
Melihat Bos nya ,hanya diam saja mebuat ayah Kian tidak tahan untuk menegur nya .
" Bos kenapa bos ? kok diam ?" tanya ayah Kian pada Bos nya .
mendengar pertanyaan Kian mebuat Bos Erik ter sentak dari lamunnan nya .
" Tidak apa-apa ko ,aku cuma teringat masa lalu " ucap Bos Erik dengan sorotan mata yang sedih .
Menyadari tatap pan bos nya tidak baik -baik saja ,mebuat ayah Kian tidak lagi mempertanya kan nya lagi .
" Jadi nama nya Vira cantik sekali " ucap Bos Erik berusaha untuk tidak menakuti Vira .
" Terima kasih om" ucap Vira dengan senyum lembut nya .
" Vira di sini aja ya !, om punya kerjaan sama ayah Vira ,cuma sebentar ko tidak lama " kata Bos erik mecoba membujuk Vira .
" Iya om aku tidak apa-apa sendirian di sini ,cukup kasih buku kosong sama alat tulis saja ,untuk mengurangi ke bosan nan ku "
" Baik lah ,om akan kasih yang kamu minta nak " ucap bos Erik mencoba untuk megusap ke pala Vira dengan lembut .
Bos Erik pun meberikan kertas kosong dan alat tulis yang dia punya ke pada Vira .
" Ini Nak Vira kertas nya " meberikan nya pada Vira .
__ADS_1
" Terima kasih om " balas Vira dengan senyumnya .
Melihat kalau Vira sangat menyukai nya ,mebuat Bos Erik makin suka pada anak Kecil tersebut .
" Vira belajar di sini ya !, ayah cuma sebentar ko ,setelah selesai kita pergi main odong-odong kesukaan Vira nanti ya !" ucap ayah Kian menghibur anak nya .
" I iya ayah " ucap Vira bingung dengan kata ayah nya tentang pergi naik odong-odong .
" Naik odong -odong ? , kamu bercanda! meski pun aku kembali menjadi anak kecil dan suka main anak-anak tapi untuk naik odong -odong ? ,ya tidak mungkin ! ,muka ku tidak setebal itu " ucap Vira dalam hati nya .
Melihat anak nya menudukan kepala nya ,sibuk pada apa yang dia tulis ,Ayah Kian pun keluar dari ruang bersama Bos Erik .
" Aku harus cepat -cepat menyelesaikan pekerjaan ku ,supaya bisa cepat aja Anak gadis ku main ,sebelum hari siang " pikir Ayah Kian .
Selama ayah Kian menyelesaikan kan perkerjaan nya ,Vira menyibukkan diri nya dengan belajar matematika perkalian dan pembagian yang dia ingat , dulu Vira sangatlah lemah kan matematika jadi sekarang dia mulai belajar dari hal yang tidak dia kuasa i.
" Sayang ayah tidak menunggu lama kan " ucap Ayah kian meng hampir anak nya .
" Tidak ko ayah ,ayah tidak lama ko ,apa lagi Vira lagi di sibuk kan sama pelajaran Vira " ucap nya meperlihatkan Buku yang dia tulis.
" Bagus lah kalau gutu sayang , ayah tidak mebuat mu menunggu lama " ucap ayah Kian melihat buku yang di pegang oleh anak nya .
Meskipun pun ayah Kian tidak megerti apa yang di tulis anak nya ,tapi dia bangga anak nya lebih pintar dan bisa membaca dan menulis di usia nya yang baru 4 tahun, apa lagi dia bersukur kalau anak-anak nya bisa lebih baik ketimbang diri nya yang tidak bisa membaca .
__ADS_1
Meski pun ayah Kian pernah sekolah ,tapi dia cuma sampai kelas 2 sekolah dasar , di mana saat itu ayah Kian belum bisa belajar mebaca tapi karena tututan keluarga mebuat ayah Kian harus putus sekolah dan harus belajar mencari duit untuk kebutuhan rumah dan sekolah adik - adik nya ,yang tidak lah sedikit ,jadi di umur yang masih anak -anak ayah Kian di masa nya sudah di buat menjadi tulang punggung keluarga nya.
--
Di saat ayah Kian sibuk sama berbicara dengan anak nya ,Bos Erik yang melihat apa yang di tulis sama Vira cuma bisa terdiam saja ,tidak percaya dengan apa yang dia lihat .
" Kian ini benar di tulis sama anak mu ? " tanya Bos Erik menghampiri ayah dan anak tersebut .
" Iya Bos ,kan bos sendiri yang kasih anak saya Vira kertas kosong " ucap ayah Kian .
" Anak mu baru umur 4 tahun tapi sudah bisa megerjakan pelajaran matematika yang hanya bisa di tulis oleh anak umur 10 tahun ?, apa lagi apa anak mu bisa mebaca dan menulis dengan lancar ? " tanya Bos Erik dengan semangat nya .
" Iya Bos anak saya Vira emang bisa mebaca dan menulis di usia nya yang masih kecil ,soal nya dia suka belajar bersama kakak nya di rumah " Jawab ayah Kian dengan malu.
" Anak mu sangat Jenius Kian " ucap Bos Erik dengan pasti .
-
-
-
-
__ADS_1
-JANGAN LUPA Like dan komen nya !
Supaya aku lebih bersemangat untuk melanjutkan ceritanya :) 😄🤣