Kenangan Manis

Kenangan Manis
Episode delapan belas (18)


__ADS_3

Axsa terdiam dengan perkataan kak rival


"ajak bicara randy" pikir axsa


Dan axsa pun teringat sesuatu


"Yaampun randy, aku lupa gak bilang kalo aku balik sama kak rival" bicara sendiri axsa


lalu axsa mengambil telepon nya yang tergeletak ditempat tidur dan langsung menelpon randy, namun randy tak kunjung mengangkat telepon miliknya


Axsa lalu menaruh teleponnya berpikir bahwa nanti malam baru akan ia telepon lagi


Axsa pun turun dari kamar menghampiri papah ridho untuk mengetahui bagaimana kondisinya


"Pah gimana? apa kata dokter?" tanya axsa pada papahnya yang sedang duduk disofa


"Alhamdulillah gak ada apa-apa yang bahaya" jawab papah ridho


Mamah tantri pun bertanya pada axsa


"Kok kamu masih pake seragam sekolah si? habis dimana? baru pulang?" tanya mamah tantri


"Habis main, yaudah aku mau mandi dulu deh" jawab axsa


"Langsung turun ya sa bantuin mamah masak terus kita makan sama-sama" ucap mamah tantri


"(Mengangguk)" axsa


Axsa pun naik keatas kamar, lalu ia mandi, selesai mandi ia pun kembali menelpon randy


"Maaf nomor yang anda tuju sedang tidak aktif atau berada diluar jangkauan"


Ternyata randy lagi-lagi tak mengangkat teleponnya


"Ihh tadi gak diangkat sekarang gak aktif" kesal axsa


Axsa pun turun kebawah untuk membantu mamah tantri masak dan berlanjut makan malam


Saat dimeja makan


"Kak rival kemana?" tanya axsa


"Pulang" jawab kak vera


"Kenapa?" tanya axsa


"Apanya yang kenapa?" tanya axsa


"Kenapa pulang" jawab axsa


"Ditelepon om arman" kata axsa


"Ohh" ucap axsa


Mereka pun selesai makan, axsa dan papah ridho duduk disofa lalu menonton televisi sedangkan kak vera pergi masuk kedalam kamarnya dan mamah tantri membantu bi lela membereskan piring yang ada dimeja makan


"Gimana sekolahnya?" tanya papah ridho


"Baik pah" jawab axsa


"Bagus deh, besok pulang sekolah bantuin mamah beresin toko mamah baru mau buka toko lagi " suruh papah ridho


"Iya pah, papah besok mau kerja emang?" tanya axsa


"Niatnya gitu , tapi dilarang mamah kamu" jawab papah ridho


"Ya kalo belum sehat mah jangan pah" kata axsa


"Udah kok udah sehat, tapi kata mamah kamu nanti aja minggu depan" ucap papah ridho


"Yang penting sembuh aja dulu pah" kata axsa


"Iya sayang" kata papah ridho


"Papah udah minum obat?" tanya axsa


"Belum" jawab papah ridho


"Mau axsa ambilin?" tanya axsa


"Boleh" jawab papah ridho

__ADS_1


"Tunggu ya pah" bilang axaa


Axsa pun mengambil obat dan air untuk papah ridho


Malam hari pun tiba


Axsa terbaring lelah dikamarnya sambil memeluk guling dan meneteskan air mata


Tak lama handphone nya berbunyi , ya randy yang menelepon nya


"Hai" kata axsa


"Kenapa nangis?" tanya randy


"(Axsa mengusap air matanya) kelilipan tadi" jawab axsa


"Tidur nya dijalan emang?" gurau randy


"Hehehe" tertawa axsa


"Aduh aku laper" kata randy


"Makan lah" suruh axsa


"Pengen nya disuapin" kata randy


"Sama?" tanya axsa


"Pacar ku" jawab randy


"Hehehe, ran" kata axsa


"Apa?" tanya randy


"Maaf ya tadi aku pulang duluan gak ngasih tau kamu" kata axsa


"Aku tutup dulu telepon nya" ucap randy


"Kok ditutup? kamu marah sama aku?" tanya axsa


"Assalamualaikum" jawab randy


Randy pun menutup telepon nya


Axsa duduk diteras rumah menunggu randy menjemput nya namun ia tak kunjung datang , axsa masuk kedalam rumah lalu mengetuk pintu kamar kak vera


"Tokk..tok...tok..."


