kesalahan terbesar (takemichi)

kesalahan terbesar (takemichi)
perpisahan?


__ADS_3

...*...


...*...


...*...


...mulai...


malam tahun baru


23:22


pada saat itu di dalam sebuah mobil terlihat takemichi dan taiju yang sedang menuju ke tempat di mana mereka bisa melihat kembang api


taiju selalu mencoba untuk memulai percakapan akan tetapi takemichi hanya menjawab seadanya saja dan tidak memiliki tujuan untuk memiliki obrolan panjang dengan taiju


"ada apa sebenarnya dengan dirimu sialan?, jika ada masalah dengan ku bicaralah, kau selalu saja membuatku pusing setiap saat"


kesal taiju


namun setelah kesekian kalinya taiju di acuhkan oleh takemichi jelas ia kesal, marah dan juga bingung


tapi pada saat ini dia benar-benar sudah sangat muak dengan takemichi yang memang selalu bertingkah egois, dan jika ia pikir-pikir lagi mengapa ia selalu memberikan apa yang takemichi inginkan


dan mengapa takemichi yang selalu bertingkah angkuh di depannya dan seolah-olah taiju hanyalah babu bagi takemichi


taiju sangat muak dengan takemichi saat ini, jika keinginan takemichi tidak takemichi dapatkan kenapa dirinya harus menderita, kenapa harus dia? walau memang iya takemichi yang menyelamatkan dirinya dan juga keluarganya


tapi bisakah takemichi bersikap seolah ia adalah raja bagi taiju?


taiju bekerja siang dan malam, ia memberikan tempat tinggal untuk takemichi, ia mengurus dan ia juga memberikan apa yang takemichi inginkan


dia benar-benar menjaga dan mengurus takemichi, ia hidup bersama takemichi dan disaat taiju mulai tumbuh menjadi seorang pria, takemichi ia tidak berubah sama sekali dari penampilan maupun fisiknya


takemichi tetap menjadi anak yang berusia 16 tahun, ia pernah bertanya apa yang sebenarnya terjadi, bahkan ia pernah bertanya takemichi yang sekarang ia lihat adalah manusia atau bukan, ia bertanya apakah takemichi sebenarnya masih hidup?


ia selalu bertanya-tanya siapa sebenarnya orang yang bersamanya.......

__ADS_1


"takemichi aku sudah muak, setidaknya bicaralah, apa yang terjadi padamu ?.......


jika itu karena hanma, aku akan lakukan apa saja agar dia tidak pernah menemui mu lagi"


ucap taiju berusaha menenangkan pikirannya


namun sepertinya takemichi benar-benar tidak berniat untuk menjawab pertanyaan tersebut dan jelas membuat taiju sangat marah taiju lalu memarkirkan mobil mereka di di pinggir jalan


''OKE TERSERAH KAU SAJA BRENGSEK......AKU BENAR-BENAR SUDAH MUAK DENGAN MU, AKU TIDAK TAHU KAU SEBENARNYA APA DAN SIAPA, KAU BERWUJUD TAKEMICHI TAPI YANG PASTI KAU TIDAK SEPERTI DIA, KAU INI MAHLUK APA?, AKU SUDAH LELAH DENGAN MU DAN TERUS-TERUSAN MELAKUKAN APA YANG KAU INGINKAN, SETIDAKNYA KATAKAN SESUATU TENTANG MU SIAPA SEBENARNYA DIRIMU?'' marah taiju pada takemichi


taiju sangat bingung apa yang harus ia lakukan, ia tidak pernah mengungkit soal ini karena ia percaya bahwa orang yang berada di dekatnya ini adalah takemichi


tapi pikirannya sekarang mulai goyah, ada banyak yang tidak ia ketahui, orang yang bersamanya selama ini bersamanya sangat berbeda


''taiju apa kau memang se'ingin tahu itu tentang apa yang terjadi padaku dan apakah aku benar-benar takemichi ?'' tanya takemichi


