Kesatria Sihir Hitam Putih

Kesatria Sihir Hitam Putih
pengenalan dan memulai pertarungan


__ADS_3

Pada suatu hari, di planet Arion lahirlah seorang bayi laki-laki yang di dalam tubuhnya terdapat kekuatan sihir kegelapan (kehancuran) dan cahaya (penciptaan), kelahiran bayi itu menciptakan sebuah gerhana Matahari dan bencana badai petir yang dahsyat yang mengakibatkan banyak orang mengalami kematian pada saat itu. Pada suatu malam setelah bayi itu terlahir entah karena apa, bayi itu di tinggalkan di sebuah hutan yang dekat dengan desa yang bernama desa Berian oleh seseorang yang menutupi dirinya dengan sebuah mantel berwarna hitam pekat, sebelum ia pergi meninggalkan bayi itu ia berkata “semoga dirimu di temukan oleh seseorang yang baik, nak”.


Benar saja, pada keesokan harinya ada sepasang suami istri di hutan yang sedang mengumpulkan kayu bakar, karena mereka mendengar tangisan sebuah bayi mereka pun mendekati suara tangisan tersebut dan alangkah terkejutnya sepasang suami istri tersebut, karena mereka menemukan sebuah bayi laki-laki yang di tinggal sendirian di dalam hutan, karena kasihan kepada bayi tersebut merekapun segera membawa bayi itu ke rumah mereka yang berada di desa Berian dan mereka pun merawatnya serta memberi nama pada bayi laki-laki itu dengan nama Kuzo, di bawah asuhan mereka Kuzo tumbuh dengan baik.

__ADS_1


Kuzo pun tumbuh dengan memiliki wajah yang tampan, rambut yang berwarna hitam dan putih di sisi kanan dan kiri kepalanya, dan mata yang berwarna merah. Saat umur Kuzo mencapai 5 tahun dia tidak sengaja mengeluarkan energi sihir yang berada di dalam tubuhnya, orang tua angkatnya yang saat itu melihatnya pun sangat kaget karena harusnya anak yang bisa mengeluarkan energi sihir pada dasarnya harus berumur 12-13 tahun dan Kuzo baru berumur 5 tahun dan sudah bisa mengeluarkan energi sihir, pada saat itu mereka pun baru mengetahui bahwa bayi yang mereka temukan di dalam hutan waktu itu adalah anak yang istimewa.


Sejak saat itu mereka tidak mengungkit-ungkit lagi soal Kuzo yang sudah bisa mengeluarkan energi sihir, tidak pula menceritakannya pada orang-orang dan terus merawatnya seperti tidak terjadi apa-apa. Setelah itu mereka terus-menerus di kejutkan oleh pertumbuhan Kuzo yang bisa belajar mengendalikan energi sihir tanpa bantuan siapapun, hingga pada saat Kuzo berumur 12 tahun, Kuzo pun memberitahu pada orang tuanya bahwa dia ingin menjadi seorang kesatria sihir. Kedua orang tuanya pun menyetujui dan mendukungnya untuk menjadi kesatria sihir, oleh karena itu Kuzo pun semakin giat dan giat berlatih agar bisa di terima di Akademi kesatria sihir yang bertempat di sebelah utara rumahnya atau lebih tepatnya berada di kerajaan yang bernama kerajaan Arcadia .

__ADS_1


Beberapa hari pun telah berlalu semenjak Kuzo memulai petualangannya, hingga pada suatu hari Kuzo bertemu dengan sekelompok kereta kuda di sebuah jalan di dalam hutan, sebenarnya Kuzo ingin mengabaikannya dan pergi menjauh dari sekelompok kereta kuda itu tapi karena kereta-kereta kuda itu terlihat mencurigakan Kuzo pun mengikuti mereka secara diam-diam dengan bersembunyi di antara pepohonan hutan di sepanjang perjalanan, setelah tidak lama mengamati sekelompok kereta kuda itu. Ternyata mereka adalah sekelompok bandit yang membawa banyak koin emas dan seseorang yang mereka tahan bersama mereka, karena sifat Kuzo yang baik ia pun ingin menyelamatkan seseorang yang di tahan oleh para bandit tersebut, tapi karena kemampuan Kuzo yang sekarang masih sangat lemah untuk menghadapi para bandit itu secara langsung, apalagi mereka berjumlah tujuh orang, jadi Kuzo pun berencana untuk menyergap mereka saat malam hari pada saat kebanyakan dari mereka tertidur dan hanya ada satu atau dua orang bandit saja yang berjaga.


Jadi Kuzo pun mengikuti dan menunggu mereka sampai mereka mendirikan perkemahan dan tertidur, pada saat waktunya telah tiba Kuzo pun memulai aksinya. Kuzo berencana dengan membunuh penjaganya dulu yang berjumlah dua orang tapi karena Kuzo takut tidak bisa membunuh dua bandit yang berjaga itu secara bersamaan dan malah akan membangunkan bandit yang lainya jadi Kuzo mencoba memikirkan rencana lain untuk membunuh mereka, tidak lama setelah itu entah hanya kebetulan atau keberuntungan, salah satu penjaga pergi ke dalam hutan untuk buang air kecil. Kuzo pun tidak melewatkan kesempatan emas ini, jadi Kuzo pun mengikuti bandit yang buang air kecil itu ke dalam hutan lalu Kuzo menarik pedangnya kemudian langsung menebas leher bandit itu dengan cepat dari belakang, kemudian bandit yang satunya lagi merasa bawa temannya tidak kunjung kembali dari buang air kecilnya ia pun mencoba mengikutinya ke dalam hutan, betapa terkejutnya bandit itu karena yang di temukannya adalah mayat temannya yang sudah tergeletak di atas tanah.

__ADS_1


Sebelum bandit itu sempat berteriak, Kuzo pun menusuk jantung bandit itu dari belakang dengan sangat cepat dan akhirnya dua bandit yang berjaga itupun terbunuh, setelah itu Kuzo melanjutkan untuk membunuh lima bandit yang masih tersisa yang saat ini sedang tertidur, dengan keterampilan membunuh diam-diam Kuzo yang lumayan hebat, Kuzo berhasil membunuh empat dari kelima bandit itu dengan mudah tanpa membangunkan bandit lain yang masih tertidur. Tapi pada saat Kuzo hampir membunuh bandit terakhir yang kemungkinan adalah pemimpinya, bandit itu membuka matanya dan langsung melancarkan pukulan kepada Kuzo. Tapi Kuzo berhasil menghindar tepat waktu, kemudian bandit itu berkata “siapa kau bocah?” tapi Kuzo tetap diam, ia tidak mau menjawab pertanyaan pemimpin bandit itu. Karena mau tidak mau Kuzo harus melawan pemimpin bandit itu, jadi Kuzo pun langsung berlari dan dan melancarkan serangan pada pemimpin bandit itu, akan tetapi bandit itu berhasil menangkis serangan Kuzo dengan pedangnya sembari berkata “baiklah bocah, karena kau tidak mau menjawab siapa dirimu, maka akan ku kirim kau ke neraka” dan langsung mengibaskan Kuzo, lalu di mulai lah pertarungan yang sebenarnya antara Kuzo dan pemimpin bandit. Bersambung........


__ADS_2