
akhirnya sore ini michel dan grace telah sampai dirumah mama zhen , michel yang memakai baju pilihan garce membuat ia berpakaian santai tetapi tak menghilangkan ketampanan michel , layaknya seorang model.
michel yang sudah mulai melancarkan actingnya dengan membukakan pintu mobil grace bagaikan tuan putri yang di jemput oleh sang pangeran.
zhen yang mendengar suara mobil yang persis mobil grace, membuat ia menintip di balik golden jendela. zhen yang tampak terkejut melihat anak semata wayangnya itu untuk pertama kalinya membawa pria kerumah keluarga cia. " papa " bisik zhen pada suaminya dengan melambaikan tangannya. akhiong akhirnya jalan kearah zhen. " kenapa " tanya akhiong
zhen hanya memberi aba aba pada suaminya untuk melihat dibalik golden kaca.
akhiong tampak senang melihat xin xin (garce) menggandeng pria bertubuh atletis, wajah yang tampan,jalan menuju pintu utama rumah keluarga cia. membuat akhiong semakin memperkuat tekatnya untuk menjadikan pria itu sebagai calon menantunya.
ting...tong...
ting... tong...
ting... tong...
zhen yang membuka pintu dan disambut dengan michel dengan ramah,
" selamat sore tante " salam michel dengan senyum yang manis,
membuat zhen membalas senyum , zhen kembali menatap xin xin (grace) yang ikut tersenyum.
" mama, papa dimana " senyum palsu dari grace dan memeluk mamanya
" papa ada di dalam ayo masuk " tutur zhen
" xin xin... anak kesayangan papa "
grace yang lari menuju tempat khiong duduk, melepaskan gandengan michel.
__ADS_1
" grace jangan lari lari " ucap michel yang perhatian
grace memeluk ayahnya sangat lama, entah mengapa air mata grace membasahi pipinya.
yang grace rasakan saat ini entah harus bahagia atau sedih. bahagia karna bertemu dengan orangtuanya . atau sedih karna berbohong kepada mereka.
" grace kenapa kok nangis udah.... cup cup..cup " ucap akhiong
grace yang melepaskan pelukan papanya dan menghapus pipinya yang basah.
" hei anak muda kau apakan putri ku hingga ia datang padaku dan menangis terseduh seduh " ucap akhiong yang khawatir
" sa...saya hanya menggandeng saja " jawab michel yang polos dan gugup
grace mendengar pun tersenyum tipis melihat gugupnya michel. sedangkan akhiong yang tak henti memandangi grace yang tersenyum tipis, senyuman yang tak pernah akhiong lihat sejak dulu. " mungkin ini memang jodoh xin " guman akhiong dalam hati
" gou hian ching paman bisa memanggil saya dengan michel "
" maikai , nama yang aneh..."
michel yang tak ingin papa salah panggil. karna itu arti " maikai " itu " membelinya ". michel yang ingin membenarkan namanya kepada papa garce.
grace diam diam mencubit lengan michel membuat michel terkejut dan memandang grace. akhirnya michel pun mengerti maksud dari cubitan grace
" tapi jika paman ingin memanggil ahian juga tidak masalah " ucap michel yang keringat dingin
" saya rasa ahian itu sudah biasa, jadi saya memanggil kamu maikai " ucap akhiong dengan santai
michel hanya bisa pasrah mendengarnya.
__ADS_1
" xin apa hubungan mu dengan maikai ? " tanya akiong yang duduk berdampingan dengan zhen dengan serius.
grace yang menggenggam tangan michel dan menarik michel duduk disampinhnya. entah mengapa greca merasakan gugup saat ia menggenggam tangan michelnya besar itu dan begitu pula michelnya detak jantungnya tak henti degup kencang membuat wajah mereka merah bersamaan.
" pa... ma... sebenarnya aku dan michel sudah resmi menjadi pasangan kekasih (pacaran).
akhiong yang tampak senang mendengar kabar baik itu. lain halnya zhen yang tampak tak suka mendengar kabar baik itu sebagai kabar buruk karna ia ingin menjodohkan garce pada anak temannya.
" apa pekerjaanmu " ucap zhen yang meremehkan michel
" saya bekerja sebagai desain bunga diacara acara besar " ucap michel
" ha... pekerjaan apa itu tak sepadan dengan grace " ucap zhen
grace yang melihat mamanya yang keterlaluan dengan ucap yang tak sepantasnya.
" mah... kami saling mencintai jadi stop menghakimi michle " tegas grace yang membela michel entah mengapa grace tak ingin jika kekasih kontraknya dihina
" kamu... yah... udah berani ngebantah mama " ucap zhen yanb marah pada grace
"udah mah... udah itu pilihan xin xin kita tidak bisa melarangnya xin xin udah dewasa sudah bisa menentukan apa yang terbaik untuknya." bujuk akhiong
" xin xin ingin udah dewasa mah... apa yang terjadi biar xin yang menjalaninya "ucap grace
" tante paman saya berjanji akan menjag grace dengan baik takkan membuatnya bahagia " ucap michel dengan tekun dan memeluk grace dengan erat yang tengah menangis di pelukanya.begitu pula grace yang membalas pelukan michel. tanpa grace sadari michel mengecup kening grace.
grace merasakan nyaman di pelukan michel. begitu pula dengan michel yang memeluk garce, michel bisa merasakan garce yang biasanya nya tampak angkuh dan bahagia dengan apa yang ia miliki sekarang memiliki kesedihan yang amat mendalam.
aduh... seru gak... cerita grace dan michel jangan lupa komen , like dan kasih rating nya. dan kasih tip biar aku makin semangat ngeupload
__ADS_1