''tentu saja pada saat kita bertemu kembali kau tidak pernah berkata apapun padaku setidaknya karena kita sudah lama tinggal bersama beritahu aku, jangan buat kepercayaan ku menjadi sebuah mainan untukmu, sebenarnya kau ini apa?'' tanya taiju yang langsung mengarahkan pandangannya ke arah takemichi


dan setelah itu takemichi menatap taiju dengan serius dan dengan mata yang sedu


lalu berkata


ia tau mungkin taiju juga tidak bisa selalu hidup dengannya,i a tidak bisa terus-terusan bergantung hidup pada taiju cepat atau lambat ia harus pergi


dan taiju juga terlihat tidak mengharapkan dirinya terus hidup dengannya, ia tidak bisa terus mempersulit taiju dengan hadirnya dirinya


''aku takemichi,....... aku sebenarnya sudah mati '' setelah itu takemichi menceritakan semua yang ia lalui pada taiju, setidaknya mungkin ini bisa menjadi bayaran untuk taiju karena telah merawatnya selama ini


ia menceritakan hanya bagian tentang ia yang menukarkan apa yang ia punya dengan sosok lain dan ia juga berkata kalau yang terjadi di tempat pembuangan kereta itu benar, itu bukan kecelakaan


takemichi menukarkan nyawa orang orang demi kekuatan dan masa depan teman-temannya


lalu dengan mahluk yang lainya yang bisa mengabulkan keinginannya untuk melihat teman-teman, dengan cara menghidupkan takemichi kembali dan sebagai bayarannya adalah kemampuan time travel yang ia miliki


''tapi yang aku tidak tahu ia juga mengambil sisa umurku, ia berkata ia akan menghidupkan ku dan bukan berarti aku bisa hidup seutuhnya,'' ucap akhir takemichi dan lalu mencoba membuka sabuk pengaman yang berada di tubuhnya, ia membuka pintu dan hendak untuk pergi


tiba-tiba tangan taiju menghentikannya

__ADS_1


''kau akan kemana ?'' tanya taiju


takemichi melepaskan tangan taiju dan ia berdiri di ambang pintu mobil yang terbuka lalu ia berkata


''ini akhir pertemuan kita, terima kasih atas semua yang kau berikan padaku, aku tidak bisa membalas kebaikanmu, seperti yang aku katakan saat kita pertama kali bertemu sesudah aku mati saat itu aku hanya ingin melihat teman-teman ku untuk bahagia, dan sekarang itu sudah terpenuhi


terimakasih sudah mau menerimaku, terimakasih telah mau mendaftar ceritaku, terimakasih kau sudah mau membantuku,


aku sebenarnya tidak pernah mau mengatakan ini sebenarnya, tapi taiju selamat tahun baru'' takemichi lalu menutup pintu mobil dan bergegas pergi dari sana


taiju tentu saja langsung keluar dari mobil dan mencoba untuk mengejarnya


namun hal itu terjadi tanpa di bayangkan


disaat takemichi yang hendak menyebrang jalan......sebuah mobil melaju ke arahnya dan lalu menabraknya, hal itu terjadi di depan mata taiju yang mencoba mengejar takemichi


jalan sangat licin pada saat itu, dan walaupun mobil itu mencoba berhenti dan mengerem mendadak kejadian ini tidak mungkin juga bisa di hindari


karena benturan yang sangat keras tubuh takemichi langsung Terbanting jauh, dengan darah yang menyertai di sekujur tubuhnya


dan tepat waktu itu suara kembang api terdengar, banyak kembang api yang langsung meluncur ke udara untuk merayakan tahun baru dan akan di mulainya hari-hari baru


taiju mendekat ke arah takemichi, ia jatuh terduduk di dekat takemichi, ia mencoba tetap sadar dengan apa yang terjadi di depan matanya


ia mulai mengarahkan tangannya untuk menyentuh takemichi, dan saat ia kembali melihat tangannya darah takemichi menempel ditangannya


benda cair merah kental itu sangat jelas terlihat olehnya, itu benar-benar darah


taiju hanya bisa terduduk, memeluk tubuh takemichi yang benar-benar sudah dingin


kembang api yang merayakan tahun baru sekaligus merayakan kematian takemichi untuk yang kedua kalinya


...*...


...*...


...*...

__ADS_1


...***TBC***...


__ADS_2