Kenangan Manis

Kenangan Manis
Episode dua puluh empat (24)


__ADS_3

Mamah tantri berbicara


"Tara" kata mamah tantri menaruh kue yang dibuatnya dimeja makan


"Wihhh" axsa


"Apa?" kata kak vera


"Cobain sa cobain, ver sini cobain" suruh mamah tantri


"Mana?" kata kak vera sambil bangun menghampiri


"Buat ditoko mah?" tanya axsa sambil mengambil satu potong kue


"Iya, versi baru nih" jawab mamah tantri


"Dalemnya apa?" tanya kak vera sambil memakan kue itu


"Cobain" kata mamah tantri


Axsa dan kak vera pun menggigitnya


"Mmmm, keju sama coklat" kata axsa


"Enak banget si parah" kata kak vera


"Pada serius gak nih? kalo enak mamah besok mau beli bahan kue nya terus mau bikin deh" ucap mamah tantri


"Enak kok, apa lagi sicoklat sama kejunya meleleh gini" jawab axsa


"Kayanya, biar gak polos putih banget gini dua (2) kali open deh mah yang terakhir kasih kuning telur supaya ada warna kuning gitu kaya nastar , tapi kan nastar bulet ini mah panjang, cuma biar ada warnanya si" kata kak vera


"Pinter anak mamah" kata mamah tantri sambil mengarahkan ibu jari ke kening kak vera


"Hehe" axsa


"Iya dong anak siapa dulu" kata kak vera


"Papah ridho" kata papah ridho tiba-tiba


Papah ridho keluar dari kamarnya


"Eh pah cobain nih kue" kata mamah tantri


"Udah mateng?" tanya papah ridho


"Udah" jawab mamah tantri


Setelah habis makanannya axsa berdiri hendak menaruh piring


"Kok papah datang udahan makannya?" tanya papah ridho pada axsa


"Udah dari tadi pah" jawab axsa


Papah ridho pun duduk dan memakan kue buatan mamah tantri, sedangkan axsa menaruh piring dicucian piring lalu kembali ke meja makan


"Enak ada asin sama manis nya dan pas banget rasanya" kata papah ridho memuji kue buatan mamah


"Besok mau beli bahan kue deh" kata mamah tantri bilang kepada papah ridho


"Papah kan kerja? mau dianter?" tanya papah ridho


"Gak usah, takutnya lama soalnya kan harus cari-cari dulu bahan baru" kata mamah tantri


"(Mengangguk)" papah ridho


Axsa pun duduk kembali


"Mah kenapa gak bikin tester aja, masukin ke plastik kecil aja isinya satu (1) jadi setiap pembeli dikasih satu (1) biar cuma bisa nyicip aja, jadi besok udah rame peminatnya" kata axsa


"Bener tuh" kata kak vera


"Iya yah biar pada tau rasanya, tapi kan cuma buat sedikit" kata mamah tantri


"Tapi kan cukup kalo dibuat satu-satu mah" kata axsa


"Bantuin yah" pinta mamah tantri


"Siap bosku" jawab axsa


Mamah tantri pun pergi ke dapur dan kembali membawa semua kue yang tadi dibuatnya


"Beli plastik dulu dong" kata mamah tantri


"Kak" kata axsa


"Kamu nyuruh aku?" tanya kak vera


"Iyah" jawab axsa


"Kan kamu yang punya ide, kamu lah" kata kak vera


"Eh kok berantem" kata papah ridho


"Yaudah axsa beli dulu ke warung, uangnya mana?" tanya axsa


"Nih" kata mamah tantri memberikan uangnya


Axsa pun bangun dan pergi ke arah luar rumah untuk membeli plastik


Saat axsa membuka gerbang rumah ternyata tak lama randy datang


"Mau kemana? malem-malem" tanya randy


"Kok kamu kesini?" tanya axsa


"Gak boleh nih jadi?" tanya randy


"Boleh, kok gak bilang dulu aja" kata axsa

__ADS_1


"Mau kemana?" tanya randy


"Ke warung" jawab axsa


"Ayo , aku anter" kata randy


"Deket" jawab axsa


"Yaudah tunggu" kata randy


Randy pun turun dari motornya dan mendorong motornya masuk kedalam gerbang yang dibuka axsa


