
bruk... pukulan yang sangat kuat dari Jian tepat di ujung bibir kiri Michel.
Michel yang mendapatkan pukulan jian yang tiba tiba membuatnya tak bisa mengelak Michel merasakan cairan merah yang mengalir keluar di bibirnya. Michel yang mendapatkan pukulan itu membuat ia heran dan membalas pukulan Jian dan menghantamnya berkali kali dengan tangan yang berisi dibagian wajah dan perut Jian.
Akiong sesekali menatap keributan Maikai dan Jian,
menurut Akiong jika perkelahian yang mereka lakukan itu tak akan menyelesaikan masalah mereka.
piang...
vas bunga kesayangan Akiong pecah begitu saja. Jian mengambil sisa pecahan kemudian menodongkan ke arah wajah Michel walaupun tergores Michel mampu menangkap tangan Jian, tangan Jian terus memberontak namun percuma kini kedua tangan susah ditahan oleh Michel dan wajahnya menempel lantai.
" Grace ambilkan tali... " suara Michel yang ngos ngosan.
Michel mengikat erat tangan Jian.
" Hei anak muda.. kau tak tak malu.." ucap Akiong menepuk nepuk pipi Jian
Grace menelpon polisi.
Grace membuat perjanjian dengan Jian dan keluarganya supaya tidak mengganggu ketenangan keluarga Garce dan Michel. jika itu terjadi maka Jian ataupun keluarganya mesti tertahan dibalik jeruji besi.
Jian pun menandatangani perjanjian itu begitu pula ibunya yang tampak kecewa akan perilaku putra tunggalnya.
__ADS_1
" ha... akhirnya... si Jian heng gak gangguin aku lagi " Grace yang membuka lebar kedua tangannya.
" iya grace... akhirnya " Michel ikut senang
kini Michel menancapkan gas pergi dari kantor polisi dan menuju rumah Akiong
Diam diam Grace mencuri pandang Michel yang sedang menyetir. Pandangan grace terhenti saat ia melihat wajah Michel yang masih ada bercak darah dibibir dan wajahnya yang tergores.
" Michel hentikan mobilnya " nada datar Grace.
membuat Michel takut dan gugup. apa tadi aku lakukan? mati aku kalau grace sekarang marah dan turunin aku di jalan sepi kek gini.
Michel menghentikan mobil , diam tak berani menatap Grace.
Grace menyalakan lampu mobil
michel pun seketika memalingkan wajahnya di hadapan Grace.
" kamu itu yah... sok jago banget sih... mao berantem tapi liat muka kamu jadi lebam dan berdarahkan kek gitu. " Grace yang mengoceh dan bawel seperti ibu" yang marah kalau anaknya nakal.
membuat Michel teringat sosok ibunya.Michel benar" tak bisa menahan rasa rindu air mata itu mengalir begitu saja dan membasahi pipi, dan goresan luka diwajahnya.
Grace sibuk membuka laci mencari kotak p3k di mobil nya. ia melirik sekilas Michel yang menangis tanpa sebab. membuat Grace bingung.
__ADS_1
" kamu kenapa kok nangis " tanya grace lembut.
hiks...tarikan napas yang panjang dan mengeluarkannya perlahan kemudian menghapus pipinya secepat mungkin. namun tetap saja Michel tak bisa menghentikan tangisnya... namun semakin membuatnya terus menangis. kini ia benar" terlihat sangat lemah dihadapan Grace.
Grace mencoba menenangkan Michel yang terus menangis dengan memeluknya dan membiarkan pria itu menangis.
" terima kasih " bisik Michel
" oke... udah selesai nangis "
" udah "
Grace biasa tampak dingin kini mengelapi wajah Michel dengan lembut kemudian mengobati luka wajah di Michel dengan serius.
Michel terus memandang Grace yang cantik. apalagi jika diingat kejadian tadi sore dan perhatian Grace. membuat Michel bingung.
apa ini sebuah sandiwara atau nyata?
" hei Michel hei "
" i.. Grace kenapa "
" kamu kenapa tadi mendadak nangis? "
__ADS_1
" oh... itu.. tadi aku liat kamu omelin aku bikin aku keinget ibu aku yang terbaring koma dirumah sakit "
"