Kekasih Pilihanku

Kekasih Pilihanku
1


__ADS_3

"selamat siang nona" tutur salah staf kerjanya


tak ada jawaban ataupun respon dari cia xin xin atau yang mereka kenal dengan grace renattan dengan wajah datarnya. dan menuju lift vip miliknya. dan memencet nomor 8 untuk menuju kantornya.


ting... lift itu pun terbuka dan secara spontan pria yang memakai topi merah itu menabraknya dan membuat grace terjatuh dan tertimpa pria itu. dan pintu lift yang tertutup


lift ini hanya untuk orang penting dan untuk tamu special bagi grace.


michel yang tercengang melihat grace yang ada didepannya saat ini yang hanya berjarak 5 senti membuat ia takjub akan grace wajah yang mulus dan putih. membuat michel tak henti memandangnya


" apa yang kau lihat... " kedua tangan grace dorongnya


michel yang terdorong jauh dari grace membuat ia terhenti memandang grace.


" maaf nona saya terburu buru"


" lalu apa tujuanmu kesini dan siapa kau "


" saya hanya mengatar bunga kiriman lois weber. " michel yang terkejut dengan perkataan yang baru saja ia ucap membuat ia gugup,lalu lift terbuka membuat ia bergegas gegas meninggalkan grace


grace yang sebelumnya jarang tersenyum kini ia tersenyum tipis melihat pria itu gugup dan meninggalkannya begitu saja. "dasar pria bodoh." titah grace yang kembali ke lantai 8


" nona hari ini jam 1 siang ada pertemuan klein dari kota B " xiao xiao yang selalu memberitahukan jadwal grace.


" okeh..."

__ADS_1


xiao yang menggaruk kepalanya yang tidak gatal,karena ia heran selama ia bekerja disini tak pernah nona menjawab okeh.


grace yang membuka pintu kantornya melihat buket bunga mawar merah yang cerah dan segar.


grace yang awalnya penasaran siapa yang terus mengirimkan bunga kepadanya selama ini tak ada yang pernah berhasil mengirimkan barang sampai di meja nya namun bunga ini selalu berhasil sampai. karena saat kirim atau pun pesanan itu sampai selalu xiao yang menaganinya . namun kali ini buket ini bisa berhasil sampai dimejanya. akhir ia tahu bahwa itu lois si playboy yang dulu sekampusnya dengannya. setelah ia membacanya kartu yang terselip diantara bunga bunga tersebut.


" bunga mawar merah seperti diri mu yang mempesona "


diujung kanan surat tertulis "pengemar rahasiamu"


grace sudag terbiasa dengan kiriman bunga atau pun barang branded lainnya. karna itu sudah pasti para pria hidung belang, yang ingin memikatnya supaya bisa bekerja sama dengan perusahaan miliknya.


 


tok...


tok...


tok...


 


"nona ini ada dokumen tahun lalu yang nona cari" xiao yang berdiri tegap di hadapan grace


melihat lihat dari lembar satu ke lembar lainnya, diam dan matanya yang tampak tajam menatap data dokumen itu.

__ADS_1


" jam berapa tadi kau datang "


" jam... 7 nona seperti biasa " jawab xiao yang gugup.


" kau yakin "


" yakin nona " jawab xiao yang semakin gugup


" ya sudah silakan kau siapakan materi untuk saya bahas dengan klein "


huft.... untuk... aja nona gak marah , kalau marah bisa bisa aku di pecat. monolog xiao xiao di meja kerjanya dan segala menyiapkan materi.


aneh... kenapa pria itu bisa masuk kekantor ini padahal xiao selalu pagi sampai dikantor ini. jika xiao berbobong... itu tidak mungkin karna xiao sangat culun. grace yang tak ingin mencurigai xiao akhirnya ia membuka cttv di kantornya dan melihat xiao yang datang jam kurang dari jam 7dan memberekan ruangannya dan pukul 8.45 pria itu tampak keluar dari lift dan membawa buket bunga sambil menoleh ke kanan dan ke kiri.dan bersembunyi dibalik tiang balok itu dan mengintip-intip berselang beberapa menit lama ia pun berlari2 namun ia terjatuh dilantai yang licin kemudian berdiri kembali berjalan dengan pelahan menyelinap keruangan,setelah melihat situasi sudah aman dan xiao pergi ke dapur kantor menyiapkan teh hanggat . pria itu tampak mengambil kertas kecil berwarna merah, menulis dan menyelipkan kartu itu di antara bunga. dan bergegas membuka pintu dengan kecil dan lagi lagi ia mengintip. dan ia pun berlari menuju lift yang barusan ia naikin dan menabrak grace.


grace yang melihat tingakah pria itu dan kembali tersenyum tipis karna tak bisa menahan tawa.


grace yang sudah menemui kliennya, ia pun berjalan menuju pakiran yang ada di pinggiran jalan.


" hallo "


" hallo Achin... sayang kau sedang apa " tanya mama padaku


" enggak ngapain ngapain kok mah... kenapa "


" nona ingin membeli bunga mawar ini " tanya pria itu yang menawarkan bunga

__ADS_1


" kau... si brengsek itukan yang menyelinap kekantor saya " tebak grace


__ADS_2