"Ayo" kata randy


Randy kembali ke axsa dan mengantarnya ke warung


Sebelum mereka pergi ada lampu mobil dari jauh lalu berhenti didepan mereka


"Siapa?" tanya randy


"Gak tau" jawab axsa


Lalu turun seorang lelaki


"Hai sa (bersalaman pada axsa)" ucap lelaki itu


"Eh kirain siapa" jawab axsa


"(Menatap randy)" lelaki itu


"Eh kenalin ka randy, pacar axsa" kata axsa


"Reno (memberikan tangannnya)" kata kak reno


"Randy (memberikan tangannnya)" jawab randy


"Kalian mau kemana?" tanya kak reno


"Ke warung, aku kesana ya ka" kata axsa


"Iyah" jawab kak reno


Axsa dan randy pun pergi meninggalkan kak reno, kak reno pun masuk kedalam rumah


"Siapa tadi?" tanya randy


"Kak reno" jawab axsa


"Maksud aku siapa kamu?" kata randy


"Dia itu pacar nya kak vera" jawab axsa


"Berarti itu calon Kakak ipar aku juga ya?" kata randy


"Ihhh" kata axsa


"Hahahaha" tertawa randy


"Kok mobilnya udah gak ada ya?" kata axsa


"Didalem kali" jawab randy


"Mana muat randy pratama" kata axsa


"Bisa aja dikantongin sama kak vera biar yang punya mobil sama mobilnya gak ilang" kata randy


"Hahahaha" tertawa randy


Randy pun diam diteras


"Masuk aja ayo" ajak axsa


Randy pun ikut masuk kedalam rumah axsa


"Assalamualaikum" ucap randy


"Waalaikumsalam" jawab papah ridho dan mamah tantri


Randy pun bersalaman kepada mereka


"Main ran?" tanya papah ridho


"Iyah " jawab randy


"Duduk sini" kata papah ridho


Randy pun duduk dimeja makan itu


"Mah bukannya tadi ada kak reno?" tanya axsa


"Iya, ngajak kak vera keluar" jawab mamah tantri


"Ohh" kata axsa


Axsa pun duduk disamping randy


"Cobain deh" memberikan kue tadi


Randy pun mengambil kuenya


"Enak bikinan siapa? kamu?" tanya randy


"Bukan, mamah" jawab axsa


"Enak nih mah" kata randy


"Makasih" jawab mamah tantri


Axsa pun mengambil satu kue dan masukan ke plastik

__ADS_1


"Nutup nya pake apa ya?" tanya axsa


"Buat apa?" tanya randy


"Tester" jawab axsa


"Coba cari steples" ucap mamah tantri


Axsa pun bangun dan mencari nya dilaci


"Biar randy bantuin" kata randy


"Kamu lanjut kuliah atau kerja ran?" tanya mamah tantri


"Kuliah" jawab randy


"Dimana?" tanya papah ridho


"Belum tau juga si" jawab randy


"Mah gak ada isinya" ucap axsa menghampiri semuanya


"Pake apa dong?" bingung mamah tantri


"Gatau" jawab axsa


"Pake lilin aja" kata randy


"Gimana?" tanya axsa


"Ada lilin sama korek?" tanya axsa


"Ada dilaci, ambil na" suruh mamah tantri


Axsa pun mengambilnya dan menaruh nya dimeja


Randy pun mengambilnya lalu menghidupkan lilin dengan korek


"Coba sini satu" kata randy sambil meminta bungkus kue


"Nih" memberikan nya axsa


Randy pun melipat plastik tadi sedikit dan garis lipatan nya dibakar sedikit dan pelan-pelan sambil ditekan-tekan


"Nih gimana?" kata randy memberikan ke mamah tantri


"Nah bagus bisa" jawab mamah tantri


"Yaudah axsa sama randy yang nutup yang masuk jin kue nya biar mamah sama papah" kata mamah tantri


"Iya sini" kata axsa


Mereka pun menyelesaikannya


"Alhamdulillah selesai" ucap mamah tantri


"Axsa diluar ya mah" kata axsa


"Iya, makasih ya ran" jawab mamah tantri


"Sama-sama , randy permisi kedepan ya mah" izin randy


"Iyah" jawab mamah tantri


"Bawa minuman sa" kata papah ridho


"Ini (sambil memegang satu cangkir teh)" jawab axsa


Axsa pun menyusul randy ketera rumah


"Minum dulu" kata axsa


"Makasih" ucap randy


"Kamu udah ada rencana mau kuliah dimana?" tanya axsa


"Belum, kalo kamu?" tanya randy


"Disuruh ditempat nya kak vera sama papah" jawab axsa


"Udah pasti disana?" tanya randy


"Pasti si kayanya , soalnya udah disuruh gitu mah" jawab axsa


"Gak bisa nolak ya?" kata randy


"Iyah" jawab axsa


Mereka pun berbincang-bincang sampai akhirnya randy harus pulang kerumahnya


"Assalamualaikum" ucap randy


"Walikumsalam" jawab axsa


Randy pun pergi dari rumah axsa, axsa pun masuk kedalam rumahnya


Axsa menaruh cangkir tadi dan naik ke kamarnya lalu ia berbaring


"Tring"


Pesan dari randy


"Selamat tidur, besok adalah awal dari akhirnya pembelajaran karena besok bukan lagi belajar tetapi praktek nyata dalam kehidupan, semoga kamu bisa mengejar apa yang kamu impikan. aminn"


Axsa tersenyum atas pesan randy tadi


"Tumben , bisa semasuk akal ini" kata axsa bicara sendiri


Axsa pun lalu tidur

__ADS_1


~Tunggu Kelanjutannya~


__ADS_2