
Setelah Sinta kembali masuk ke dalam rumahnya.Tino mengintip wanita itu yaitu Sinta dengan baik.
ia pun berpikir sejenak dan pergi untuk melihat situasi di dalam lalu ia keluar dengan jalan terbirit-birit.
Setelah Tino,keluar dari rumah itu. ia kemudian lari dan menuju keluar untuk pergi dari rumah Sinta tersebut.
Ia menghidupkan sepeda motornya kembali dan sepeda motornya menyala kembali dengan baik.kemudian,Tino naik ke kesepeda motor lalu ia menancap gas.
Dari belakang Sinta melihatnya dan mengetahuinya dari perasaan nya.
Lalu Sinta berkata dengan suara kecil:"Kamu milikku,tetapi setelah kamu mengetahui nya akan kubuat kamu hilang ingatan akan kejadian ini,Tunggu saja nanti sayang.hi-hi-hi".
...
Beberapa jam setelah Tino ingin sampe kerumahnya,tiba tiba ada mobil yang menghampiri nya dan membuat ia terjatuh yang mengakibatkan luka parah.
Mobil yang menabrak kereta Tino adalah kekasihnya.
__ADS_1
Sinta melihatnya dia tergelatak dan ia pergi dengan wujud tidak nampak.
Ada seseorang wanita muda menghampirinya dan ia pun membawa Tino kerumahnya dengan mengobatinya.
Beberapa detik,
akhirnya Tino terbangun dengan sedikit pusing,ia melihat ada wanita yang mengobati kakinya dan ia pun memengang kepalanya yang telah diobati.
wanita itu melihatnya dan bertanya:"bagaimana keadaan anda?".
Tino melihatnya dan ia berkata:"saya baik,tapi dimana aku sekarang? saya ingin kembali kerumah saya,tolong bawa saya kembali kerumah saya".
"Baiklah,lalu siapakah namamu.bagaimana anda menemui saya?". kata Tino dengan heran
"Perkenalkan nama saya Riri.saya menemui anda tergeletak dijalanan dan saya membawa anda kerumah saya untuk saya obati". Jawab Riri dengan baik
"Baiklah nona Riri,apakah kamu memiliki kekasih?". Kata Tino dengan menatap nya
__ADS_1
"Ke-kekasih,saya tidak memiliki kekasih.kenapa anda bertanya tanya tentang kekasihku?". Kata Riri
"Saya hanya bertanya,kenapa nona Riri sangat tertekan sekali jika saya bertanya seperti itu?". kata Tino
"Begini,saya sangat trauma terhadap pacar saya karena ia membuat saya menjadi sengsara begini.sekali lagi jangan menyebutkan pacar saya atau kekasih". jawab wanita itu dengan sedikit sedih
"Maaf yah,saya tidak tahu.ya baiklah saya tidak akan menyebut nya lagi,saya ingin istirahat agar kepala saya tidak pusing kembali". Kata Tino
"Oh iya,tidurlah dan istirahat.saya akan menyediakan sesuatu untuk besok.kamu tidur saja dengan tenang,semoga lekas cepat sembuh dan bisa kembali kerumah kamu". kata Riri dengan memberikan bantal kepada Tino.
"Oh iya saya lupa nama saya Tino,salam kenal yah". kata Tino dengan mengulurkan tangannya
"Iya salam kenal juga Tino atau saya panggil mas Tino?". sambil mengulurkan tangannya kembali
"Terserah kamu saja,saya mengikuti katamu.baiklah saya izin istirahat sementara agar kepalaku membaik dan lukaku tidak terjadi infeksi". kata Tino dengan meletakkan kepalanya ke bantal.
Riri hanya tersenyum, kemudian ia pergi dan menuju ke dapur untuk menyiapkan makanan besoknya dengan baik.
__ADS_1
Riri pun masuk ke kamarnya dan tidur...
Tiba tiba Riri bermimpi sesuatu yang menyeramkan yang membuat Riri berteriak dengan kencang tentang cowok yaitu Tino.