
---*flashback
" hmmm sangat enak ,meleleh di mulut " ucap Ibu Lisa saat menakan buah durian di gigitan pertama .
" Iya sangat sayang kalau cuma makan durian tok aja ,tapi di makan pakai nasi tidak lah enak lis!" ucap ayah Kian tidak berhenti makan .
"hmmm saat enak ,tidak sia -sia kerja keras ku menanamnya " bisik Vira secara tidak sadar .
Ayah kian yang mendengar nya melirik anak nya Vira sebentar dan melanjutkan makan nya .
" Meski ini adalah buah durian terkecil yang ada di ruang ajaib ku ,tapi aku tidak menyangka rasanya kan se lezat ini , apa lagi buah Durian yang besar nya " pikir Vira dalam hati .
Kenyataan nya selama Vira memanen buah-buahan itu Vira tidak sekali pun mecicipi nya ,itu karena Vira ingin merasakan nikmat nya bersama keluarga nya .
-
Tampa di sadar oleh mereka bertiga daging buah durian dan nasi nya sudah mau habis ,sisa nya tidak samapi 3 sendok makan daging durian .
" Bu! "
" Apa sayang masih kurang kah? ,mau ibu tambahai?" ucap Ibu lisa menghentikan kan makan nya .
" Bukan itu Ibu tapi sepertinya kita makan terlalu banyak ,sampai-sampai cuma meyisakan sedikit untuk kakak "ucap Vira menujuk piring besar yang cuma tinggal sedikit sisa daging buah durian nya .
" Astaga mas " Seru Ibu Lisa menepuk pundak suami nya yang lagi makan .
"akhok akhok " ayah kian di buat tersedak oleh tepukan kuat istri nya sehinga muncrat nasi dari mulut nya .
__ADS_1
" Apa an si Lis mas lagi makan ko di tabok !" *ucap ayah kian protes.
" Mas kita ke bablasan makan nya mas , cuma tinggal sedikit untuk bagain Heri "
" hmm nanti setelah Heri sanpai di rumah , kita bujuk aja dia apa lagi masih ada banyak buah kan ! " ucap Ayah Kian menutuskan nya .
Mendengan saran ayah Kian ibu Lisa dan Vira cuma bisa saling memandang* .
- Kembali ke masa kini
Setelah Semua nya selesai makan Vira membantu ibu nya membereskan kan piring kotor di meja makan , sedang kan ayah Kian dan Heri pergi ke halaman depan rumah .
" Vira Tidak usah bantu ibu cuci piring nya !, mending Vira pergi main Sama kakak di depan ,di sini biyar ibu aja yang menyelesaikan kan nya !" Kata ibu Lisa menghentikan kan Vira untuk ikit mencuci piriang .
" Baik lah bu" jawab Vira tidak bersikeras .
Vira pun pergi kesana melihat kalau kakak nya bermain dengan 2 anak lain nya ,yang Vira tidak ingat siapa mereka .
" Kakak?" panggil Vira sesampai di sana .
" Kenapa Vira ?" jawab Heri menghentikan pandangan dari kartu nya .
" Vira boleh ikut tidak ?" tanya Vira mau ikut main .
" Emang Vira bisa ?"
" Kakak kan bisa aja rin Vira dulu bentar baru kita main ,Vira yakin Vira bisa ko " ucap Vira kekeh mau main juga .
__ADS_1
" Rian ,Eko tidak apa -apa kan adik ku ikut juga " tanya Heri pada ke 2 teman seumur nya yang juga teman sekelasnya .
" Ya tidak apa -apa ko Ri ,lebih banyak orang nya lebih bagus " ucap Rian .
" Tapi jadi anak bawang aja ya !, nanti kalau kalah gi mana masak harus ikut di hukum ,kan dia masih kecil " ucap Eko megusulkan .
dalam permainan mereka siapa yang kalah akan di jentik dahi nya dengan jari sekuat tenaga .
"Ok itu lebih baik " ucap Heri setuju lagi pula dia juga tidak mau teman -teman nya memukul dahi adik nya yang masih lembut .
"Vira mau kan jadi anak bawang aja ?" tanya Heri ke Vira yang udah duduk di samping nya .
" Anak bawang kak?,tapi tidak apa-apa ko kak Vira masih mau main "
anak bawang bisa di bilang adalam permainan apa pu anak anak bawang tidak akan kebal akan hukuman dan di setiap permainan anak bawang bisa ikut , dan tidak masalah kalau dia kalah .
"Baik lah ayo kita mulai main kartu nya " ucap Heri megumpulkan semua kartu nya dan mulai megocok nya dengan cepat ,seperti seorang yang udah ahli dalam bidang nya .
-
-
-
-
--JANGAN LUPA Like dan komen nya !
__ADS_1
Supaya aku nya lebih bersemangat untuk melanjutkan ceritanya :) 😄🤣-