"Kak kak kak anterin axsa" teriak axsa


"Kenapa sa?" tanya mamah tantri


"Kakak belum bangun ya mah?" tanya lagi axsa


"Belum kayanya, kenapa?" tanya mamah tantri


"Axsa mau minta anterin kesekolah" jawab axsa


"Mau dianterin papah?" tanya papah ridho


Tanya papah ridho tiba-tiba


"Gak usah , sama kak vera aja" jawab axsa


"Kakak bangun anterin sekolahhhh" teriak axsa


"Ketok yang kenceng" ucap papah ridho


"Vera bangun sayang anterin adenya , dia kebiasaan kalo gak ada kuliah pagi suka bangun siang" kata mamah tantri


"Kak..kakak...kak vera" teriak axsa


Kak vera pun bangun lalu membuka pintu


"Apasi? ganggu orang tidur aja" tanya kak vera


Kak vera lalu kembali berbaring ditempat tidurnya


"Kak bangun (menarik tangan kak vera) anterik axsa" ucap axsa


"Kunci dilaci, bawa sendiri aku baru tidur tadi jam 5 (lima)" kata kak vera

__ADS_1


"Lagian siapa suruh begadang" ucap axsa


Axsa pun mengambil kunci itu


"Axsa berangkat" teriak axsa


Axsa pun mengenakan mobil kak vera


Axsa pun sampai disekolahan lalu ada putri dan hilda di parkiran seta adist, rara dan ifi . disana juga ada randy, roky dan tedi seta yang lainnya


"Siapa nih bawa mobil?" kata rara


"Orang kaya pasti" ucap ifi


Axsa pun turun dari mobil


"Wihhh" kata beberapa anak lelaki


"Hah si axsa" ucap adist


"Axsa" teriak putri


Randy hanya melihat nya sambil tersenyum


"Hei" axsa pergi menghampiri nya


"Kamu bisa bawa mobil?" tanya hilda


"Mobil kamu bagus banget" kata putri


"Mobil nya bagus" ucap seorang murid perempuan yang lewat


"Ada apa si kok pada aneh banget?" bingung axsa


"Baru kamu yang sekolah disini bawa mobil" jawab putri


"Oh ya terus gimana? boleh gak nih?" kaget axsa


"Boleh lah sa" ucap hilda


"So kaya banget si , sekolah itu tempatnya cari ilmu bukan cari muka" teriak adist


Axsa pun hendak menghampiri adist namun dicegah oleh hilda dan putri


"Ehh (memegang tangan axsa) udah sa gak usah diladenin orang gila" ucap hilda


Mereka pun berjalan ke arah kelas , axsa pun menceritakan kejadian ditaman itu pada putri dan hilda


"Gila ya kaya gak punya otak mereka" ucap hilda


"Gak ngerti" ucap axsa


"Sabar ya sa" peluk putri


"Ahhhh" kata axsa


Hilda pun ikut memeluk axsa


Bel pun berbunyi bertanda istirahat , axsa merapihkan bukunya


"Sa mau beli apa?" tanya hilda


"Apa ya?" bingung axsa


"Beli somay yu?" ajak putri


"Boleh" kata axsa


Mereka pun hendak pergi ke kantin tiba-tiba datang seorang guru


"Selamat siang anak-anak" ucap seorang guru itu


"Siang bu" jawab semua murid


"Ibu mau ngasih informasi besok kalian kan udah ujian praktek jadi besok yang belum bayar uang praktek tolong bawa uang nya ya" kata ibu guru itu


"Iyah bu" jawab semua murid


"Ini suratnya (menaruh dimeja guru) ambil satu orang satu kasih ke orang tua , yaudah kalo gitu boleh istirahat" kata guru itu


Murid-murid itu pun bergantian mengambil surat itu, begitupun axsa hilda dan putri ia mengambilnya lalu memasukkan nya ke saku rok lalu mereka berjalan menuju kantin

__ADS_1


~Tunggu Kelanjutannya~


__ADS_2