulikan kamu menatap ku kemana.yaudah aku mau ke kamar mandi".
jawab Riri dengan meninggalkan dapur dan ingin menuju ke kamar mandi
__ADS_1