kesalahan terbesar (takemichi)

kesalahan terbesar (takemichi)
01.perjanjian


__ADS_3

...*...


...*...


...*...


...mulai...


terlihat di atas sebuah gedung tua, seorang pemuda dengan Surai pirang dan mata yang berwarna biru lautnya yang terang, sedang di sibukkan dengan sebuah gampar yang ia gambar di atas lantai gedung tersebut


pemuda itu juga disulitkan karna tepaksa harus menggunakan tangan kirinya untuk membuat sebuah gambar di lantai tersebut, di karenakan tangan kanannya yang sedang terluaka


dengan bersusah payah dan dengan waktu yang tidak sedikit ia menggambar di sana, coretan demi coretan, lekukan demi lekukan, dan sebuah tulisan yang ia buat dengan bahasa yang aneh


dirinya benar-benar akan gila karna coretan itu yang sangat rumit, ia sudah bersusah payah hanya menyelesaikan hal tersebut seorang diri dikarenakan tidak akan mungkin dirinya meminta bantuan orang lain untuk melakukan hal tersebut.


waktu berjalan begitu saja dan terlihat sebuah gambar, atau bisa dikatakan sebagai sebuah lingkaran sihir yang besar dan memang terlihat tidak mungkin untuk digambar dengan tangan manusia biasa


''asik..... akhirnya jadi juga.... tangan kiri ku benar-benar sudah sangat sakit karena terus dipaksa untuk bekerja....yah... sekarang tinggal di bagian terakhirnya'' ucap pemuda tersebut, dan saat pemuda itu hendak mengambil sebilah pisau cutter yang berada di sakunya tiba-tiba ponselnya berdering


dan pada akhirnya pemuda itu memilih untuk mengangkat telepon tersebut terlebih dahulu, dikarenakan telepon tersebut dari temanya yang bernama chifuyu, dan jika dirinya tidak segera mengangkat telepon tersebut atau membiarkannya lebih lama lagi takutnya temanya tersebut akan berfikir yang aneh aneh

__ADS_1


[ takemichi kau di mana ? bukankah seharusnya kau masih berada di rumah sakit....di mana kau?.... Hinata memberitahu ku kau sudah pergi dari rumah sakit lebih dari seminggu yang lalu....ke apa kau tidak memberi tahu ku?] .chifuyu.


ucap orang bernama chifuyu, di dalam telefon sedangkan pemuda dengan Surai pirang itu hanya terus mendengarkan ocehan temanya dengan wajah yang malas


[ diam lah chifuyu kau sangat berisik! jika kau ingin tahu aku di mana....aku sedang di suatu tempat dan sedang melakukan tugas ku] ucap pemuda berambut pirang yang tidak lain adalah takemichi


[apa diam kata mu....setelah kekacawan yang kau buat kau menyuruhku diam?....sekarang katakan dimana kau! aku kan kesana !!] ucap chifuyu dalam telefon


[tidak bisa.... aku tidak akan memberitahu mu....tapi tenang saja masalah itu.....tentang Mikey aku akan mengurusnya sendiri..... bukankah kau marah karna aku kembali kemasalalu dan menyebabkan draken mati, ...... tenang saja aku akan bertanggung jawab] ucap takemichi dengan santai


[oi jangan bodoh kau takemichi... dimana kau berada sekarang .....katakan padaku!...dimana kau sekarang? oi take-] namun sebelum chifuyu menyelesaikan ucapannya takemichi langsung saja mematikan telepon tersebut


"kau benar-benar sangat mengganggu......bisakah kau diam dan biarkan aku saja yang melakukan segalanya...... sialan apa kau tahu aku juga sangat membencimu setelah apa yang kau katakan..... chifuyu sialan" den karna emosi setelah mengatakan hal tersebut takemichi langsung membanting hp nya agar chifuyu tidak menggangunya lagi


dan saat dirinya berdiri di tengah-tengah lingkaran tersebut ia juga mulai membuka semua perban yang menempel di tangannya


dan tanpa ancang ancang ia langsung mengarahkan cutter tersebut ke tangan kanannya dari bagian siku yang lalu ia mengarahkan cutter itu ke bawah menuju telapak tangannya dan berhasil membuat tangannya robek


takemichi meringis kesakitan karna luka yang dibuat sengaja oleh dirinya sendiri itu, walaupun rasanya memang menyakitkan akan tetapi ia tetap mencoba untuk tetap tenang dan membiarkan darahnya membasahi coretan yang ia buat di lantai


"atas nama hanagaki takemichi, aku memanggil mu, datanglah padaku wahai mahluk alam bawah, tunjukan aku kekuasaan mu, tunjukan padaku kekuatan mu, biarkan aku memanggil mu atas nama kontrak perjanjian darah, datanglah dan kabulkan keinginan ku" setelah mengucapkan mantra tersebut tiba tiba keluar sebuah asal hitam yang tebal menyelimuti tubuh takemichi

__ADS_1


dan setelah itu terdengar suara seseorang yang tengah tertawa


"hahaha hahaha hahaha....... hey bocah apa kau memanggilku..... aku tidak tau kalau diriku mahluk yang agung ini dapat di panggil oleh bocah yang lemah seperti dirimu.....apa?... kenapa kau memanggil ku?..... apa kau ingin memberikan jiwa kecil mu pada ku hahahahahahahahaha" ucap suara tanpa wujud tersebut


"TIDAK....aku memanggil mu bukan untuk memberikan jiwaku, tetapi aku ingin kau membuat sebuah perjanjian dengan ku" ucap takemichi tegas


"aku ingin jadi kuat.....aku ingin jadi kuat agar aku bisa mengalahkannya......jika aku bisa mengalahkannya, aku bisa membawanya kembali,....berilah aku kemampuan untuk bertarung dan mengalahkannya!!!!" lanjut takemichi dengan suara lantangnya


"hahaha hahaha hahaha apa kau bercanda? kau sebenarnya menaruh otak mu di mana ?, apa sekarang otak manusia di simpan di lututnya, kenapa kau sangat bego...... kau ingin membawa seseorang ke jalan yang benar tapi kau meminta bantuan bada seorang iblis" ucap suara tersebut


"aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan, hanya ini satu-satunya jalan terakhir yang aku punya " ucap takemichi


"apa yang akan kau berikan pada ku sebagai balasannya " tiba tiba seorang wanita cantik berada di hadapan takemichi, dia lah sosok iblis yang takemichi


"aku.....apa yang kau inginkan aku Kakan melakukan apapun yang kau perintahkan , akan ku berikan jiwaku jika kau mau!!!" ucap takemichi meyakinkan


"aku tidak memerlukan jiwa setengah matang seperti mu,.....tapi kalau begitu.....berikan aku kemampuan time travel yang dewa berikan padamu....setelah itu aku akan membantu mu mengalahkan Sano manjiro" ucap wanita cantik yang berdiri di hadapan takemichi


...*...


...*...

__ADS_1


...*...


...***TBC***...


__ADS_2